COIGA BARU

Menu

Menu1

Kamis, 03 September 2015

Kejurnas Atletik 2015 > Dedeh Erawati Masih Terbaik di Lari Gawang 100 M


Sumber Asli -- C0I -Atlet atletik asal DKI Jakarta Dedeh Erawati belum tertandingi di nomor lari gawang 100 meter putri. Pada nomor final Kejuaraan Nasional dan kualifikasi PON XIX di lintasan atletik Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (3/9), Dedeh meraih medali emas dengan catatan waktu 13.46 detik.

    Catatan waktu pelari berusia 36 tahun ini jauh lebih baik dari peringkat 2 Rohani dari Nusa Tenggara Barat yang mencatat waktu 14.72 detik dan peringkat 3 Agustine Bawele dari Sulawesi Utara dengan catatan waktu 14.75 detik. Bahkan catatan waktu Dedeh ini pun jauh lebih baik ketika dia meraih medali perak SEA Games Singapura 2015 dengan catatan waktu 13.60 detik.
    “Catatan waktu ini lebih baik dari yang saya bayangkan. Semula saya menargetkan bisa lari di 13.50 detik untuk melampaui catatan waktu di SEA Games. Tapi ternyata saya masih bisa lari di bawah 13.50 detik,” kata Dedek kepada Suara Karya yang menyambanginya begitu sampai di finis.
    Luar biasanya, Kejurnas tahun ini menjadi Kejurnas yang ke-18 diikuti Dedeh sejak dia menekuni cabang atletik, khususnya di nomor lari gaang 100 meter putri. Hingga kini di tingkat nasional belum ada yang dapat menyaingi pelari kelahiran 25 Mei 1979 ini.
    Menurut Dedeh, dirinya masih mampu membela Indonesia smpai SEA Games 2017 Kualalumpur, Malaysia. Setelah itu baru dia akan memikirkan untuk mundur, kalau tenaganya sudah tidak memungkinkan untuk berprestasi lagi.
    “Kalau untuk dua atau tiga tahun ke depan saya masih kuat. Tidak tahu setelah itu karena usia saya akan mendekati 40 tahun,” kata Dedeh yang kini sedang mempersiapkan skripsi S2 ini.
    Pelatih Dede, Fahmy Fachrezzy menambahkan, Dede kesulitan mencari lawan tanding di dalam negeri, sehingga dia butuh mengikuti beberapa event di luar negeri. Beberapa negara sudah dibidik untuk try out bagi Dedeh, di antaranya Amerika Serikat dan Eropa Timur.
    “Untuk mempertajam catatan waktunya Dedeh itu perlu sparing yang lebih baik dari dirinya. Kalau di dalam negeri, sudah tidak ada lawan. Ini yang membuat dia gagal di SEA Games Singapura lalu. Kalau saja Dedeh dapat try out sekali saja sebelum SEA Games, hasilnya mungkin akan lain. Buktinya sekarang catatan waktunya lebih baik dari SEA Games,” jelas Fahmy.
    Sepanjang karir Dedeh di dunia atletik, Dedeh pernah mencatat waktu terbaik 13.18 detik. Saat itu Dedeh meraih medali emas pada kejuaraan Taiwan Terbuka pada 28 Mei 2012 yang sekaligus dijadikan babak kualifikasi Olimpiade London 2012 yang berlangsung bulan Agustus. Sayangnya Dedeh gagal ikut olimpiade lantaran tidak mencapai limit waktu yang ditentukan untuk Olimpiade London.
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA