COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Tampilkan postingan dengan label PIE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PIE. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Maret 2010

Presiden Tandatangani Perpres "Prima"

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono secara resmi menandatangai peraturan presiden (perpres) yang mengatur tentang Program Indonesia Emas (PRIMA) yang diharapkan menjadi dasar untuk persiapan kegiatan multi event pada 2010.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Hal itu dikemukakan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng di sela pembukaan Kongres Sepakbola Nasional (KSN) di GOR Ken Arok Kota Malang, Selasa.

Menurut Andi, dengan turunnya perpres, diharapkan akan memperlancar jalannya persiapan maupun pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) menjelang pelaksanaan event olahraga internasional yang telah terjadwal.

Program Indonesia Emas (PRIMA) merupakan target yang akan dicapai oleh Indonesia pada beberapa event, diantaranya adalah Asia Games 2010 di Guangzhou Cina, Youth Olimpic Games di Singapura serta beberapa event lainnya.

Untuk Prima, anggaran yang dipersiapkan mencapai Rp200 miliar. Dana itu digunakan untuk seluruh persiapan event intenasional yang digelar selama 2010.

Khusus untuk Asian Games 2010, KONI/KOI telah mengajukan alokasi pelatnas yang mencapai Rp45 miliar. Dana itu akan digunakan untuk menggelar pelatnas bagi 17 cabang olahraga yang akan diberangkatkan.

Sesuai dengan rencana yang ada, dana pelatnas tidak akan turun ke KONI/KOI melainkan langsung ke pengurus besar (PB) masing-masing cabang olahraga yang akan menjalani pelatnas.

Meski perpres Prima baru ditandatangani oleh presiden, pelaksanaan pelatnas oleh beberapa cabang olahraga telah dilakukan sesuai dengan jadwal yang ada yaitu mulai 1 Februari 2010 lalu.

Diantara cabang yang diberangkatkan adalah bulutangkis, angkat besi, atletik, voli pantai dan renang.

Pada event empat tahunan itu, Indonesia tidak akan mengirimkan cabang sepakbola karena tidak mampu menunjukkan prestasi akhir-akhir ini. (sihc/saci)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***

Kamis, 11 Februari 2010

ASIAN GAMES 2010: PAL tidak Risaukan Terlambatnya Pelatnas

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Terlambatnya pemusatan pelatihan atlet-atlet yang akan berlaga di Asian Games XVI/2010 Guangzhou, China, tidak akan menghambat berjalannya rencana Program Atlet Andalan (PAL).
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Hal tersebut ditegaskan Wakil Ketua PAL Setya Dharma Madjid di Jakarta, Kamis (11/2). "(Keterlambatan) itu tidak terlalu mengkhawatirkan karena PAL yakin atlet-atlet sudah berlatih secara individu," kata Dharma.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan KON/KOI, pemusatan latihan seharusnya dimulai 1 Februari lalu. Sementara itu evaluasi tahap pertama akan digelar akhir bulan ini. Namun dengan keterlambatan ini, pihaknya mengaku akan menyesuaikan jadwal program pelatihan Pengurus Besar (PB) cabang-cabang olahraga itu sendiri.

"Bisa jadi evaluasi program itu dimundurkan atau disesuaikan tergantung keadaan PB masing masing. Nanti yang menentukan atlet mana yang berangkat juga kan mereka, bukan PAL," sambung Dharma Madjid.

Setidaknya ada dua cabang olahraga yang sama sekali belum memulai pemusatan latihan yaitu loncat indah dan gulat. (sihc/smic)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***

Jumat, 05 Februari 2010

ASIAN GAMES 2010: PAL Upayakan Standarisasi Atlet

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Program Atlet Andalan (PAL) berencana melakukan upaya untuk melakukan standarisasi seleksi yang mencakup proses latihan, kriteria penilaian, penetapan tujuan, sekaligus sistem pengukuran atlet.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Hal itu dilakukan karena kemajuan pelaksanaan pemusatan latihan nasional (pelatnas) menjelang pelaksanaan Asian Games (AG) XVI/2010 di Guangzhou, China, 12-27 November mendatang belum terlihat. Apalagi, pelaksanaan multiajang terakbar se-Asia itu tidak lama lagi. Hanya sekitar sembilan bulan.

"Proses latihan disusun menggunakan konsep manajemen prestasi sehingga dapat mencapai goal (tujuan) yang akan dicapai," ujar Ketua Umum PAL Achmad Sutjipto kepada Media Indonesia di Jakarta, Jumat (5/2).

Format yang digunakan untuk mencapai tujuan, khususnya AG, yaitu dengan menerapkan proses periodisasi. Meliputi, persiapan performa atlet yaitu antara Februari hingga April, kompetisi regional atlet (Mei-Juli), sedangkan ajang uji coba akan berlangsung pada September hingga Oktober.

"Di sini ada manajemen waktu sehingga saat atlet sudah berada pada performa puncak, mereka siap diturunkan di ajang tertentu. Untuk tahun ini, ya sudah tentu tujuannya di AG," paparnya.

Sutjipto memastikan untuk AG dan SEA Games 2011, kriteria periodisasi akan berbeda. "Meski beberapa cabang olahraga telah menetapkan atlet-atletnya namun tentu masih akan dilakukan cut off (pemangkasan), terutama yang disiapkan untuk AG."

Menanggapi pelaksanaan Program Indonesia Emas (PIE) yang dilebur menjadi satu antara PAL dan pelatnas, Sutjipto menjelaskan setiap atlet tetap berlatih di bawah pengawasan masing masing PB. "Belum banyak PB yang berlatih. Saya kira, semakin cepat keputusan pemerintah (Perpres PIE) dioperasionalkan akan semakin baik," ungkapnya.

Terkait alokasi anggaran kepada PB-PB yang tersendat, ia juga menjelaskan kebutuhan dana yang ada di PAL masih tersedia berdasarkan anggaran 2009/2010 melalui Kemeterian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Untuk tes program awal kan cukup besar. Kami juga masih menunggu dari Kemenpora. Begitu keputusan sudah jelas, kami akan melakukan pemanggilan atlet dalam minggu ketiga ini," tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo meminta penggunaan istilah PIE sebaiknya menjadi Prima. "Ini lebih terdengar baik," ujarnya.

Menanggapi istilah singkatan untuk Program Indonesia Emas itu, Wakil Ketua PAL Dharma Madjid memastikan kejelasan apapun akan tertuang dalam isi Perpres nanti. "Yang penting atlet berlatih. Kan persiapan AG semakin mepet," tukas Dharma. (sihc/smic)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***

Rabu, 03 Februari 2010

ASIAN GAMES 2010: Anggaran Pribadi Jadi Tumpuan Gelar Pelatnas

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Kucuran dana yang belum turun membuat induk organisasi/pengurus besar (PB) tetap menjalankan pemusatan latihan nasional (pelatnas) dengan anggaran pribadi. Persiapan itu tidak lain, yaitu sebagai pemantapan menjelang Asian Games (AG) XVI 2010 di Guangzhou, China, pada 12-27 November mendatang.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - "Saya pastikan TC tetap berjalan. Kendati tidak dapat ditutupi, pendanaan masih sedikit tersendat," ujar Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo seusai pelantikan pengurus pusat Perwosi masa bakti 2010-2013 di Jakarta, Rabu (3/2).

Ia berharap sejumlah 17 cabang yang dipersiapkan ke AG tetap menjaga porsi latihan secara maksimal. "Ini belum terlambat karena sebelumnya saya sudah menyarankan kepada PB-PB untuk menjalankan pelatihan," papar Rita.

Menurut rencana, Rita akan mengikuti pertemuan dengan Menko Kesra Agung Laksono hari ini. Salah satu agenda yang akan dibicarakan masih terkait dengan persiapan AG. "Besok akan ada pertemuan. Saya meminta PB untuk bersabar, dan tetap menjalankan TC," tambahnya lagi.

Menanggapi pertanyaan wartawan terkait peraturan presiden (perpres) Program Indonesia Emas (PIE) yang belum dikeluarkan, Rita hanya tersenyum, dan mengungkapkan secara struktur telah dipaparkan Menpora Andi Mallarangeng. Tinggal tetap berkoordinasi.

"Pertemuan dengan Menpora telah dilakukan. Dan, saya kira mudah-mudahan secepatnya sudah ada," tukasnya.

Sebagai Ketua KONI, Rita mendapat hak sebagai Ketua Dewan Pelaksana PIE. "Jadi saya kira baik-baik saja. Tinggal berkoordinasi nanti dengan Ketua Dewan Pengarah PIE, dan saya kira satuan pelaksana itu harus melaporkan perkembangan PIE ke Ketua Dewan Pelaksana."

Sementara dari pantauan di lapangan, beberapa pelari nasional seperti Dede Erawati tetap menjalankan latihan di Stadion Madya. Begitu pula, beberapa taekwondoin, seperti Yulius Fernando dan Fransiska Valentina. Mereka tetap berlatih secara intensif.

"Kita tetap berkoordinasi dengan atlet. Mereka tetap berlatih. Ini sangat penting untuk menjaga kebugaran," ujar Wakabid Binpres PB TI Joseph Hungan.

Ia berharap, anggaran persiapan AG dapat segera dikucurkan demi kelancaran proses latihan. "Ya tentu, kami berharap agar secepatnya dapat dikucurkan dari KONI."

Di sisi lain, Kabid Binpres KONI Pusat Mulyana mengatakan setiap PB harus tetap mempersiapkan atlet masing-masing. Hal itu bermanfaat karena pelaksanaan AG tinggal sembilan bulan tersisa. (sihc/smic)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***

Senin, 01 Februari 2010

Menpora: Perpres PIE Telah Masuk Kemenkokesra

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Mallarangeng mengaku draf Peraturan Presiden (Perpres) tentang Program Indonesia Emas (PIE) telah masuk ke Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra).
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - "Draf telah saya tanda tangani dan telah di kirim ke Kemenkokesra. Setelah itu oleh Kemenkokesra akan segera diajukan kepada presiden," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, secara umum pihaknya telah menjalankan semua mekanisme pengajuan prepres tentang PIE. Pihaknya berharap dalam pekan ini perpres telah ditandatangani oleh presiden.

Meski perpres belum ditandatangani, kata dia, pihaknya mengimbau kepada seluruh pengurus besar (PB) cabang olah raga terutama yang berangkat ke Asian Games Guangzhu China untuk segera melakukan pemusatan latihan nasional (pelatnas).

"Tanpa menunggu perpres pelatnas sudah bisa dilakukan. Yang penting semua persiapan dilakukan dengan baik sesuai dengan program yang ada," katanya menambahkan.

Mantan juru bicara presiden itu menambahkan, pada Asian Games Guangzhu China November mendatang pihaknya berharap seluruh atlet yang diberangkatkan mampu memberikan hasil yang terbaik.

Pada Asian Games tahun ini Indonesia akan memberangkatkan atlet dari 17 cabang yaitu atletik, aquatic (diving, swimming), catur, anggar, karate enam, taekwondo, tenis lapangan, voli pantai, gulat, wushu. Selain itu adalah panahan, bulu tangkis, boling, balap sepeda, dayung, layar dan angkat besi.

Perpres PIE salah satunya berisi tentang pendanaan yang akan digunakan selama pelatnas termasuk dana untuk pemberangkatan atlet ke beberapa event pertandingan regional maupun internasional selama tahun 2010.

Pada tahun ini dana untuk PIE yang merupakan perluasan dari Program Atlet Andalan (PAL) sebanyak Rp 200 miliar. Dari dana tersebut Rp 45 miliar diantaranya akan digunakan untuk biaya pelatnas Asian Games Guangzhu China. (sihc/smic)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***

Menpora: Segera Mulai Program Indonesia Emas

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng meminta para pengurus cabang segera memulai program Indonesia Emas (PIE), untuk menghadapi Asian Games 2010 di Guangzhou. Andi menegaskaan para pengurus cabang tidak perlu menunggu keluarnya Peraturan Presiden karena waktu untuk persiapan Asian Games tinggal sebentar lagi.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - "Meskipun Perpres belum keluar, setiap pengurus cabang silakan melakukan persiapan masing-masing," kata Andi usai menjadi pembicara dalam acara sarasehan kecil Pengarusutamaan Olahraga Menuju Kebangkitan Prestasi Olahraga Nasional di kantor Mennegpora, Senin (1/2).

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia, Rita Subowo menambahkan, KONI sudah mengusulkan kepada pengurus cabang untuk mulai melakukan persiapan menghadapi pesta olahraga tingkat Asia November mendatang. "Para atlet-atlet peraih medali emas di SEA Games diharapkan segera melakukan persiapan karena mereka menjadi prioritas," kata Rita saat menghadiri sarasehan.

Untuk pelaksanaan latihan dan try out, Wafid Muharam, sekretaris Menegpora mengatakan anggaran sebesar Rp. 200 Miliar sudah disiapkan untuk program PIE selama tahun 2010. "Dana itu sudah disiapkan sejak tahun lalu," kata Wafid. Adanya program jangka panjang, selain atlet PIE disiapkan untuk Asian Games sekaligus juga disiapkan untuk SEA Games, lanjut Wafid, maka anggaran itu juga otomatis digunakan untuk persiapan SEA Games.

Menurut Andi, Peraturan Presiden yang telah disepakati oleh jajaran Menteri Pemuda dan Olahraga dengan KONI, saat ini sudah berada di kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Beberapa hari lagi, Andi menambahkan akan segera dikirim ke Presiden. "Kalau sudah di kantor Presiden akan cepat prosesnya," kata Mantan Juru Bicara Presiden Susilo Bambang Yudoyono periode 2004-2009.

"Ya mudah-mudahan dalam dua minggu ini PerPres sudah keluar sehingga persiapan atlet bisa fokus," Rita berharap. Sebagai ketua umum KONI yang sekaligus menjadi ketua dewan pelaksana PIE, Rita berjanji akan memonitor pelaksanaan PIE agar tidak lagi muncul dualisme pengelolaan.

Sebelumnya pengelolaan atlet nasional terbagi menjadi dua, yaitu program Atlet Unggulan (PAL) yang dikelola oleh Menegpora dan program Pemusatan latihan Bersama (Pelatnas) yang dikelola oleh KONI. Kini, kedua program tersebut dilebur menjadi satu menjadi program Indonesia Emas (PIE).

Sistem pengelolaan PIE, kata Andi menggunakan sistem pengelolaan PAL dengan satuan tugas pelaksana, KONI bertindak sebagai dewan pelaksana dengan ketua umum KONI sebagai ketua dewan pelaksana. Sedangkan Menegpora bertindak sebagai dewan pengarah dengan Menkokesra sebagai pelindung. Andi berharap tidak ada lagi dualisme. (sihc/stic)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***

Ditunggu, Perpres Program Indonesia Emas

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) berharap Peraturan Presiden (Perpres) tentang Program Indonesia Emas (PIE) turun pekan ini sehingga tidak mengganggu jalannya pemusatan latihan nasional (pelatnas) Asian Games.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Ketua Umum KONI/KOI Rita Subowo di Jakarta Senin mengatakan, perpres sangat diperlukan karena menyangkut masalah pendanaan untuk pelatnas terutama untuk menghadapi Asian Games Guangzhu China bulan November mendatang. "Kami sangat menunggu turunnya perpres. Kami telah meminta kepada Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) menindaklanjuti," katanya di sela Sarasehan Pengarusutamaan Olah Raga Menuju Kebangkitan Prestasi Olah Raga Nasional di Kantor Menpora.

Menurut dia, meski perpres belum turun pembinaan atlet yang akan diturunkan pada Asian Games terus melakukan latihan dibawah pantauan langsung dari masing-masing pengurus besar (PB) yang telah ditetapkan.

Pada Asian Games Guangzhu China, Indonesia dipastikan memberangkatkan 17 cabang olah raga yang berpontensi mendapatkan mendali. Atlet yang akan diberangkatkan adalah atlet yang mendapatkan medali emas dan perak pada SEA Games Laos tahun 2009.

Ke 17 cabang yang akan diberangkatkan diantaranya adalah atletik, aquatic (diving, swimming), catur, anggar, karate, taekwondo, tenis lapangan, voli pantai, gulat, wushu. Selain itu adalah panahan, badminton, bowling, balap sepeda, dayung, sailing dan angkat besi.

"Latihan bagi atlet terus dilakukan meski perpres belum turun. Secara umum pelatnas Asian Games telah dimulai pada hari ini," katanya menambahkan.

Sementara itu, Sekretaris Menpora Wafid Muharam saat dikonfirmasi membenarkan jika perpres PIE belum turun. Meski demikian alokasi anggaran untuk PIE telah ada yaitu mencapai Rp 200 miliar. "Dana telah ada di Menpora. Dari jumlah itu Rp 45 miliar diminta oleh KONI guna persiapan Asian Games. Namun pengajuan dana dari KONI masih akan dikaji terlebih dahulu," katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, PIE selain untuk Asian Games juga digunakan untuk kegiatan olah raga yang menargetkan emas khususnya yang digelar pada tahun 2010 di antaranya adalah Asean Youth Games dan Asian Beach Games. (sihc/skoc)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI