Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Tumpuan Indonesia ke Olimpiade 2012 ada pada pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang kini berada di peringkat empat dunia.
- Menipisnya peluang tim bulutangkis untuk mengirimkan lebih banyak wakilnya ke Olimpiade London membuat Indonesia harus lebih pintar mengatur strategi. Persiapan para pemain yang berpeluang mempertahankan tradisi medali emas Olimpiade tahun ini.
Tumpuan Indonesia sendiri saat ini ada pada pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir yang kini berada di peringkat empat dunia.
Pasangan yang baru saja merebut gelar All England diminta untuk fokus terhadap persiapan Olimpiade. Mereka diharapkan mengesampingkan yang lain, termasuk dengan tidak menurunkan Liliyana di putaran final Piala Uber di Wuhan, Cina, Mei mendatang.
"Posisi mereka saat ini sudah safe. Jangan diforsir untuk mencari poin lagi. Lebih baik mereka menyimpan tenaga, jaga kondisi jangan sampai cedera, dan fokus pada persiapan agar lebih matang di Olimpiade. Menurut saya tidak perlu menurunkan Liliyana. Selain karena dia pernah cedera, saat ini peluang kita untuk merebut Piala Uber juga kecil. Jadi lebih baik tidak usah," ujar Ivana Lie, hari ini.
Lebih lanjut menurut salah satu legenda bulutangkis Indonesia itu, Liliyana bisa saja diikutsertakan dalam tim, asalkan kehadiran dia bertujuan untuk adaptasi faktor psikologis menjelang Olimpiade.
"Atau bagian dari periodisasi latihan menjelang Olimpiade," tambah Ivana, yang pernah membawa harum nama Indonesia di Kejuaraan Dunia tahun 1985 bersama Christian Hadinata.
Liliyana sendiri tampil berpasangan dengan Shendy Puspa Irawati di nomor ganda putri saat babak kualifikasi zona Asia di Macau, Februari lalu. Saat itu tim Uber Indonesia nyaris tidak lolos setelah kalah dari Cina di babak perempat final.
Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia sendiri sadar jika Tontowi/Liliyana menjadi satu-satunya andalan untuk mempertahankan tradisi.
Untuk itu, persiapan keduanya menjelang Olimpiade lebih difokuskan pada perbaikan kelemahan masing-masing pemain dan menganalisis kelemahan calon-calon tim lawan.
"Persaingan di ganda campuran sangat ketat. Tidak ada tim yang dominan. Calon-calon lawan (Tontowi/Liliyana) berpotensi sebagai batu sandungan. Ada pasangan Inggris/Skotlandia yang cukup menyulitkan. Belum lagi pasangan-pasangan China. Persaingan sangat keras," ujar Kepala Pelatih Pelatnas, Christian Hadinata.
Karenanya, lanjut Christian, yang terpenting adalah bagaimana mempersiapkan mental mereka.
"Karena Olimpiade beda dengan kejuaraan-kejuaraan lain. Olimpiade adalah perang mental. Mungkin bagi Liliyana tampil di Olimpiade bukanlah yang pertama, karena dia sudah berpengalaman di Beijing 2008. Namun bagi Tontowi, ini adalah Olimpiade pertamanya," imbuh Christian.
Tontowi/Liliyana sendiri dijadwalkan akan turun di dua dari tiga kejuaraan yang menjadi kualifikasi terakhir Olimpiade, yaitu Kejuaraan Asia dan India Open Superseries. *** ================================================ * Bila ada saran, masukan, kritik atau informasi dan kasus yang ingin diangkat dan ditulis jangan segan-segan layangan pemikiran dan informasi Anda ke email: akumemangcoi@yahoo.com. Jangan lupa sertakan no hp. Trims. ================================================
Readmore »»
Tumpuan Indonesia sendiri saat ini ada pada pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir yang kini berada di peringkat empat dunia.
Pasangan yang baru saja merebut gelar All England diminta untuk fokus terhadap persiapan Olimpiade. Mereka diharapkan mengesampingkan yang lain, termasuk dengan tidak menurunkan Liliyana di putaran final Piala Uber di Wuhan, Cina, Mei mendatang.
"Posisi mereka saat ini sudah safe. Jangan diforsir untuk mencari poin lagi. Lebih baik mereka menyimpan tenaga, jaga kondisi jangan sampai cedera, dan fokus pada persiapan agar lebih matang di Olimpiade. Menurut saya tidak perlu menurunkan Liliyana. Selain karena dia pernah cedera, saat ini peluang kita untuk merebut Piala Uber juga kecil. Jadi lebih baik tidak usah," ujar Ivana Lie, hari ini.
Lebih lanjut menurut salah satu legenda bulutangkis Indonesia itu, Liliyana bisa saja diikutsertakan dalam tim, asalkan kehadiran dia bertujuan untuk adaptasi faktor psikologis menjelang Olimpiade.
"Atau bagian dari periodisasi latihan menjelang Olimpiade," tambah Ivana, yang pernah membawa harum nama Indonesia di Kejuaraan Dunia tahun 1985 bersama Christian Hadinata.
Liliyana sendiri tampil berpasangan dengan Shendy Puspa Irawati di nomor ganda putri saat babak kualifikasi zona Asia di Macau, Februari lalu. Saat itu tim Uber Indonesia nyaris tidak lolos setelah kalah dari Cina di babak perempat final.
Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia sendiri sadar jika Tontowi/Liliyana menjadi satu-satunya andalan untuk mempertahankan tradisi.
Untuk itu, persiapan keduanya menjelang Olimpiade lebih difokuskan pada perbaikan kelemahan masing-masing pemain dan menganalisis kelemahan calon-calon tim lawan.
"Persaingan di ganda campuran sangat ketat. Tidak ada tim yang dominan. Calon-calon lawan (Tontowi/Liliyana) berpotensi sebagai batu sandungan. Ada pasangan Inggris/Skotlandia yang cukup menyulitkan. Belum lagi pasangan-pasangan China. Persaingan sangat keras," ujar Kepala Pelatih Pelatnas, Christian Hadinata.
Karenanya, lanjut Christian, yang terpenting adalah bagaimana mempersiapkan mental mereka.
"Karena Olimpiade beda dengan kejuaraan-kejuaraan lain. Olimpiade adalah perang mental. Mungkin bagi Liliyana tampil di Olimpiade bukanlah yang pertama, karena dia sudah berpengalaman di Beijing 2008. Namun bagi Tontowi, ini adalah Olimpiade pertamanya," imbuh Christian.
Tontowi/Liliyana sendiri dijadwalkan akan turun di dua dari tiga kejuaraan yang menjadi kualifikasi terakhir Olimpiade, yaitu Kejuaraan Asia dan India Open Superseries. *** ================================================ * Bila ada saran, masukan, kritik atau informasi dan kasus yang ingin diangkat dan ditulis jangan segan-segan layangan pemikiran dan informasi Anda ke email: akumemangcoi@yahoo.com. Jangan lupa sertakan no hp. Trims. ================================================


