- Sampai dengan pelaksanaan hari ke-4, Senin (3/10/2011) siang, Jatim mendulang 22 medali emas, disusul tuan rumah Riau dengan 18 emas.
Jatim unggul pada cabang senam, dengan mengumpulkan enam medali emas, panahan (5), atletik (4), gulat (4), dayung, judo dan tenis meja masing-masing satu medali emas.
Tuan rumah Riau, secara mengejutkan menyodok di urutan kedua dengan 18 medali emas. Cabang dayung yang menjadi andalan Riau, mampu menyumbang enam medali emas. Cabang senam menambah empat medali emas, angkat besi (3), gulat (2), atletik, panahan dan sepak takraw masing-masing satu emas.
Ketua kontingen Tim Riau, Doni Aprialdi, mengungkapkan, posisi runner up pada posisi umum perolehan medali sementara, sangat menggembirakan. Paling tidak, target Riau untuk menduduki posisi tiga besar akan lebih memungkinkan.
"Kami mengakui, untuk meraih juara umum sangat sulit. Jawa Timur merupakan lawan yang sangat berat dalam setiap cabang pertandingan. Kami bertekad menjadi yang terbaik setelah Jatim. Besok masih ada final dayung dan senam. Kami sangat berharap dayung masih akan menyumbang banyak emas," ungkap Doni.
Pada pertandingan cabang angkat besi yang berlangsung Senin pagi, lifter putri Lampung Novita Sherly Kurniawati yang turun di kelas di atas 69 kilogram, meraih medali emas dengan total angkatan 198 kilogram. Novita mampu mengungguli lawannya Kiernanty Safutri dari Jambi yang hanya mampu mengangkat 178 kg. Kiernanty meraih perak, sementara Nurul Akmal dari Aceh meraih perunggu dengan angkatan 165 kg.
Putri tuan rumah Riau, Maharani, menambah satu emas pada cabang angkat besi. Putri kelahiran 16 Mei 1993 itu mengangkat beban total 190 kilogram. Dia meninggalkan lawannya Murni Simin yang meraih perak dengan selisih angkatan 19 kg. Medali perunggu diraih Yulia Khusnul dengan angkatan 166kg.
"Saya turun tanpa beban, dan Alhamdulillah saya mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik saya. Saya senang. Hasil ini tidak lepas dari peran pelatih, serta dukungan semua pihak terutama Pengrov PABBSIi Riau," kata Maharani seusai pertandingan.
Pada cabang angkat besi yang sudah menyelesaikan seluruh nomor pertandingan, Lampung menjadi juara umum dengan mengumpulkan enam medali emas. DKI Jakarta dan Riau membagi medali sama masing-masing tiga emas, Jabar (2) dan Jambi (1). ***
Jatim unggul pada cabang senam, dengan mengumpulkan enam medali emas, panahan (5), atletik (4), gulat (4), dayung, judo dan tenis meja masing-masing satu medali emas.
Tuan rumah Riau, secara mengejutkan menyodok di urutan kedua dengan 18 medali emas. Cabang dayung yang menjadi andalan Riau, mampu menyumbang enam medali emas. Cabang senam menambah empat medali emas, angkat besi (3), gulat (2), atletik, panahan dan sepak takraw masing-masing satu emas.
Ketua kontingen Tim Riau, Doni Aprialdi, mengungkapkan, posisi runner up pada posisi umum perolehan medali sementara, sangat menggembirakan. Paling tidak, target Riau untuk menduduki posisi tiga besar akan lebih memungkinkan.
"Kami mengakui, untuk meraih juara umum sangat sulit. Jawa Timur merupakan lawan yang sangat berat dalam setiap cabang pertandingan. Kami bertekad menjadi yang terbaik setelah Jatim. Besok masih ada final dayung dan senam. Kami sangat berharap dayung masih akan menyumbang banyak emas," ungkap Doni.
Pada pertandingan cabang angkat besi yang berlangsung Senin pagi, lifter putri Lampung Novita Sherly Kurniawati yang turun di kelas di atas 69 kilogram, meraih medali emas dengan total angkatan 198 kilogram. Novita mampu mengungguli lawannya Kiernanty Safutri dari Jambi yang hanya mampu mengangkat 178 kg. Kiernanty meraih perak, sementara Nurul Akmal dari Aceh meraih perunggu dengan angkatan 165 kg.
Putri tuan rumah Riau, Maharani, menambah satu emas pada cabang angkat besi. Putri kelahiran 16 Mei 1993 itu mengangkat beban total 190 kilogram. Dia meninggalkan lawannya Murni Simin yang meraih perak dengan selisih angkatan 19 kg. Medali perunggu diraih Yulia Khusnul dengan angkatan 166kg.
"Saya turun tanpa beban, dan Alhamdulillah saya mampu mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik saya. Saya senang. Hasil ini tidak lepas dari peran pelatih, serta dukungan semua pihak terutama Pengrov PABBSIi Riau," kata Maharani seusai pertandingan.
Pada cabang angkat besi yang sudah menyelesaikan seluruh nomor pertandingan, Lampung menjadi juara umum dengan mengumpulkan enam medali emas. DKI Jakarta dan Riau membagi medali sama masing-masing tiga emas, Jabar (2) dan Jambi (1). ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar