COIGA BARU

Menu

Menu1

Rabu, 21 Mei 2014

TENIS MEJA > Pemain Junior Indonesia Raih 4 Perunggu Di Bangkok

Para pemain muda Indonesia dipimin Manajer Tim Robert Hermawan dan pelatih kepala Mansur Lakoro unjuk kemampuan merebut empat medali perunggu pada Kejuaraan Tenis Meja Junior Global di Bangkok, Thailand, 14 -18 Mei lalu.

Sumber Asli -- C0I - Tidak sia-sia Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) pimpinan Ketua Umum Marzuki Alie mengirimkan para pemain ke Kejuaraan ITTF Global Circuit Premium Event di Bangkok, Thailand. Buktinya, para calon pemain masa depan Indonesia itu mampu tampil mengesankan dengan hasil membawa pulang empat medali perunggu.

    Manajer dan penanggungjawab tim, Robert Hermawan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/5) menjelaskan, empat medali perunggu itu diraih dari nomor beregu kadet putra, beregu kunior putra dan dua dari tunggal putra pemula. “Memang hasil ini tidak sama dengan tahun lalu ketika kita berhasil meraih satu perak dan tiga perunggu namun penampilan para pemain kita benar-benar membanggakan. Banyak negara peserta yang memuji potensi para pemain kita. Tetapi kita tidak boleh berpuas diri karena tantangan ke depan jelas makin berat,” kata Robert.
    Dia menyatakan, para pemain Indonesia sudah berusaha maksimal untuk meraih yang terbaik dalam kejuaraan yang diikuti 14 negara itu. Bahkan dua pemain di tunggal putra pemula, Ashfal Ashfian dan Usamah Subaidi,  berhasil menjadi juara grup. Namun ketika pertandingan silang mereka kalah dari lawan-lawannya sehingga harus puas dengan medali perunggu.
    “Kita kalah pengalaman karena memang selama ini kurang jam terbang. Ke depan kita akan melakukan perbaikan teknik dan juga menggiatkan ikut kejuaraan untuk menambah pengalaman,” ucap Robert yang juga Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PB PTMSI.
    Sebagi langkah berikutnya, Robert menyatakan, pihaknya akan mengirimkan para pemain berlatih ke China selama dua tahun. Sudah ada pihak yang siap membantu untuk mencarikan pelatih dan tempat latihan yang bagus di China. “Kita memang butuh pelatih bagus untuk menyiapkan regenerasi pemain,” katanya.
    Sementara itu Koordinator pelatih Mansur Lakoro yang juga ikut mendampingi perjuangan para pemain di Bangkok sejak 14 sampai 18 Mei lalu, mengemukakan, tim kadet putra yang meraih perunggu diperkuat oleh Marcelo, Rahmat Taufik Nusabri Pakaya, Rafi Ramadhan dan Deepash Anil Bhagwani. Sedangkan tim junior yang juga merebut perunggu bermaterikan Bima Abdi Negara, Ardha Yuana, Luki Oktora dan Taufiq Zikri.
    “Peluang untuk meraih medali lebih baik sebenarnya ada di tunggal putra pemula namun karena kalah pengalaman, pemain kita tidak bisa meneruskan awal yang baik di penyisihan. Tim kadet putra juga bagus namun sudah harus bertemu tim unggulan yang akhirnya juara,” ujar Mansur.
    Setelah pulang dari Bangkok para pemain muda Indonesia akan digodok untuk mengikuti kejuaraan SEATA di Brunei, Juni mendatang. “Kita akan ikut SEATA untuk meningkatkan jam terbang dan kemampuan pemain muda kita. PTMSI pimpinan Pak Marzuki sangat konsern untuk memajukan prestasi tenis meja Indonesia setelah hampir 10 tahun ini menurun. Buktinya PB PTMSI sudah mengirim pemain ke kejuaraan dunia dan Global Circuit ini,” kata Sekjen PB PTMSI, Anton Suseno.
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA