-Selain sebagai jawaban atas semakin bertumbuhnya tim-tim Liong dan Barongsai di wilayah Indonesia, pergelaran Turnamen Liong dan Barongsai Jaktim Open 2010 ini juga dimaksudkan untuk menyemarakkan HUT ke-483 DKI Jakarta yang jatuh tepat 22 Juni mendatang.
"Kami (PLBSI) ingin menjadi bagian dari banyak kegiatan yang akan dilakukan untuk menyambut HUT DKI," kata Ketua PLBSI DKI Jakarta, Ki Kusumo seperti rilis yang diterima INILAH.COM, Minggu (23/5).
Karena itu, Ki Kusumo berharap Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo bisa berkenan membuka Turnamen Liong dan Barongsai Jaktim Open 2010.
"Besar harapan kami beliau (Fauzi Bowo) bisa secara langsung membuka dan menyaksikan Turnamen Liong dan Barongsai Jaktim Open 2010," harap pria yang dikenal sebagai ahli konsultan spiritual itu.
Menurut Ki Kusumo, turnamen Liong dan Barongsai merupakan ajang yang tepat untuk mempersatukan hubungan kekerabatan dari satu daerah dengan daerah lain.
Melalui turnamen nanti tidak saja akan mendapatkan juara sejati, tetapi juga hal lain yang lebih penting, yakni persaudaraan.
Karena itu, Ki Kusumo optimis peserta Turnamen Liong dan Barongsai Jaktim Open 2010 bakal diikuti tim-tim Liong dan Barongsai dari seluruh daerah di Indonesia.
"Saya optimis Turnamen Liong dan Barongsai Jaktim Open 2010 akan lebih sukses, apalagi momentumyang pas bertepatan HUT DKI Jakarta," imbuhnya.
Dua pekan lalu, tepatnya di Taman Budaya Tionghoa TMII, digelar Turnamen Liong dan Barongsai Tingkat Nasional selama dua hari penuh, yakni 15-16 Mei.
Turnamen itu dimaksudkan untuk mengenang jasa-jasa Presiden ke-4 RI (alm) KH Abdurrahman Wahid yang merupakan tokoh penting dalam masyarakat Tionghoa.
Saat pembukaan Turnamen Liong dan barongsai Terbuka 2010 Tingkat Nasional itu, sejumlah tokoh hadir. Di antaranya Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), Hayono Isman maupun sejumlah pejabat dari Pemkot Jakarta Timur.***
"Kami (PLBSI) ingin menjadi bagian dari banyak kegiatan yang akan dilakukan untuk menyambut HUT DKI," kata Ketua PLBSI DKI Jakarta, Ki Kusumo seperti rilis yang diterima INILAH.COM, Minggu (23/5).
Karena itu, Ki Kusumo berharap Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo bisa berkenan membuka Turnamen Liong dan Barongsai Jaktim Open 2010.
"Besar harapan kami beliau (Fauzi Bowo) bisa secara langsung membuka dan menyaksikan Turnamen Liong dan Barongsai Jaktim Open 2010," harap pria yang dikenal sebagai ahli konsultan spiritual itu.
Menurut Ki Kusumo, turnamen Liong dan Barongsai merupakan ajang yang tepat untuk mempersatukan hubungan kekerabatan dari satu daerah dengan daerah lain.
Melalui turnamen nanti tidak saja akan mendapatkan juara sejati, tetapi juga hal lain yang lebih penting, yakni persaudaraan.
Karena itu, Ki Kusumo optimis peserta Turnamen Liong dan Barongsai Jaktim Open 2010 bakal diikuti tim-tim Liong dan Barongsai dari seluruh daerah di Indonesia.
"Saya optimis Turnamen Liong dan Barongsai Jaktim Open 2010 akan lebih sukses, apalagi momentumyang pas bertepatan HUT DKI Jakarta," imbuhnya.
Dua pekan lalu, tepatnya di Taman Budaya Tionghoa TMII, digelar Turnamen Liong dan Barongsai Tingkat Nasional selama dua hari penuh, yakni 15-16 Mei.
Turnamen itu dimaksudkan untuk mengenang jasa-jasa Presiden ke-4 RI (alm) KH Abdurrahman Wahid yang merupakan tokoh penting dalam masyarakat Tionghoa.
Saat pembukaan Turnamen Liong dan barongsai Terbuka 2010 Tingkat Nasional itu, sejumlah tokoh hadir. Di antaranya Ketua Umum Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), Hayono Isman maupun sejumlah pejabat dari Pemkot Jakarta Timur.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar