COIGA BARU

Menu

Menu1

Jumat, 23 September 2016

Catatan PON XIX/2016 Jawa Barat: Menpora, Ada Apa Ini?

Oleh: Gungde Ariwangsa 
 
Sumber Asli -- C0I - Presiden Joko Widodo terus mengamati pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat. Bahkan Presiden sudah memberi izin kepada Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi untuk melakukan evaluasi terhadap segala permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan PON sampai Jumat (23/9).  Menurut Imam, perjalanan PON saat penuh  riak seperti, keributan antar suporter sampai ada pemukulan dan bahkan ada protes dan boikot.


            Atas izin Presiden maka Menpora pun mengadakan pertemuan dengan PB PON, Gubernur, Wagub. Kemudian, Pangdam, Kapolda dan seluruh CDM dan KONI Pusat untuk mengevaluasi perjalanan PON. Pertemuan sudah dilaksanakan di Trans Luxury Hotel Bandung, Jumat. Setelah pertemuan Menpora menggelar jumpa pers.
            Dalam pernyataannya kepada pers tidak ada yang mengejutkan dari Imam Nahrawi. Dia menyatakan, nilai pelaksanaan PON mencapai angka tujuh. Kemudian dia menilai, permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan PON karena masalah komunikasi. Untuk itu dia meminta agar semua pihak memperhatikan masalah komunukasi.
            Kemudian Menpora menyatakan segala riak yang timbul bukan tanggung jawab dari PB PON. Namun itu merupakan tanggungjawab KONI dan (PB/PP) cabang olahraga.
            Dia menuturkan salah satu hasil rapat evaluasi terkait penyelenggaran PON XIX/2016 pembahasan tentang masalah yang muncul selama pelaksanaan pesta olahraga nasional empat tahunan tersebut. Disebutkan, semua karenamasalah koordinasi. Bila semua bertanggung jawab terhadap tugas pokoknya masing-masing tidak akan ada seperti ini. Jadi faktor komunikasi yang harus diperhatikan.
            Dia berjanji akan terus mengawasi pelaksanaan PON XIX demi tercapainya pelaksanaan ajang tersebut.Menpora menuturkan berdasarkan hasil evaluasi sejauh ini pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 Jawa Barat sudah berjalan baik.
            Bagi yang mengamati langsung pergelaran selama PON dan merasakan secara dalam apa yang terjadi maka penilaian Menpora itu seperi jauh dari kenyataan. Bak panggang jauh dari api. Bagaiamana berbagai kekuarangan yang ada dalam setiap arena pertandingan dan kerusuhan yang muncul selama pertandingan dan di luar pertandingan hanya disebutkan sebagai kekurangan dalam soal komunikasi.
            Makin jauhnya penilaian itu dari kenyataan terbukti dari kejadian yang muncul setelah pertemuan berakhir. Pelaksanaan bukan bertambah baik. Namun justru bertambah buruk.     Protes kembali muncul. Kericuhan kembali terjadi. Itu terjadi di hoki, tinju dan drumband. Ada apa ini? ***
 

  • Penulis adalah Wartawan HU Suara Karya, Ketua Harian SIWO PWI Pusat. E-mail: aagwaa@yahoo.com


 ***

========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA