- Dari tujuh kali pertemuan, Sony tercatat lebih unggul, yakni menang sebanyak empat kali dan kalah tiga kali. Terakhir pertemuan mereka terjadi di Kejuaraan Asia tahun 2008. Ketika itu, Sony menang dua gim langsung, 21-16, 21-17.
"Hafiz merupakan pemain yang cukup bagus, serangannya tajam. Buat saya, lawan siapa pun sama, yang penting saya bisa jaga kondisi agar siap melawan dia. Kita lihat saja nanti pertandingan di lapangan," kata Sony.
Ia bersama Tommy Sugiarto menjadi wakil terakhir Indonesia yang tersisa di sektor tunggal. Pemain lainnya, seperti Simon Santoso, Shesar Hiren, dan Dionysius Hayom Rumbaka, sudah tersingkir.
Di babak ketiga, Sony berhasil mengatasi perlawanan pemain Indonesia lainnya, Alamsyah Yunus dalam pertandingan yang alot. Sony berhasil mengatasi Alamsyah yang merupakan unggulan sebelas tersebut dalam rubber game 21-15 20-22 17-21.
Di babak perempatfinal, Jumat (9/9), Sony akan ditantang pemain veteran Malaysia, Muhammad Hafiz Hashim. Di babak ketiga, Hafiz Hashim menyingkirkan unggulan 13 dari Belanda, Dicky Palyama 21-15 16-21 21-6.
Pertemuan Sony dan Hafiz Hashim di perempatfinal besok merupakan pertemuan kedelapan. Sony sementara unggul 4-3, namun dalam pertemuan terakhir pada 2008, pemain Malaysia tersebut mampu mengalahkan Sony.
Keberhasilan Sony diikuti tunggal putera lainnya, Tommy Sugiarto. Diunggulkan di tempat keenam, Tommy maju ke perempatfinal dengan menyingkirkan unggulan 14 dari Taiwan, Hsu Jen Hao 21-9 21-19.
Simon Gagal Pertahankan Keunggulan
Sementara itu Simon Santoso disingkirkan pemain Korea Selatan, Shon Wan Ho di babak ketiga Taiwan Terbuka Grand Prix Gold, Kamis (8/9).
Simon yang merupakan juara bertahan diunggulkan di tempat kelima, sementara Shon Wan Ho berada di unggulan kesembilan. tahun lalu keduanya bertemu di final dengan Simon keluar sebagai juara.
Dalam pertandingan Kamis petang ini, Simon kalah di game pertama 18-21, namun mampu merebut game kedua 21-18. Di game ketiga, Simon sebenarnya terus unggul hingga 17-11, bahkan 19-14.
Namun pemain Korea tersebut secara perlahan mampu mengejar hingga 19-19. Simon kemudian mencapai match-point 20-19. Namun ia lagi-lagi gagal dan bahkan akhirnya menyerah 23-35.
Tersisih juga tunggal puteri Indonesia, Maria Febe Kusumastuti. Ia gagal di babak kedua setelah disingkirkan unggulan 4 asal Korea Selatan, Sung Ji Hyun dalam dua game 13-21 15-21.
***
"Hafiz merupakan pemain yang cukup bagus, serangannya tajam. Buat saya, lawan siapa pun sama, yang penting saya bisa jaga kondisi agar siap melawan dia. Kita lihat saja nanti pertandingan di lapangan," kata Sony.
Ia bersama Tommy Sugiarto menjadi wakil terakhir Indonesia yang tersisa di sektor tunggal. Pemain lainnya, seperti Simon Santoso, Shesar Hiren, dan Dionysius Hayom Rumbaka, sudah tersingkir.
Di babak ketiga, Sony berhasil mengatasi perlawanan pemain Indonesia lainnya, Alamsyah Yunus dalam pertandingan yang alot. Sony berhasil mengatasi Alamsyah yang merupakan unggulan sebelas tersebut dalam rubber game 21-15 20-22 17-21.
Di babak perempatfinal, Jumat (9/9), Sony akan ditantang pemain veteran Malaysia, Muhammad Hafiz Hashim. Di babak ketiga, Hafiz Hashim menyingkirkan unggulan 13 dari Belanda, Dicky Palyama 21-15 16-21 21-6.
Pertemuan Sony dan Hafiz Hashim di perempatfinal besok merupakan pertemuan kedelapan. Sony sementara unggul 4-3, namun dalam pertemuan terakhir pada 2008, pemain Malaysia tersebut mampu mengalahkan Sony.
Keberhasilan Sony diikuti tunggal putera lainnya, Tommy Sugiarto. Diunggulkan di tempat keenam, Tommy maju ke perempatfinal dengan menyingkirkan unggulan 14 dari Taiwan, Hsu Jen Hao 21-9 21-19.
Simon Gagal Pertahankan Keunggulan
Sementara itu Simon Santoso disingkirkan pemain Korea Selatan, Shon Wan Ho di babak ketiga Taiwan Terbuka Grand Prix Gold, Kamis (8/9).
Simon yang merupakan juara bertahan diunggulkan di tempat kelima, sementara Shon Wan Ho berada di unggulan kesembilan. tahun lalu keduanya bertemu di final dengan Simon keluar sebagai juara.
Dalam pertandingan Kamis petang ini, Simon kalah di game pertama 18-21, namun mampu merebut game kedua 21-18. Di game ketiga, Simon sebenarnya terus unggul hingga 17-11, bahkan 19-14.
Namun pemain Korea tersebut secara perlahan mampu mengejar hingga 19-19. Simon kemudian mencapai match-point 20-19. Namun ia lagi-lagi gagal dan bahkan akhirnya menyerah 23-35.
Tersisih juga tunggal puteri Indonesia, Maria Febe Kusumastuti. Ia gagal di babak kedua setelah disingkirkan unggulan 4 asal Korea Selatan, Sung Ji Hyun dalam dua game 13-21 15-21.
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar