COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Minggu, 09 Agustus 2009

AMAG: Indonesia Peringkat Tujuh

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - BANGKOK - Indonesia mendapatkan satu perak dari cabang karate pada hari terakhir Asian Martial Arts Games I di Bangkok Thailand. Karateka Hendro Salim meraih perak dari kelas 84 kilogram. Selain medali perak, pada hari terakhir Asian Martial Arts Games I, Indonesia juga mendapat satu perunggu dari cabang wushu. Medali disumbang Moria Manalu yang turun di kelas 48 kilogram.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Dengan tambahan satu perak dan perunggu, maka total koleksi medali Indonesia menjadi 16 keping, dengan rincian lima emas, enam perak dan lima perunggu. Pada klasemen akhir, Indonesia berada di peringkat ketujuh di bawah Vietnam yang meraih tujuh medali emas, 11 perak dan 21 perunggu. Posisi pertama ditempati Thailand dengan koleksi 21 emas, 17 perak dan 16 perunggu.

Asian Martial Arts Games I, yang dimulai tanggal 1 Agustus lalu, diikuti 45 negara di Asia. Sementara jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak sembilan cabang yang meliputi karate, judo, taekwondo, pencak silat, wushu, jujitsu, kickboxing, kurash dan Muay Thai.

Dari sembilan cabang itu, Indonesia hanya mengikuti lima cabang, di luar jujitsu, kickboxing, kurash dan Muay Thai. Sesuai jadwal, Asian Martial Arts Games I, akan ditutup hari Minggu ini.

Medali Terakhir

Cabang karate dan wushu menyumbangkan medali terakhir bagi kontingen Indonesia di "Asian Martial Arts Games I" (AMAG) di Bangkok, Thailand, Sabtu.

Karateka Hendro Salim menjadi penyumbang medali terakhir setelah dia di final dikalahkan Ryosuke Shimizu 1-4 dari Jepang pada pertandingan di kelas kumite putra -84 kg di Indoor Stadium Huamark Sport Authority, Bangkok.

Setelah wushu menyumbangkan medali perunggu, kontingen Indonesia yang mengikuti lima cabang olahraga pada event ini akhirnya mengantongi lima medali emas, enam perak dan lima perunggu.

Karateka Jepang menguasai hari terakhir karate dengan meraih dua medali emas, satu lainnya melalui Sayuri Maejima yang menjinakkan Chan Ka dari Hong Kong dengan skor 8-3 di final kelas 61 kg kumite putri.

China meraih sisa medali emas di 84 kg kumite putra setelah Li Peng menundukkan Khalid Khalidov dari Kazakhstan 3-1.

Hari terakhir karate menyediakan sisa tiga medali emas dari 10 emas keseluruhan yang diperebutkan.

Dari keseluruhan pertandingan yang berlangsung sejak 1 Agustus lalu dan akan ditutup Minggu (9/8), tuan rumah Thailand tampil sebagai juara umum dengan meraih 54 keping medali terdiri atas 21 medali emas, 16 perak dan 17 perunggu.

Manajer Tim Karate Indonesia, Djafar Djantang melalui telefon internasional mengatakan, Hendro tidak bisa lepas dari tekanan saat bertanding di final melawan karateka Jepang yang pada hari terakhir meraih dua medali emas.

"Hendro memang terlihat takut berbuat salah. Saat bermain tadi dia lebih memilih menunggu menyerang. Seharusnya dia bermain all-out. Shimizu sebenarnya lebih suka menunggu dan baru menyerang saat posisi lawan melayang," ujarnya.

Hendro memulai perburuan medali dari babak perempatfinal karena mendapat wild card. Hendro kemudian menang telak 10-2 menghadapi karateka Kuwait Ahmad Aldousari, dan tiket final diraihnya setelah menundukkan Gang Qu dari China dengan skor 6-2.

Djafar mengatakan, pada pertandingan final Hendro memang terlihat kurang fokus. Kondisinya semakin kritis karena waktunya juga hampir habis.

"Tapi hasil ini sudah bagus karena persaingannya sangat ketat,? ujar Djafar Djantang.

Sementara wushu menambah medali perunggu melalui Moria Manalu setelah ditaklukkan Hua Zhang dari China 0-2 di kelas sanshou 56 kg.

Manajer Tim Wushu Lambertus mengatakan, dalam pertandingan itu atletnya sempat dicurangi ketika serangan yang berbuah angka tidak dihitung, namun ia tak melakukan protes.

"Kami sudah merekam semua pertandingan. Setelah sampai di Jakarta, kami akan putar ulang sambil diamati. Secara umum, teknik bertanding perlu variasi. Kami juga akan memperbaiki mental atlet untuk persiapan ke arena SEA Games nanti," ujarnya. (sihc/skoc/saci)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI