- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - "Revitalisasi dari mulai fasilitas hingga pembinaan cabang olahraga," kata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng saat mengunjungi PPLM Aceh di Kampus Universitas Syahkuala, Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Rabu (13/1). Dalam revitalisasi PPLP dan PPLM, Menpora mengharapkan setiap daerah harus mengembangkan cabang-cabang olahraga yang potensial. "Revitalisasi cabang olahraga di setiap daerah harus beragam," ujarnya.
Menpora mengharapkan NAD mengembangkan cabang panahan, atletik, dan pencak silat. Alasannya, Provinsi NAD memiliki atlet yang potensial di ketiga cabang olahraga tersebut. Berbeda halnya dengan Provinsi Maluku yang memiliki potensi atlet khususnya cabang tinju.
Tak hanya itu. Revitalisasi PPLP dan PPLM harus didukung sarana dan prasarana olahraga. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Daerah NAD memiliki kolam renang yang telah direnovasi oleh Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (BRR). Namun, karena belum melakukan serah terima dari pihak BRR, para atlet renang NAD belum bisa memanfaatkan kolam renang tersebut. "Saya berharap BRR memberi izin ke pihak KONI untuk digunakan latihan perenang Aceh," ujar Wakil Gubernur NAD Muhammad Nazar yang mendampingi Menpora.
Terkait hal itu, Menpora mengatakan bahwa rekontruksi Aceh pascatsunami dan konflik bukan hanya membangun gedung, sekolah, jalan, dan perumahan. "Rekonstruksi juga harus dilakukan pada bidang olahraga agar Aceh bisa berprestasi bidang olahraganya," jelasnya.
Pada saat kunjungan ke PPLP dan PPLM NAD, Menpora berharap atlet yang berstatus pelajar dan menjadi anggota PPLM harus melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. "Mereka harus memiliki masa depan dengan pendidikan yang lebih baik. Kami mengharapkan para atlet mendapat kemudahan melanjutkan pendidikan," papar Menpora. (sihc/smic)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar