- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - "Memang ada beberapa atlet dari daerah lain yang telah memutuskan pindah ke Sumsel untuk memperkuat Sumsel di PON. Tapi, kepindahan mereka tanpa paksaan dan atas inisiatif mereka sendiri," ujar Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin, di Palembang, Senin.
Ia mengatakan, ketertarikan beberapa atlet nasional itu untuk memperkuat Sumsel tak lain karena Sumsel bersedia menjamin kesejahteraan mereka. "Asal tahu saja, mereka (atlet nasional, Red) yang mau pindah ke Sumsel, bukan kami yang memaksa. Mereka tahu bahwa Sumsel sangat konsentrasi dalam pembinaan olahraga dan berani menjamin kehidupan mereka, seperti pekerjaan dan tempat tinggal," ujar Alex yang mantan Bupati Kabupaten Musi Banyuasin itu pula.
Ia menegaskan, Provinsi Sumsel akan menuntaskan masalah legalitas atlet yang siap berpindah ke Sumsel itu, paling tidak pada akhir Maret 2010. "Batas akhir kepindahan atlet pada Maret ini, karena KONI Pusat mensyaratkan setiap atlet minimal telah berdomisili dua tahun di daerah yang dibelanya," ujar dia pula.
Informasi dari Wakil Ketua Biro Hubungan Masyarakat Pengurus KONI Sumsel Asdit Abdullah sebelumnya, menyebutkan, sebanyak tiga atlet nasional telah menyatakan siap bergabung dengan Sumsel. Ketiganya adalah Muhammad Husein (tenis meja), Taufik Halay (catur), dan Rizal Samsir (taekwondo).
"Ada beberapa atlet nasional lain yang berkeinginan membela Sumsel, terutama mereka yang berlaga di SEA Games Laos lalu. Tapi, saat ini belum bisa disebutkan karena merupakan bagian strategi kami. Yang jelas, sebelum Maret ini, mereka sudah berpindah domisili ke Sumsel," kata Alex pula.
Pada PON ke-18 di Riau tahun 2012 mendatang, Provinsi Sumsel memasang target tiga besar dengan setidaknya meraih 60 medali emas. Target ini jauh lebih tinggi dari hasil pada PON ke-17 di Samarinda Kaltim tahun 2008, Sumsel hanya berada di peringkat 14 dengan meraih 17 medali emas. (sihc/skoc)
- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar