- Adalah Marcio Souza dari Arema, yang mengoyak gawang bekas klubya ini, melalui tendangan bebas yang menjadi spesialisasinya. Namun keunggulan tim tamu tersebut tak berlangsung lama lantaran dua menit berselang pemain muda Qishil Gandrum berhasil menyetarakan kedudukan menjadi 1 - 1.
Deltras sempat memimpin di menit ke-15 saat Mijo Dadic mengkonversi umpan silang Wahyu Gunawan menjadi gol. Bek sayap Arema, Kery Yudino nyaris membukukan gol saat tendangan kerasnya dari luar petak penalti ditepis susah payah oleh penjaga gawang Deltras, Wawan Hendrawan. Namun Marcio yang lolos dari jebakan offside berhasil mengecoh Wawan sekaligus menyamakan skor. Kedudukan 2 - 2 ini bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua pertandingan tetap berjalan seru dan menarik. Kedua tim bermain terbuka serta silih berganti melakukan serangan. Pada menit ke-71 pemain Deltras asal Korea, Shin Hyun Joon kembali menciptakan harapan ketika gol cantiknya membobol gawang Arema. Ia meliuk melewati Johan Ibo sebelum menceploskan bola ke gawang lawan.
Saat pertandingan sepertinya akan dimenangkan tuan rumah, Marcio membatalkan pesta itu setelah membukukan hattrick di menit ke-90 melalui eksekusi bola mati. Tendangan bebas Marcio berhasil menerobos pagar hidup Deltras dan lagi-lagi menghunjam ke pojok gawang Wawan.
Manajer Deltras Yudha Pratama mengatakan sedikit kecewa karena di menit-menit akhir timnya lengah. Namun dari sisi permainan ia puas dengan penampilan Amos Mara dan kawan-kawan. "Saya agak kecewa karena kemenangan yang sudah di depan mata pupus akibat anak-anak kecolongan," kata Yudha.
Adapun pelatih Arema Joko Susilo bersyukur dapat mencuri poin di kandang lawan. Menurutnya, kunci kemenangan timnya ialah permainan kolektif dan pantang menyerah. "Khususnya Marcio yang bermain luar biasa," kata dia.***
* Bila ada saran, masukan, kritik atau informasi dan kasus yang ingin diangkat dan ditulis jangan segan-segan layangan email ke- akumemangcoi@yahoo.com. Jangan lupa sertakan no hp. Trims.
Deltras sempat memimpin di menit ke-15 saat Mijo Dadic mengkonversi umpan silang Wahyu Gunawan menjadi gol. Bek sayap Arema, Kery Yudino nyaris membukukan gol saat tendangan kerasnya dari luar petak penalti ditepis susah payah oleh penjaga gawang Deltras, Wawan Hendrawan. Namun Marcio yang lolos dari jebakan offside berhasil mengecoh Wawan sekaligus menyamakan skor. Kedudukan 2 - 2 ini bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua pertandingan tetap berjalan seru dan menarik. Kedua tim bermain terbuka serta silih berganti melakukan serangan. Pada menit ke-71 pemain Deltras asal Korea, Shin Hyun Joon kembali menciptakan harapan ketika gol cantiknya membobol gawang Arema. Ia meliuk melewati Johan Ibo sebelum menceploskan bola ke gawang lawan.
Saat pertandingan sepertinya akan dimenangkan tuan rumah, Marcio membatalkan pesta itu setelah membukukan hattrick di menit ke-90 melalui eksekusi bola mati. Tendangan bebas Marcio berhasil menerobos pagar hidup Deltras dan lagi-lagi menghunjam ke pojok gawang Wawan.
Manajer Deltras Yudha Pratama mengatakan sedikit kecewa karena di menit-menit akhir timnya lengah. Namun dari sisi permainan ia puas dengan penampilan Amos Mara dan kawan-kawan. "Saya agak kecewa karena kemenangan yang sudah di depan mata pupus akibat anak-anak kecolongan," kata Yudha.
Adapun pelatih Arema Joko Susilo bersyukur dapat mencuri poin di kandang lawan. Menurutnya, kunci kemenangan timnya ialah permainan kolektif dan pantang menyerah. "Khususnya Marcio yang bermain luar biasa," kata dia.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar