- "Saya menyarankan, pelatnas tidak hanya di satu tempat atau sentralisasi, namun juga di tempat-tempat yang memang mendukung pelatihan, mental dan psikologis atlet atau desentralisasi," kata Ketua Dewan Pelaksana Prima Tono Suratman, Senin (6/2/2012) di sela rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR.
Tono mencontohkan, cabang atletik yang sudah menggelar pelatnas di Surabaya (Jawa Timur) dan Pangalengan (Jawa Barat) yang disesuaikan dengan kebutuhan atlet, baik secara teknis dan strategi. "Selain itu, yang terpenting sentuhan pelatih kepada atlet," ujar Tono.
Untuk itu, induk organisasi harus memberi kesempatan kepada atlet untuk berlatih di tempat yang mendukung. Tentu saja setiap pelatih yang mendampingi atlet harus memberi laporan catatan latihan sebagai bentuk evaluasi dan pengawasan.
"Pola latihan ini berlaku untuk semua cabang yang sudah merebut tiket ke Olimpiade ataupun yang hendak mengikuti kualifikasi Olimpiade," tegas Tono. ***
* Bila ada saran, masukan, kritik atau informasi dan kasus yang ingin diangkat dan ditulis jangan segan-segan layangan email ke- akumemangcoi@yahoo.com. Jangan lupa sertakan no hp. Trims.
Tono mencontohkan, cabang atletik yang sudah menggelar pelatnas di Surabaya (Jawa Timur) dan Pangalengan (Jawa Barat) yang disesuaikan dengan kebutuhan atlet, baik secara teknis dan strategi. "Selain itu, yang terpenting sentuhan pelatih kepada atlet," ujar Tono.
Untuk itu, induk organisasi harus memberi kesempatan kepada atlet untuk berlatih di tempat yang mendukung. Tentu saja setiap pelatih yang mendampingi atlet harus memberi laporan catatan latihan sebagai bentuk evaluasi dan pengawasan.
"Pola latihan ini berlaku untuk semua cabang yang sudah merebut tiket ke Olimpiade ataupun yang hendak mengikuti kualifikasi Olimpiade," tegas Tono. ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar