COIGA BARU

Menu

Menu1

Sabtu, 09 Mei 2015

Tim Transisi Menpora > TNI seharusnya marah terhadap Imam Nahrawi

Sumber Asli -- C0I -Sebelum diumumkan secara resmi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), nama-nama calon anggota Tim Transisi sudah beredar luas dikalangan masyarakat terutama media, beberapa dari kalangan militer.


Sejumlah nama yang beredar berasal dari latar belakang yang beragam mulai dari militer, seperti Panglima TNI Moeldoko dan mantan KSAD Budiman, hingga pesepak bola seperti Bambang Pamungkas dan Kurniawan DJ, serta mantan pesepak bola Ricky Yakobi dan Rochi Puttiray. Selain itu, ada pula nama sosiolog Imam Prasodjo, dan mantan Wakapolri Ogroseno.

Meski belum dipastikan, nama-nama yang beredar tersebut menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Masuknya nama dari kalangan militer dipandang sebagai upaya Menpora Imam Nahrawi untuk membenturkan militer dengan sipil.

"Kalau sampai Jenderal Moeldoko mau, berarti ambisi Imam (Menpora Imam Nahrawi) untuk menunjukkan bahwa dia lebih hebat dari panglima TNI bisa jadi kenyataan," kata aktivisi Serikat Mahasiswa Revolusioner Indonesia (Semar), Bayu Mahendra kepada INILAHCOM, Kamis (7/5/2015).

Lanjutnya, TNI seharusnya marah terhadap Imam Nahrawi mengingat Jenderal Moeldoko adalah pucuk pimpinan.

"TNI harusnya marah sama Imam (Menpora Imam Nahrawi) karena dengan tidak langsung telah mengusik kewibawaan dan lambang TNI. Jangan coba-coba benturkan TNI dengan masyarakat sepak bola. Sebelumnya dalam kasus KPK-Polri, TNI juga sempat dibawa-bawa. Imam sebagai politisi jangan bertingkah laku licik," tukasnya.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Semar melakukan aksi demontrasi di depan Kemenpora, Kamis (7/5/2015). Disela-sela orasinya, Semar menghadiahi Menpora Imam Nahrawi dengan pakaian dalam wanita.

Semar menolak langkah Menpora membekukan PSSI, yang dipandang sebagai intervensi terhadap PSSI. Langkah ini beresiko sanksi pembekuan dari FIFA. Dampaknya, Indonesia tidak bisa berpartisipasi dalam segala kegiatan sepak bola internasional, mulai dari kompetisi, pembinaan, hingga bantuan dari FIFA

Meskipun belum diumumkan secara resmi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), nama-nama calon anggota Tim Transisi sudah beredar luas dikalangan masyarakat terutama media, beberapa dari kalangan militer.

Sedianya, Menpora Imam Nahrawi akan mengumumkan angggota Tim Transisi itu pada Rabu (06/05/15) lalu namun batal dengan alasan masih didalami.

Sejumlah nama yang beredar berasal dari latar belakang yang beragam mulai dari militer, seperti Panglima TNI Moeldoko dan mantan KSAD Budiman, hingga pesepak bola seperti Bambang Pamungkas dan Kurniawan DJ, serta mantan pesepak bola Ricky Yakobi dan Rochi Puttiray. Selain itu, ada pula nama sosiolog Imam Prasodjo, dan mantan Wakapolri Ogroseno.

Meski belum dipastikan, nama-nama yang beredar tersebut menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Masuknya nama dari kalangan militer dipandang sebagai upaya Menpora Imam Nahrawi untuk membenturkan militer dengan sipil.

"Kalau sampai Jenderal Moeldoko mau, berarti ambisi Imam (Menpora Imam Nahrawi) untuk menunjukkan bahwa dia lebih hebat dari panglima TNI bisa jadi kenyataan," kata aktivisi Serikat Mahasiswa Revolusioner Indonesia (Semar), Bayu Mahendra kepada INILAHCOM, Kamis (7/5/2015).

Lanjutnya, TNI seharusnya marah terhadap Imam Nahrawi mengingat Jenderal Moeldoko adalah pucuk pimpinan.

"TNI harusnya marah sama Imam (Menpora Imam Nahrawi) karena dengan tidak langsung telah mengusik kewibawaan dan lambang TNI. Jangan coba-coba benturkan TNI dengan masyarakat sepak bola. Sebelumnya dalam kasus KPK-Polri, TNI juga sempat dibawa-bawa. Imam sebagai politisi jangan bertingkah laku licik," tukasnya.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Semar melakukan aksi demontrasi di depan Kemenpora, Kamis (7/5/2015). Disela-sela orasinya, Semar menghadiahi Menpora Imam Nahrawi dengan pakaian dalam wanita.

Semar menolak langkah Menpora membekukan PSSI, yang dipandang sebagai intervensi terhadap PSSI. Langkah ini beresiko sanksi pembekuan dari FIFA. Dampaknya, Indonesia tidak bisa berpartisipasi dalam segala kegiatan sepak bola internasional, mulai dari kompetisi, pembinaan, hingga bantuan dari FIFA - See more at: http://bola.inilah.com/read/detail/2202602/militer-jangan-mau-gabung-tim-transisi-pssi#sthash.KLYxiRHG.dpuf
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA