![]() |
| Timnas U-19 Indonesia (Ist) |
Sumber Asli -- C0I - Kemenangan demi
kemenangan dalam Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 mengantar tim nasional Indonesia berada di
atas angin. Dengan mencukur Timor Leste 3-1 dan menggunduli Hong Kong 4-0 maka
pasukan Garuda Muda memimpin klasemen. Dengan nilai enam, Indonesia mengungguli
Korea Utara (nilai 4), Hong Kong (1) dan Timor Leste (0). Indonesia tinggal
selangkah lolos ke putaran final di
Uzbekistan tahun depan.
Indonesia tinggal
menghadapi Korut dalam partai terakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno,
Senayan, Jakarta, Minggu (10/11/2019). Partai ini akan menjadi penentu lolos
tidaknya Indonesia ke putaran final. Namun melihat hasil yang diraih Indonesia
dan Korut dalam dua pertandingan sebelumnya tampak peluang pasukan Garuda lebih
besar dari Korut.
Kalau mampu
menang atas Korut maka Indonesia akan lolos dengan predikat sempurna tanpa
kehilangan poin. Tetapi hasil imbang pun sudah akan meloloskan tim asuhan
pelatih Fachri Husaeni itu. Kalah juga belum menutup peluang Indonesia karena masih
terbuka untuk lolos dari perhitungan runner up terbaik.
Meskipun beberapa
jalan terbuka lebar namun Indonesia tidak bisa bermain santai melawan Korut. Kemenangan
harus tetap menjadi target untuk sehingga jalan benar-benar mulus dan aman
seratus persen. Hasil imbang memang akan tetap meloloskan pasukan Merah Putih
namun itu jangan sampai menjebak penampilan saat melawan Korut.
Bermain pada Hari Pahlawan, 10 November, para pemain Indonesia perlu
mengobarkan semangat para pahlawan untuk meraih kemenangan. Mampu meredam Korut
akan menjadi kado indah pada Hari Pahlawan. Kesempatan ini jangan sampai lepas saat bermain di negeri sendiri.
Korut tentunya bukan lawan yang enteng. Apalagi kini Korut berada dalam kondisi terjepit. Tentunya
Korut juga ingin memetik kemenangan untuk mengamankan langkah ke Uzbekistan. Menang
akan membuat Koriut meraih nilai tujuh, unggul satu poin atas Indonesia.
Melihat hal tersebut pertandingan kedua tim nanti akan
berlangsung seru. Indonesia
dituntut pantang menyerah untuk menandingi keuletan dan kealotan Korut. Selain
itu Indonesia
juga perlu waspada dalam menahan gempuran serangan pemain Korut yang akan
melesat seperti rudal nuklir.
Tidak ada pilihan
bagi Indonesia untuk tampil cerdik menghadapi Korut. Pasukan Garuda perlu
menghadirkan kejutan awal dengan lebih dulu menggempur pertahanan Korut. Sekecil
apa pun peluang perlu dimanfaatkan untuk mencetak gol. Kemampuan mencetak gol
lebih dulu akan memberikan efek kejut untuk Korut.
Hal itu akan membuat Korut meningkatkan serangan. Di sinilah
kejelian memanfaatkan ruang dengan serangan balik untuk menggedor pertahanan
Korut. Dalam kondisi demikian Indonesia
jangan sampai lengah dalam menata pertahan.
Kewaspadaan mengawal pertahanan perlu terus dijaga sejak
awal. Dari sini saluran mendukung
kejelian dibuka untuk menghantam pertahanan lawan. Di belakang tanpa kompromi,
di tengah cerdik, di depan jeli.
Itulah kunci
Indonesia untuk bisa meredam nuklir Korut. Indonesia bisa melakukan ini kali
ini. Jika itu terwjud maka akan menjadi catatan manis untuk menghapus kenangan
buruk ketika Indonesia dikalahkan secara menyakitkan melalui adu penalti dalam
penyisihan Olimpiade 1976. Jadi mari kita dukung Timnas U-19. ***
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar