- Dua medali emas tersebut dipersembahkan lifter Eko Yuli Irawan di kelas 62 kg dan Denny di kelas 69 kg. Dua lifter lainnya, Eddy Kurniawan dan Triasno kendati tidak merebut medali namun menunjukkan prestasi menggembirakan.
"Indonesia mengirim enam lifter ke Universiade Sen Sen tersebut, empat lifter pelatnas dan dua lifter nonpelarnas dengan satu pelatih, yakni Lukman. Namun yang memperoleh medali emas hanya atlet pelatnas SEA Games saja," kata koordinator cabang terukur Satlak Prima Hadi Wiharja kepada Suara Karya di Jakarta, Senin (22/8).
Eko Yuli Irawan di kelas 62 kg berhasil mengangkat barbel dengan total angkatan 310 kg, sedangkan Denny di kelas 69 kg berhasil mengangkat barbel seberat 321 kg. Triasno yang juga turun di kelas 69 kg sebenarnya bagus diangkatan snatch namun gagal di angkatan lainnya.
"Angkatan Eko tersebut lebih baik dari apa yang dilakukannya pada SEA Games Laos dua tahun lalu. Sementara Denny sebagai lifter muda bisa menjadi ancaman baru di kelas 69 kg pada SEA Games XXVI Palembang dan Jakarta 11 - 22 November mendatang. Dua lifter lainnya kendati gagal dalam merebut medali namun dalam pencapaian angkatan lebih baik dari apa yang dilakukannya dalam latihan," lanjut Hadi.
Dengan prestasi tersebut, kata Hadi, dirinya optimis Indonesia dapat memenuhi target 4 medali emas pada SEA Games nanti. Syukur-syukur dapat lima karena ada kelas lain yang kemungkinan dapat merebut emas tetapi tidak perlu disebutkan dari kelas mana.
"Masih ada beberapa kejuaraan lagi yang dapat dijadikan ajang uji coba bagi lifter Indonesia sebelum turun di SEA Games. Di antaranya Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung 5 - 10 November di Paris, Perancis, yang sekaligus akan dijadikan sebagai seleksi pra olimpiade," tambah Hadi.***
"Indonesia mengirim enam lifter ke Universiade Sen Sen tersebut, empat lifter pelatnas dan dua lifter nonpelarnas dengan satu pelatih, yakni Lukman. Namun yang memperoleh medali emas hanya atlet pelatnas SEA Games saja," kata koordinator cabang terukur Satlak Prima Hadi Wiharja kepada Suara Karya di Jakarta, Senin (22/8).
Eko Yuli Irawan di kelas 62 kg berhasil mengangkat barbel dengan total angkatan 310 kg, sedangkan Denny di kelas 69 kg berhasil mengangkat barbel seberat 321 kg. Triasno yang juga turun di kelas 69 kg sebenarnya bagus diangkatan snatch namun gagal di angkatan lainnya.
"Angkatan Eko tersebut lebih baik dari apa yang dilakukannya pada SEA Games Laos dua tahun lalu. Sementara Denny sebagai lifter muda bisa menjadi ancaman baru di kelas 69 kg pada SEA Games XXVI Palembang dan Jakarta 11 - 22 November mendatang. Dua lifter lainnya kendati gagal dalam merebut medali namun dalam pencapaian angkatan lebih baik dari apa yang dilakukannya dalam latihan," lanjut Hadi.
Dengan prestasi tersebut, kata Hadi, dirinya optimis Indonesia dapat memenuhi target 4 medali emas pada SEA Games nanti. Syukur-syukur dapat lima karena ada kelas lain yang kemungkinan dapat merebut emas tetapi tidak perlu disebutkan dari kelas mana.
"Masih ada beberapa kejuaraan lagi yang dapat dijadikan ajang uji coba bagi lifter Indonesia sebelum turun di SEA Games. Di antaranya Kejuaraan Dunia yang akan berlangsung 5 - 10 November di Paris, Perancis, yang sekaligus akan dijadikan sebagai seleksi pra olimpiade," tambah Hadi.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar