CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Tim voli Indonesia berkoar masuk tiga besar di Kejuaraan Voli Asia Tenggara Junior. Mereka pun siap bersaing dengan tim negara tetangga di GOR PKPSO, Jember, Jawa Timur pada 9-14 November 2008.Meski demikian, Indonesia tak boleh gegabah menjalani turnamen tersebut. Tim junior dari Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Brunei Darussalam siap memberi kejutan bagi tuan rumah.
Sekretaris Umum PB PBVSI Nyoman Sukesna menjelaskan, Indonesia memang pantas waspada. Prioritas mereka harus tertuju kepada tim Thailand dan Vietnam yang kerap menjadi penghalang Indonesia mewujudkan ambisi juara selama ini.
Thailand dan Vietnam tak bisa dianggap remeh, terutama Thailand yang mengukuhkan diri selaku tim terkuat di turnamen ini sebelumnya. Vietnam pun kerap membuat kejutan.
"Thailand memang tim paling berat yang harus ditaklukkan Indonesia, tapi anak-anak pun tak boleh lengah menghadapi Vietnam yang telah mengalami peningkatan pesat di cabang ini," kata Nyoman yang sedikit lega ketika ditanya soal Myanmar dan Brunei.
Turnamen ini sendiri akan diikuti oleh sembilan tim yang terbagi menjadi lima? tim yakni Indonesia, Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Brunei di kategori putra. Sementara empat tim lainnya adalah Indonesia, Thailand, Vietnam, dan tim junior Jawa Timur yang bermaterikan pemain Petrokimia.
Pihaknya berharap Indonesia akan mampu mengulang prestasi tahun lalu di Thailand. Tim putra menempati posisi kedua di belakang Thailand, sementara tim putri menempati posisi ketiga. Nyoman optimis hal itu akan terealisasi merujuk pengalaman bertanding pemain voli junior Indonesia.
"Sebagian besar pemain junior Indonesia telah memiliki jam terbang lebih dari cukup. Seperti tim putra yang sebelumnya telah bertanding di Kejuaraan Asia di Iran. Lalu, sebagian pemain putri sempat mengasah kemampuan di Kejuaraan Asia di Taiwan hingga Kejuaraan Asia Remaja di Thailand," ungkapnya.?
Pemain Putra Indonesia:
Tri Yanto, Raditya Yudha M (Yuso, Yogyakarta), Mahdud
Nurcahyadi, Galih Danu Mahendra, Veleg Ristan Dhani
(Samator, Jatim), Arso Setyawan (Vofa, Jateng), Aji
Maulana (Vita, Jateng), Kukuh Arlesandy (Lado, DKI
Jakarta), Eko Permana Putra (Dishub, Jabar), Danny
Ardiansyah (Pasunda, Jabar), Agung Suganti, dan Oka
Subiakto (Indomart, Jatim).
Pelatih: Ayub Hidayat.?
Pemain Putri Indonesia:
Lailatul Aisyah, Novia Andrianti (Petro, Jatim), Maya
Kurnia Indri Sari (Sparta, Jatim), Yunita SAI (KTM,
Kaltim), Sinta Ainni F (JVC, Jakarta), Nety Dyah
Puspitarani (Pita Solo, Jateng), Yolla Yuliana (Tectona,
Jabar), Amalia Fajrina, Zara Alfal (Portal, Jabar),
Agustin Wulandari, Novriali Yami (Tectona, Jabar), dan
Dety Vitriana (Yuso Yogyakarta).
Pelatih: Li Qiujiang. (sihc/sozc)***

