COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Sabtu, 01 Agustus 2009

KARATE: Ayo Jaring Calon Ketua Umum

CINTA OLAHRAGA INDONESIA - BANDAR LAMPUNG - Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) mulai mencari orang-orang yang bersedia menyumbangkan tenaga untuk organisasi itu dengan menjadi ketua umum. Perburuan calon ketua umum yang baru dilakukan sampai dengan Kongres Forki pada Januari 2010.
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - "Mulai sekarang pengda (pengurus daerah) dipersilakan menjaring nama-nama yang bersedia dicalonkan sebagai ketua umum dalam kongres mendatang," ujar Hendardji Supandji, Sekretaris Jenderal PB Forki, Sabtu (1/8), di sela-sela Rapat Kerja Nasional PB Forki di Bandar Lampung, Lampung.

Ketua Umum PB Forki sekarang adalah Luhut B Panjaitan. Masa jabatannya berakhir pada Kongres Forki, Januari 2010. Ia sudah menjalani dua periode kepengurusan. Menurut Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), seseorang hanya boleh paling banyak dipilih sebanyak dua periode.

Menurut Hendardji, jika sampai dengan penyelenggaraan kongres tidak ada orang yang bersedia dicalonkan menjadi ketua umum, terbuka kemungkinan bagi peserta kongres untuk mengubah AD/ART agar Luhut bisa dicalonkan. Jadi, klausul pembatasan masa jabatan akan diubah atau bahkan dihilangkan.

"Organisasi induk cabang olahraga tidak seperti KONI yang mendapat subsidi dari pemerintah. Memimpin organisasi induk cabang olahraga sepenuhnya pengabdian," kata Hendardji mengurai alasan mengapa penghapusan pembatasan masa jabatan dimungkinkan dalam organisasi induk cabang olahraga.

Karateka Belia

Ribuan atlet belia dari hampir semua provinsi di Indonesia, Jumat (31/7), memadati Gedung Olahraga Saburai, Bandar Lampung, Lampung, untuk mengikuti Kejuaraan Nasional Karate Piala Mendagri XIII & Piala Mendiknas II. Mereka tak lain merupakan calon karateka senior andalan Indonesia pada masa mendatang.

"Total peserta adalah 1.550 orang. Dalam sejarah kegiatan karate di Indonesia, ini adalah perhelatan dengan jumlah peserta paling banyak," kata Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Besar Federasi Olahraga Karatedo Indonesia (PB Forki), Maju Daryanto Hutapea.

Ada 30 provinsi yang mengirimkan peserta. Provinsi Maluku Utara, Kalimantan Tengah, dan Papua Barat absen dalam kejuaraan yang berakhir pada Minggu (2/8) itu.

Selain diikuti perwakilan provinsi, kejuaraan juga diikuti perwakilan perguruan karate yang ada di Tanah Air. Kejuaraan mempertandingkan enam kelas usia, yang semuanya tergolong usia junior.

Kelas paling muda adalah usia dini (usia 8-9 tahun), sedangkan kelas paling tua adalah kelas U-21 (18-20 tahun).

Pada hari pertama, Jumat, kejuaraan baru mempertandingkan kata atau keindahan jurus. Karateka cilik DKI Jakarta Emilia Sri Hanantika berhasil meraih emas kata perorangan putri usia dini. Reza Pangka asal Sumatera Selatan mendapatkan perak. Adapun perunggu diraih Nurul Fadillah (Riau) dan Vhelen Sampelan dari Perguruan Inkado.

Untuk kata perorangan putra usia dini, emas dikantongi Apri Saputra (DKI Jakarta). Rekan satu provinsinya, N Zidane, mengantongi perak. Perunggu diraih M Rivan (Sumatera Selatan) serta Irfan Arsal (Jawa Barat).

Provinsi Maluku mendapat emas kata perorangan putri pra-pemula (10-11 tahun) berkat karateka Shereen. Untuk kata perorangan putra pra-pemula, emas diraih Rizal Budiar asal Jawa Barat. (sihc/skoc)

- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI