Sumber Asli -- C0I -
Menteri
Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono, resmi
mencanangkan Pekan Olahraga dan Seni antar-Pondok Pesantren Tingkat
Nasional (Pospenas) ke VI, yang akan digelar di Gorontalo, 24-30 Juni
2013.
COI (Cinta Olahraga Indonesia) Pers memproklamirkan diri menjadi satu-satunya media online yang hanya menyajikan berita Olahraga Indonesia sejak tahun 2010
Pencarian
Tampilkan postingan dengan label Pospenas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pospenas. Tampilkan semua postingan
Rabu, 05 Juni 2013
Jumat, 24 September 2010
Atlet Ilegal Pospenas belum Diberi Sanksi
Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - JAKARTA - Seluruh pihak yang terlibat dalam skandal maraknya atlet ilegal di Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) V-2010 di Surabaya, 5-11 Juli 2010, belum mendapat sanksi hingga saat ini.
- Menurut Sesmenpora Wafid Muharam, meski investigasi sudah sejak sebelum bulan puasa, pihaknya masih memberi waktu tambahan kepada panitia untuk terus memverifikasi data agar sanksi yang diberikan tidak salah sasaran.
"Sanksi tidak hanya berlaku bagi atlet PPLP (Pusat Pendidikan Latihan Pelajar) yang terlibat, juga pelatih hingga pembina," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/9).
Sanksi itu bisa berupa skorsing latihan, bertanding, hingga pemecatan.
Di sela seminar nasional Haornas 2010, Menpora Andi Mallarangeng mengatakan, dengan 10 juta anak di pesantren Indonesia, Pospenas digelar untuk mendukung pemassalan olahraga dan mencetak bibit-bibit atlet nasional.
"Kalau sampai ada altet nonsantri, itu menciderai kejujuran dan sportifitas olahraga," ujarnya.
Dalam ajang dua tahunan itu, juara umum Jatim terpaksa mengembalikan 11 medali emas kepada panitia karena ketahuan diperoleh melalui atlet nonsantri. Selain itu, total ada 27 atlet Jatim yang diduga bukan berasal dari pesantren.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>
"Sanksi tidak hanya berlaku bagi atlet PPLP (Pusat Pendidikan Latihan Pelajar) yang terlibat, juga pelatih hingga pembina," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/9).
Sanksi itu bisa berupa skorsing latihan, bertanding, hingga pemecatan.
Di sela seminar nasional Haornas 2010, Menpora Andi Mallarangeng mengatakan, dengan 10 juta anak di pesantren Indonesia, Pospenas digelar untuk mendukung pemassalan olahraga dan mencetak bibit-bibit atlet nasional.
"Kalau sampai ada altet nonsantri, itu menciderai kejujuran dan sportifitas olahraga," ujarnya.
Dalam ajang dua tahunan itu, juara umum Jatim terpaksa mengembalikan 11 medali emas kepada panitia karena ketahuan diperoleh melalui atlet nonsantri. Selain itu, total ada 27 atlet Jatim yang diduga bukan berasal dari pesantren.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>

Langganan:
Postingan (Atom)
KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com
TERPOPULER COI
-
Sumber Asli -- C0I - Menjuarai tiga turnamen bergengsi tahun ini, ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjadi senjata Indonesia ...
-
Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Persiba Balikpapan tidak menganggap masalah internal yang sedang dialami Deltras Sidoarjo akan me...
-
Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Jakarta - Perolehan medali Indonesia seret di ajang Asian Games XVI Guangzhou dan belum satu atl...
-
Sumber Asli -- C0I - Dua kali turun di dua turnamen awal tahun ini, dua kali itu pula Simon Santoso gagal. Gagal memenuhi tuntutan targ...
-
Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Jayapura - Persiwa Wamena dihadapkan pada persoalan pelik menjelang empat laga tandang mereka pad...
-
Sumber Asli -- C0I - Anggota Komite Eksekutif (Exco) FIFA Prince Ali bin Al Hussein mengungkapkan kekecewaannya atas kekisruhan persep...
-
CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Medan - Pebulutangkis Taufik Hidayat, peraih medali emas Olimpiade 2004, berharap melalui kegiataan "Milo S...