COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Kamis, 29 Maret 2012

PON XVIII/2012 - KONI Jabar Siap Biayai 3 Cabor Tambahan PON

Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - KONI Jawa Barat siap memberikan bantuan anggaran yang dibutuhkan tuan rumah PON untuk mempertandingkan tiga cabang olahraga, yakni hoki, drum band, dan dansa untuk dipertandingkan di PON XVIII mendatang, jika tuan rumah Riau tidak sanggup membiayai penyelenggaraan untuk tiga cabor tersebut.
- Ketua Umum KONI Jabar, Azis Syarif, tetap menyatakan dukungannya terhadap KONI Pusat untuk mempertandingkan tiga cabor yang dipermasalahkan. Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan. Pembinaan atlet-atlet dari seluruh daerah yang sudah berlatih dan kemajuan olahraga di Indonesia yang menjadi fokus Jabar untuk tetap mendukung dipertandingkan.

“Saya tetap mendukung keputusan KONI Pusat untuk menggelar ketiga cabor tersebut.Dengan alasan pembinaan atlet-atlet dari seluruh daerah yang sudah berlatih dan harus diperjuangkan, sehingga mereka tidak menjadi korban,”ungkap Azis saat ditemui wartawan seusai rapat koordinasi harian KONI Jabar, Kamis (29/3/2012).

Azis juga membantah adanya kepentingan pribadi antara KONI Jabar dengan KONI pusat seperti yang telah diberitakan salah satu media. Dan juga bukan karena kepentingan statistik peraihan medali.

Menurutnya hal itu benar-benar murni sesuai misi dari KONI pusat untuk melakukan pembinaan seluruh cabor melalui ajang bergengsi tingkat nasional tersebut. “Ini murni masalah pembinaan para atlet, dan konsistensi KONI pusat terhadap misinya, tanpa ada kepentingan-kepentingan pribadi” tegasnya.

KONI Jabar juga menentang keras terhadap Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), yang juga mantan ketua KONI Pusat,Rita Subowo, yang menyatakan cabor yang dipertandingkan di PON nanti harus mengacu pada olimpiade, dan KONI Pusat harus meninjau ulang terkait SK tiga cabor untuk dipertandingkan.

“Jika indikatornya mengacu kepada olimpiade, banyak cabor dan atlet-atletnya yang menjadi korban.Statemen itu menjadi pemicu penolakan-penolakan, banyak yang terprofokasi dengan hal semacam itu.yang menjadi korban adalah cabor beserta atlet-atletnya yang akan bertanding, kasian kerja keras mereka yang telah berlatih,”ujar Azis.

Terkait hal itu, KONI pusat tetap akan melaksanakan apa yang sudah menjadi keputusan dari rapat nasional, musyawarah nasional dan yang telah di putuskan PTUN. Jika ada penolakan, maka seluruh pihak terkait harus melaksanakan Rakernas kembali, dan tidak melakukan pertemuan yang hasil keputusannya tidak mendapatkan izin KONI Pusatidan ilegal .

Terjadinya penolakan dari 11 KONI Daerah, KONI Jabar menilai mereka tidak konsisten terhadap Rakernas, Musornas, sidang PTUN dan pertemuan-pertemuan resmi lainnya yang ditandatangani dan disahkan seluruh KONI daerah yang hadir dan menjadi kontingen di PON ke 18 mendatang. Dengan hasil ketiga cabang olahraga yakni drum band, dansa dan hoki tetap dipertandingkan.

“Waktu pelaksanana PON mulai mepet, jangan sampai atlet yang sudah berlatih menjadi korban. Di SK-kannya ketiga cabor tersebut merupakan bentuk perhatian KONI Pusat dan penghargaanya terhadap kemajuan prestasi olahraga di Indonesia,” ungkapnya.

Dia juga menganggap, kalau akhirnya tiga cabor tidak dipertandingkan PON XVIII menjadi cacat hukum. Karena keputusan dipertandingkannya ketiga cabor tersebut sudah disetujui di Rakernas, Munas, dan juga keputusan PTUN. *** ================================================ * Bila ada saran, masukan, kritik atau informasi dan kasus yang ingin diangkat dan ditulis jangan segan-segan layangan pemikiran dan informasi Anda ke email: akumemangcoi@yahoo.com. Jangan lupa sertakan no hp. Trims. ================================================

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI