- "Bonus tetap ada tetapi tidak banyak seperti yang dijanjikan pemerintah Rp 400 juta bagi peraih emas di Guangzhou mendatang, karena kami tidak punya dana," kata Ketua Umum PB POBSI Tutuk Kurniawan di Semarang, Jumat (29/10/10).
Menurut dia, bonus ini diberikan kepada atlet sebagai bentuk perhatian induk organisasi olahraga biliar di Tanah Air, yang telah berjasa kepada bangsa dan negara di ajang olahraga internasional.
Cabang olahraga biliar mendapat jatah dua atlet untuk diterjunkan pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia di Guangzhou, China mendatang, yaitu Ricky Yang (Jateng) dan Irza Nasution (Riau).
"Keduanya bakal berangkat bersama kontingen Indonesia pada 10 November mendatang. Saya yang bertindak sebagai manajer tim baru berangkat sekitar 13 atau 14 November 2010," kata Tutuk, yang juga Wakil Ketua Umum III (bidang perencanaan dan anggaran) KONI Jawa Tengah.
Sebelumnya, PB POBSI menargetkan satu medali emas dan dua perak di Guangzhou mendatang. "Target ini sangat realistis dengan melihat dua pebiliar yang akan diterjunkan di China," katanya.
Ricky Yang, kata dia, adalah peringkat lima dunia sedangkan Irza Nasution adalah runner up "Guinness World Series of Poo" di Jakarta, Juli 2010.
Ia mengakui, persaingan di cabang biliar pada Asian Games mendatang cukup ketat dan Indonesia bakal bersaing dengan tuan rumah China, Taiwan, Filipina, dan Singapura.
"Saya berharap mereka bisa tampil maksimal di China mendatang sehingga meraih prestasi maksimal," kata Tutuk, yang mantan Ketua Umum Pengprov POBSI Jateng.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>
Menurut dia, bonus ini diberikan kepada atlet sebagai bentuk perhatian induk organisasi olahraga biliar di Tanah Air, yang telah berjasa kepada bangsa dan negara di ajang olahraga internasional.
Cabang olahraga biliar mendapat jatah dua atlet untuk diterjunkan pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia di Guangzhou, China mendatang, yaitu Ricky Yang (Jateng) dan Irza Nasution (Riau).
"Keduanya bakal berangkat bersama kontingen Indonesia pada 10 November mendatang. Saya yang bertindak sebagai manajer tim baru berangkat sekitar 13 atau 14 November 2010," kata Tutuk, yang juga Wakil Ketua Umum III (bidang perencanaan dan anggaran) KONI Jawa Tengah.
Sebelumnya, PB POBSI menargetkan satu medali emas dan dua perak di Guangzhou mendatang. "Target ini sangat realistis dengan melihat dua pebiliar yang akan diterjunkan di China," katanya.
Ricky Yang, kata dia, adalah peringkat lima dunia sedangkan Irza Nasution adalah runner up "Guinness World Series of Poo" di Jakarta, Juli 2010.
Ia mengakui, persaingan di cabang biliar pada Asian Games mendatang cukup ketat dan Indonesia bakal bersaing dengan tuan rumah China, Taiwan, Filipina, dan Singapura.
"Saya berharap mereka bisa tampil maksimal di China mendatang sehingga meraih prestasi maksimal," kata Tutuk, yang mantan Ketua Umum Pengprov POBSI Jateng.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>

Tidak ada komentar:
Posting Komentar