COIGA BARU

Menu

Menu1

Jumat, 09 Desember 2016

Persiapan SEA Games 2017 dan Asian Games 2018: Parah, Satlak Prima Belum Bayar Honor Pelatih Asing

Sumber Asli -- C0I -JAKARTA - Induk-induk organisasi (PB/PP) mengeluhkan masih adanya tunggakan gaji pelatih asing dan penggantian dana uji coba ke luar negeri yang belum terselesaikan Satlak Prima dalam menghadapi persiapan SEA Games Malaysia 2017 dan Asian Games Jakarta-Palembang 2018.


            "Sampai sekarang, kita masih saja menunggak pembayaran gaji pelatih asing yang menangani tim karate Indonesia. Pelatih asing yang dikontrak tahun 2016 selama setahun baru dibayar 3 bulan dan sisanya belum diketahui kapan diselesaikan. Begitu juga anggaran uji coba ke Austria," kata Manajer Tim Karate SEA Games Malaysia 2017, Zulkarnaen Purba di Jakarta, Jumat (9/12/2016).
            Selain gaji pelatih asing yang per bulannya Rp60 juta dan biaya uji coba ke Austria, kata Zulkarnaen, honor atlit dan pelatih lokal untuk bulan Nopember 2016 juga belum dibayar. "Biasanya atlit dan pelatih itu sudah menerima honor per bulan setiap tanggal 5 ke rekening pribadi masing-masing. Tetapi, sampai sekarang mereka bilang belum ada dipasok," katanya.
            Adanya tunggakan honor pelatih asing juga diungkapkan Wakil Ketua Umun PB PODSI, Budiman. Dan, dia berharap Kemenpora bisa secepatnya menyelesaikan masalah tersebut. "Saya tidak tahu pasti berapa bulan gaji pelatih asing yang belum dibayar. Yang pasti, gaji pelatih asing yang dikontrak tahun 2016 belum diselesaikan," katanya.
            Ketika ditanyakan apakah masalah tunggakan tersebut sudah disampaikan kepada Ketua Umum Satlak Prima, Ahmad Soetjipto? "Kita sudah melaporkan masalah tunggakan gaji pelatih asing ke Satlak Prima. Tetapi, kita tidak bisa mendesaknya. Apalagi, kita memahami posisinya pak Cipto yang tidak punya kewenangan menyangkut masalah anggaran. Jadi, kita hanya berharap ada perhatian serius dari pemerintah," ujar Zulkarnaen Purba.
            Keberadaan Satlak Prima yang mengedepankan Sport Science, kata Zulkarnaen Purba, sangat membantu dalam upaya meningkatkan prestasi karate. "Keberadaan Satlak Prima itu sangat membantu induk-induk organisasi (PB/PP) dalam meningkatkan prestasi atlit.        Sayangnya, Satlak Prima tidak bisa bekerja mengoptimalkan dukungan sports science itu karena dukungan dana dari pemerintah yang begitu sulit saat ini. Mudah-mudahan saja ada perubahan kebijakan dan prioritas oleh pemerintah untuk men-support penuh seluruh program yang dibuat Satlak Prima dalam upaya memaksimalkan potensi atlit yang ada," katanya.
            Zulkaenaen Purba berharap seluruh kendala dana bisa secepatnya diatasi sehingga persiapan untuk menghadapi SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 bisa tercapai sesuai target yang diinginkan pemerintah. "Ibarat kita disuruh berperang tetapi tidak dibekali dengan senjata. Bagaimana kita bisa mengalahkan lawan yang jauh lebih siap? Bukan hanya cabang olahraga karate saja tetapi cabang olahraga lain yang masuk pelatnas juga berharap Kemenpora segera menyelesaikan kendala dana yang dihadapi. Jadi, kita bisa konsentrasi penuh untuk menjalankan seluruh program yang telah disusun bersama Satlak Prima," ujarnya lagi.

***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA