-"Saya setuju saja karena saat ini ada delapan provinsi yang kepala daerahnya merangkap sebagai ketua KONI dan tak dipermasalahkan oleh KONI pusat. Kalau Gus Ipul diperbolehkan, ya bagus karena bisa berkoordinasi dengan DPRD. Sebab, belanja KONI selama ini kan dari pemerintah daerah," katanya, Jumat (14/5/2010) di Surabaya.
Dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional atau SKN, pejabat publik dilarang menjabat sebagai ketua KONI. Sementara itu, menurut kebijakan International Olympic Committee (IOC), di mana KONI menjadi salah satu anggota, siapa pun boleh menjabat sebagai ketua KONI.
"Ada delapan provinsi, salah satunya Maluku Utara yang selama ini tak dipermasalahkan KONI pusat karena kepala daerah di sana juga menjabat sebagai ketua KONI. Sedangkan peraturan internasional sendiri (IOC) juga memperbolehkan," kata Soekarwo.
Sebelumnya, Gus Ipul menyatakan, dirinya telah diberi mandat oleh Ketua Umum KONI Jatim Imam Utomo melalui Gubernur Jatim Soekarwo untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI Jatim. Ia sendiri menyatakan siap.
Sementara itu, Soekarwo yang awalnya dicalonkan Imam Utomo sebagai penggantinya mengaku akan lebih fokus pada kepemimpinannya sebagai Gubernur Jatim. "Saya sendiri harus fokus terhadap program pemerintahan yang menurut saya sangat serius," tambah Soekarwo.
***
Dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional atau SKN, pejabat publik dilarang menjabat sebagai ketua KONI. Sementara itu, menurut kebijakan International Olympic Committee (IOC), di mana KONI menjadi salah satu anggota, siapa pun boleh menjabat sebagai ketua KONI.
"Ada delapan provinsi, salah satunya Maluku Utara yang selama ini tak dipermasalahkan KONI pusat karena kepala daerah di sana juga menjabat sebagai ketua KONI. Sedangkan peraturan internasional sendiri (IOC) juga memperbolehkan," kata Soekarwo.
Sebelumnya, Gus Ipul menyatakan, dirinya telah diberi mandat oleh Ketua Umum KONI Jatim Imam Utomo melalui Gubernur Jatim Soekarwo untuk mencalonkan diri sebagai Ketua Umum KONI Jatim. Ia sendiri menyatakan siap.
Sementara itu, Soekarwo yang awalnya dicalonkan Imam Utomo sebagai penggantinya mengaku akan lebih fokus pada kepemimpinannya sebagai Gubernur Jatim. "Saya sendiri harus fokus terhadap program pemerintahan yang menurut saya sangat serius," tambah Soekarwo.
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar