- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Menurut Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim Irmantara Subagya, cabang tinju dan kempo gagal meraih satu medali emas sepanjang 2009. Padahal, sebagai syarat menyelenggarakan pemusatan latihan daerah (puslatda), cabang olahraga di bawah KONI harus mampu merebut sedikitnya satu emas di ajang kejuaraan nasional ( kejurnas).
"Tinju dan kempo akan kami usulkan ke Ketua Umum KONI Jatim agar dicoret dari puslatda 2010. Sebab, kedua cabang ini gagal mempersembahkan satu medali emas sebagai syarat minimal menyelenggarakan puslatda," ujar Irmantara, Selasa (5/1/10) di Surabaya.
Sementara itu, ada tiga cabang baru yang diizinkan menyelenggarakan puslatda mulai tahun ini. Ketiga cabang tersebut adalah sepatu roda, squash, dan paralayang. Pada kejurnas tahun lalu, sepatu roda mampu mempersembahkan empat emas, serta squash dan paralayang masing-masing meraih satu emas.
Wakil Ketua Umum Persaudaraan Beladiri Kempo Indonesia (Perkemi) Jatim John Christian, mengatakan, pihaknya tidak patah semangat seandainya kempo benar-benar dicoret dari puslatda 2010. Ia mengakui bahwa kempo gagal merebut satu medali emas pada kejurnas tahun lalu di Bali. Saat itu, kempo Jatim hanya mampu mempersembahkan dua perunggu.
"Saya akui jika kempo kurang beruntung saja pada kejurnas tahun lalu di Bali sehingga gagal membawa emas. Kami sedang sial saja saat itu. Pada cabang ini, faktor keberuntungan tidak bisa dielakkan," tutur John.
Seandainya kempo benar-benar dilarang menyelenggarakan puslatda, John yakin pada tahun ini kempo Jatim mampu mempersembahkan emas di kejurnas. Untuk mewujudkan target itu, ia akan mengubah sistem pembinaan termasuk atlet-atlet kempo yang membela Jatim. Pada 2010 ini dirinya akan memfokuskan pembinaan pada bibit-bibit muda. (sihc/skoc)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar