- Sekretaris Umum (Sekum) KONI Jawa Tengah, Tri Rustiadi di Semarang, Rabu (8/12), mengatakan bonus tersebut tetap diberikan karena sudah dianggarkan melalui dana APBD 2011.
Menurut dia, bonus bagi atlet peraih medali pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia di China tersebut diambilkan dari anggaran untuk KONI Jateng 2011 yang besarnya Rp21,5 miliar.
Hanya, kata dia, waktunya yang belum ditentukan karena menunggu pencairan dana APBD Jateng tersebut. "Kita berharap secepatnya bonus itu bisa diberikan kepada atlet yang bersangkutan," katanya.
Ketua Bidang Perencanaan dan Anggaran KONI Jateng, Heri Nuryanto mengatakan, Jateng menganggarkan Rp360 juta untuk bonus atlet serta pelatih yang meraih medali pada Asian Games di China. Ia menyebutkan, untuk peraih medali emas mendapat bonus Rp30 juta kemudian perak Rp20 juta, dan perunggu Rp10 juta.
Pelatih yang sukses mengantarkan atletnya meraih medali, kata dia, juga mendapatkan bonus sebesar Rp10 juta baik untuk emas, perak, maupun perunggu.
Sebanyak empat atlet asal Jawa Tengah berhasil menyumbangkan medali kepada kontingen Indonesia saat tampil pada Asian Games di China. Mereka adalah Wahyuni, atlet perahu naga putri yang menyumbangkan tiga medali perak untuk nomor 250, 500, dan 1.000 meter.
Kemudian Fransisca Valentina, atlet taekwondo putri yang menyumbangkan medali perunggu dari kelas fin, serta Dini Mitasari (sepak takraw) meraih medali perunggu untuk nomor tim, serta Yudi Purnomo (sepak takraw) juga meraih perunggu untuk nomor doubel event.
Pada Asian Games di Guangzhou tersebut, Jateng menyumbangkan 21 atlet, tiga pelatih, dan satu manajer tim pada kontingen Indonesia.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>
Menurut dia, bonus bagi atlet peraih medali pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia di China tersebut diambilkan dari anggaran untuk KONI Jateng 2011 yang besarnya Rp21,5 miliar.
Hanya, kata dia, waktunya yang belum ditentukan karena menunggu pencairan dana APBD Jateng tersebut. "Kita berharap secepatnya bonus itu bisa diberikan kepada atlet yang bersangkutan," katanya.
Ketua Bidang Perencanaan dan Anggaran KONI Jateng, Heri Nuryanto mengatakan, Jateng menganggarkan Rp360 juta untuk bonus atlet serta pelatih yang meraih medali pada Asian Games di China. Ia menyebutkan, untuk peraih medali emas mendapat bonus Rp30 juta kemudian perak Rp20 juta, dan perunggu Rp10 juta.
Pelatih yang sukses mengantarkan atletnya meraih medali, kata dia, juga mendapatkan bonus sebesar Rp10 juta baik untuk emas, perak, maupun perunggu.
Sebanyak empat atlet asal Jawa Tengah berhasil menyumbangkan medali kepada kontingen Indonesia saat tampil pada Asian Games di China. Mereka adalah Wahyuni, atlet perahu naga putri yang menyumbangkan tiga medali perak untuk nomor 250, 500, dan 1.000 meter.
Kemudian Fransisca Valentina, atlet taekwondo putri yang menyumbangkan medali perunggu dari kelas fin, serta Dini Mitasari (sepak takraw) meraih medali perunggu untuk nomor tim, serta Yudi Purnomo (sepak takraw) juga meraih perunggu untuk nomor doubel event.
Pada Asian Games di Guangzhou tersebut, Jateng menyumbangkan 21 atlet, tiga pelatih, dan satu manajer tim pada kontingen Indonesia.*** >>>>>>>>>IKUT....?RE10.000>>>>>>>>>

Tidak ada komentar:
Posting Komentar