COIGA BARU

Menu

Menu1

Selasa, 10 Februari 2015

Kolom > Api Dalam Sekam Asian Games 2018

Oleh: Gungde Ariwangsa

Sumber Asli -- C0I -SOS Persiapan Asian Games 2018. Demikian judul laporan utama Harian Suara Karya pada edisi Sabtu, 24 Januri 2015 lalu. Di sana dibahas masalah  kekhawatiran tentang kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah  pesta olahraga antarnegara Asia itu. Terutama karena belum keluarnya Keputusan Presiden (Keppres) sebagai payung hukum untuk segara melangkah dalam menyiapkan diri untuk  meraih sukses penyelenggaraan dan prestasi.

    Apa yang menjadi kekhawatiran itu kini menjadi kenyataan. Bukan saja para insan olahraga Indonesia belum merasakan gaung Asian Games 2018 namun juga pembina cabang olahraga tidak bisa bergerak secara dini. Padahal waktu semakin mendesak. Waktu bagi Indonesia kini kurang dari tiga tahun.
    Dalam kondisi seperti itu pemerintah yang diwakili Kementrian Pemuda Dan Olahraga beserta Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bukannya segera mengambil tindakan konkrit. Ketiga lembaga yang bertanggungjawab atas maju mundurnya prestasi olahraga Indonesia itu justru terkesan bertindak sendiri-sendiri. Bahkan ketiganya saling intip dengan berlindung dalam keadaan yang tidak menentu akibat belum turunnya Keppres.
    Jadilah, persiapan Asian Games 2018 menghadirkan kondisi bak api dalam sekam. Di sini ada persaingan antara KOI dan KONI yang sudah sejak lama tidak harmonis. Menteri Pemuda Dan Olahraga, Imam Nahrawi tidak mampu menyelesaikan konflik tersebut. Tidak mengherankan bila KOI dan KONI tetap memanfaatkan segala kesempatan untuk merebut peran di Asian Games 2018.
    Bukan itu saja. Dalam kekosongan payung hukum itu ditengarai sudah banyak yang bermain untuk meraih keuntungan. Jika semula Asian Games 2018 hanya akan digelar di dua provinsi, Jakarta dan Sumatera Selatan namun kemudian melebar ke Jawa Barat. Bahkan kini melebar lagi ke Banten.
    Masuknya daerah baru membuat ada daerah yang dirugikan. Teriakan sudah muncul dari Palembang, Sumatera Selatan. Daerah yang sejak awal berjuang mengawal misi Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games itu kini mulai disisihkan.          
    Perebutan kepentingan itu kini bukan saja menjalar di dunia olahraga dalam negeri. Persaingan sudah naik ke panggung internasional. Dasarnya tetap persaingan antara KOI dan KONI.
    Itulah yang mendasari kenapa secara tiba-tiba dan mengejutkan, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memberikan ancaman untuk mencabut hak  Indonesia sebagai tuan rumah pesta olahraga antarnegara Asia itu. Bahkan IOC juga tidak memperbolehkan kontingen Indonesia tampil dalam SEA Games, Asian Games dan Olimpiade.   
    Ancaman  itu tertuang dalam surat protes Presiden IOC, Thomas Bach kepada Presiden Joko Widodo. Dalam surat tertanggal 27 Januari 2015 yang juga ditandatangani Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Sheikh Fahad Al-Sabah itu dijelaskan, sanksi terhadap Indonesia itu berkaitan dengan penggunaan loga lima ring oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat.
    Alasan IOC itu terkesan mengada-ada karena persoalan logo lima ring itu sudah terjadi sejak 2013. Kemudian masalah ini sekarang sudah masuk ranah hukum di Mahkamah Konstitusi. Proses hukum di MK itu membuat ada pihak yang terancam kepentingannya sehingga menaikkan isu itu ke IOC.
    Demi menyelamatkan bukan saja pelaksanaan Asian Games 2018 tetapi juga olahraga Indonesia sudah saatnya pemerintah bertindak tegas dan cepat. Presiden Joko Widodo tidak ada pilihan lain kecuali segera mengeluarkan Keppres. Setelah itu Presiden melalui Menpora segara menghentikan perpecahan di olahraga Indonesia. Akhiri api dalam sekam Asian Games 2018, Save Olahraga Indonesia.- ***

* Penulis adalah wartawan HU Suara Karya dan Ketua Harian SIWO PWI Pusat. E-mail: akumemangcoi@yahoo.com

========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA