- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Pelatih Pelita, Fandi Ahmad, menyatakan timnya sudah melakukan bebagai evaluasi atas hasil buruk yang dicapai Laskar Karawang di putaran pertama. Oleh karena itu, Pelita akan langsung berusaha tancap gas merebut kemenangan di pertandingan pertama putaran kedua melawan Persitara.
“Kami sudah melakukan perbaikan-perbaikan menjelang putaran kedua. Kami juga sudah memperkuat tim dengan adanya Barkowi. Saya harap dia memberikan perubahan kepada permainan tim terutama lini depan. Tak ada yang lain kecuali tiga poin di laga nanti,” kata Fandi.
Selain ingin memperbaiki peringkat, Pelita juga ingin melakukan pembalasan atas kekalahan di pertandingan pertama pada 16 Januari lalu. Saat tandang ke Persitara, saat itu Pelita sebenarnya punya kesempatan. Sayang dua gol Pelita dianulir wasit karena dianggap offside. “Kekalahan lalu sudah dilupakan. Kami sekarang fokus saja memperbaiki kelemahan tim. Semua pemain sudah siap untuk membalas kekalahan lalu,” ujar Fandi.
Sementara Persitara, yang baru saja mendatangkan tiga pemain lokal baru yaitu Eko Prasetyo, Supriyadi dan Suwita Patha, juga tidak ingin kalah dalam laga ini. Asisten pelatih Persitara, Dody Sahetapy, menyatakan timnya ingin merebut poin sebab tidak ingin terjerumus semakin dalam di zona degradasi. “Kami ingin mencuri poin di Singaperbangsa, minimal satu agar tidak bisa keluar dari zona degradasi. Apalagi kami memiliki dua partai tandang lagi setelah ini,” katanya.
Dody juga menyatakan bergabungnya pemain berpengalaman seperti Suwita Patha yang pernah menjadi kapten Persib Bandung, akan sangat membantu Laskar Si Pitung dalamlaga ini. “Kami sudah kedatangan dua pemain pengalaman yaitu Supriyadi dan Suwita. Kami berharap kepada dua pemain ini,” ujar Dody.
Persitara saat ini baru mengumpulkan 15 poin sehingga terjebak di posisi ke-17 klasemen sementara Liga Super. Mereka unggul dua poin dari Pelita yang menghuni peringkat terbawah. (sihc/stic)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***











