COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Tampilkan postingan dengan label FIPOB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FIPOB. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Desember 2015

Asian Games 2018 > Pemerintah Sodorkan Dua Opsi Pembangunan Wisma Atlet di Jakarta

Sumber Asli -- C0I - Pemerintah memilki dua pilihan terkait masalah pembangunan wisma atlet yang akan digunakan untuk Asian Games Jakarta-Palembang 2018 di Kemayoran, Jakarta.

Selasa, 02 November 2010

Peserta FIPOB Dilarang Dekati Gunung Anak Krakatau

Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - SERANG - Kepala Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau, Anton S Tripambudi, mengimbau kepada peserta Festival Internasional Pemuda Olah Raga Bahari (FIPOB) Ke 5, untuk tidak melakukan pertandingan olah raga air di dekat Gunung Anak Krakatau.
- Festival Internasional Pemuda Olah Raga (FIPOB) Ke 5 tersebut, Selasa (2/11), oleh Menpora Andi Malaranggeng di Hotel Sol Elite Marbela, Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten.

Festival Internasional ini berlangsung dari 2 hingga 11 November, diikuti oleh 55 negara dengan 13 cabang olah raga air. Semua pertandingan olah raga di pusatkan di Kawasan Pantai Anyer. Oleh karena itu, Anton mengingatkan kepada panitia FIPOB serta seluruh peserta lokal dan manca negara untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau yang ktivitasnya sedang meningkat.

"Silahkan melakukan kegiatan di Anyer, tapi jangan sampai mendekati Gunung Anak Krakatau karena sangat berbahaya," ujar Anton.

Dari data seismograf di Pos Pemantau Gunung Anak Gunung Krakatau di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, telah terjadi 649 aktivitas kegempaan, diantaranya 4 kali gempa vulkanik dalam, 79 kali gempa vulkanik dangkal, 251 kali letusan, 86 kali hembusan dan 229 kali tremor.

Menurut Anton, ada peningkatan yang cukup signifikan jumlah tremor hari ini dibanding kemarin, dari 151 menjadi 229 kali tremor. Tremor atau letusan yang tidak putus-putus tersebut, telah menyebabkan keluarnya larva panas dari kawah Gunung Anak Krakatau.

"Jumlah tremor hari ini meningkat tajam disbanding kemarin, meningkatnya jumlah tremor membuat larva panas keluar dari dalam Gunung Anak Krakatau," ujar Anton lagi.

Bahkan permukaan air laut diprediksi meningkat karena larva panas yang keluar dari Gunung Anak Krakatau mengalir hingga ke laut di sekitar Gunung Anak Krakatau. Namun Anton mengakui belum menghitung adanya kenaikan suhu air laut tersebut. "Kami belum menghitung adanya kenaikan suhu air laut," kata Anton lagi.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>
KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI