COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Sabtu, 24 Maret 2012

SENAM - Jabar Berat Menembus Benteng Kekuatan Lawan di PON

Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Tim senam Jawa Barat masih sulit untuk menembus dominasi kekuatan Jatim dan DKI Jakarta untuk bisa meraih medali emas pada
PON XVIII/2012 mendatang.
- "Sangat sulit untuk bisa meraih medali emas, namun kami akan berusaha memanfaatkan waktu tersisa menjelang PON XVIII," kata Ketua Umum Pengda Persani Jawa Barat, Etor Suwandar kemarin.

Etor menyebutkan, Jabar meloloskan 11 atlet yang akan turun di 20 nomor pertandingan baik senam ritmik maupun artistik untuk membuka peluang meraih medali hasil terbaik, sekaligus mengubur rekor buruk pada PON XVII/2008.

Pada PON XVII/2008 yang digelar di Kalimantan Timur itu, tim senam Jawa Barat hanya mampu meraih satu keping medali perunggu dari nomor alat pita putri, atas nama Cindy Diah Ayu.
"Ada perubahan komposisi atlet memang, namun jelas persaingan dan persiapan daerah lain juga tentunya sama-sama maksimal. Terlebih cabang ini menyediakan medali cukup banyak," katanya.

Selama ini, dominasi DKI Jakarta dan Jawa Timur masih berada di papan atas. Selain itu tuan rumah Riau juga memiliki atlet muda yang juga turun di ajang PON XVIII nanti.

"DKI Jakarta memiliki kekuatan di nomor senam aerobik sport, sedangkan Jatim di senam alat. Kekuatan senam nasional masih belum berubah dibandingkan empat tahun lalu," ujar Etor di gedung KONI Jabar kemarin.

Meski persaingan diantara daerah penghasil atlet senam semakin ketat, namun ia berharap masih bisa meraih hasil terbaik salah satunya yang diunggulkan pada nomor meja lompat melalui Bebby Felani yang juga atlet SEA Games XXVI/2011 lalu.

Para atlet Jabar ditangani oleh enam pelatih yang sehari-hari mendampingi latihan atlet Pelatda PON XVIII/2012 dalam latihan di Gedung
Senam Jalan Tera Kota Bandung.

Sementara itu prestasi senam Jawa Barat cukup mentereng pada tahun 1990-an dan terakhir pada PON 2000 di Surabaya, terutama pada nomor senam aerobic sport. Saat itu masih diperkuat atlet-atlet handal seperti Esther Suwito, Ficky Burky, Syarif Hidayat dan lainnya.

Selanjutnya estafet dan regenerasi dilanjutkan pada Beby Felani dan kawan-kawan yang masih menjadi andalan Jabar hingga saat ini terutama pada nomor meja lompat.
Terkait fasilitas latihan, menurut Etor pihaknya masih memaksimalkan Gedung Senam di Jalan Tera Kota Bandung. Ia berharap setelah menjadi aset Disorda Jabar, gedung itu bisa dibangun menjadi dua lantai untuk memaksimalkan latihan atlet.

Selain itu, untuk menambah ruang latihan, Pengda Persani Jabar juga telah mengajukan permohonan penggunaan fasilitas hanggar kosong milik PT Dirgantara Indonesia untuk digunakan oleh atlet Jabar.

"Sinyal penggunaan fasilitas itu sudah ada, namun masalahnya harus diperbaiki dulu. Kami masih menimbang-timbang. Mudah-mudahan saja proses renovasi dan peningkatan gedung senam di Jalan Tera bisa segera direalisasikan," kata Ketua Persani Jawa Barat itu menambahkan. *** ================================================ * Bila ada saran, masukan, kritik atau informasi dan kasus yang ingin diangkat dan ditulis jangan segan-segan layangan pemikiran dan informasi Anda ke email: akumemangcoi@yahoo.com. Jangan lupa sertakan no hp. Trims. ================================================

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI