- Ricky yang sedang dipersiapkan tampil pada Asian Games XVI di Guangzhou, China, 12-27 November 2010, tumbang ditangan pebiliar Kepulauan Riau, Imran, dengan angka 4-11.
Dengan demikian, salah satu nomor yang diandalkan Jateng untuk meraih medali emas pada kejurnas ini lepas dari tuan rumah. Sebelumnya, Jateng juga kehilangan peluang dari nomor carom satu band karena andalannya, Tan Kiong An, harus puas meraih medali perunggu sedangkan emas direbut James Lengkang dari Papua.
Kemudian pada nomor single bola sembilan, Ricky Yang juga gagal meraih medali emas setelah pada partai puncak dikalahkan Siowita dari DKI Jakarta dengan angka, 3-6, sehingga Ricky harus puas dengan medali perak.
"Kalau dari sisi kualitas, Ricky masih yang terbaik tetapi dalam biliar faktor keberuntungan juga berperan, apalagi yang bersangkutan sudah kelelahan karena mencapai babak final pada dua nomor sekaligus," kata Ketua Umum PB POBSI, Tutuk Kurniawan kepada Antara.
Tetapi Jateng berhasil menambah satu medali emas dari nomor double bola sembilan putri setelah Nur Sukmawati/Amanda Rahayu menjadi juara dengan mengalahkan pasangan Jawa Barat, Anis/Novi, sedangkan perunggu direbut Sri Wahyuni/Angelic (DKI) dan pasangan Rina/Lucia (Riau).
Jateng juga berpeluang menambah perbendaharaan medali emas dari nomor sooker double putra setelah pasangan Hasan Manfaluti/Yoni Rahmanto melaju ke babak final dan bertemu pasangan Sumatra Utara.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>
Dengan demikian, salah satu nomor yang diandalkan Jateng untuk meraih medali emas pada kejurnas ini lepas dari tuan rumah. Sebelumnya, Jateng juga kehilangan peluang dari nomor carom satu band karena andalannya, Tan Kiong An, harus puas meraih medali perunggu sedangkan emas direbut James Lengkang dari Papua.
Kemudian pada nomor single bola sembilan, Ricky Yang juga gagal meraih medali emas setelah pada partai puncak dikalahkan Siowita dari DKI Jakarta dengan angka, 3-6, sehingga Ricky harus puas dengan medali perak.
"Kalau dari sisi kualitas, Ricky masih yang terbaik tetapi dalam biliar faktor keberuntungan juga berperan, apalagi yang bersangkutan sudah kelelahan karena mencapai babak final pada dua nomor sekaligus," kata Ketua Umum PB POBSI, Tutuk Kurniawan kepada Antara.
Tetapi Jateng berhasil menambah satu medali emas dari nomor double bola sembilan putri setelah Nur Sukmawati/Amanda Rahayu menjadi juara dengan mengalahkan pasangan Jawa Barat, Anis/Novi, sedangkan perunggu direbut Sri Wahyuni/Angelic (DKI) dan pasangan Rina/Lucia (Riau).
Jateng juga berpeluang menambah perbendaharaan medali emas dari nomor sooker double putra setelah pasangan Hasan Manfaluti/Yoni Rahmanto melaju ke babak final dan bertemu pasangan Sumatra Utara.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>

Tidak ada komentar:
Posting Komentar