- Ia menuturkan, pertandingan final saat itu adalah antara karateka dari wilayah Asia Tenggara melawan karateka dari wilayah Asia Tengah. Dengan demikian, seharusnya salah satu wasit yang memimpin pertandingan berasal dari wilayah Asia Tenggara.
Namun nyatanya dari tiga wasit yang memimpin pertandingan tidak satupun ada perwakilan dari Asia Tenggara karena wasit Malaysia yang seharusnya bertugas menolak. Hal ini tentu saja merugikan bagi Umar terkait penilaian yang menurutnya sangat subjektif.
"Pukulan saya banyak yang masuk tapi dianulir oleh wasit," terangnya di Jakarta, Rabu (1/11/2010).
Tak pelak hanya medali perak yang berhasil di peroleh atlet berusia 34 tahun ini.
Menanggapi hal ini, PB FORKI pun melayangkan keberatan mereka dalam bentuk surat kepada pihak penyelenggara di Guangzhou (GAGOC). "PB FORKI sudah kirim surat, tapi soal hasil masih dalam proses," tukas Umar.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>
Namun nyatanya dari tiga wasit yang memimpin pertandingan tidak satupun ada perwakilan dari Asia Tenggara karena wasit Malaysia yang seharusnya bertugas menolak. Hal ini tentu saja merugikan bagi Umar terkait penilaian yang menurutnya sangat subjektif.
"Pukulan saya banyak yang masuk tapi dianulir oleh wasit," terangnya di Jakarta, Rabu (1/11/2010).
Tak pelak hanya medali perak yang berhasil di peroleh atlet berusia 34 tahun ini.
Menanggapi hal ini, PB FORKI pun melayangkan keberatan mereka dalam bentuk surat kepada pihak penyelenggara di Guangzhou (GAGOC). "PB FORKI sudah kirim surat, tapi soal hasil masih dalam proses," tukas Umar.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>

Tidak ada komentar:
Posting Komentar