COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Kamis, 30 Agustus 2012

PON XVIII/2012 RIAU: Izin Pakai Stadion Utama Akan Dipermasalahkan

Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -
Persiapan PON XVIII yang rencananya akan dilaksanakan pada 9 - 18 September 2012 kembali terusik. Pasalnya, pembangunan stadion utama yang ada di Pekan Baru, Riau terus menuai kontroversi.
 
Kali ini kontroversi datang dari Forum Subkon (Sub-Kontraktor) di bawah naungan tiga perusahaan kontraktor besar yaitu PT. Pembangunan Perumahan (PP), Wijaya Karya (Wika) dan Adhi Karya, yang belum mendapatkan pelunasan pembayaran pembangunan stadion utama UNRI, pekan baru.

Anggota Forum Subkon, Zulkarnain mengatakan penundaan pembayaran dari konsorsium sudah terjadi sejak November 2011. Tak heran jika Forum Subkon terlihat geram dengan hal tersebut. Mereka pun sudah mendatangi kantor pusat PP di Wisma Subianto, TB. Simatupang, Jakarta, Rabu (29/8) kemarin. Namun, pertemuan antara kedua belah pihak untuk mencari solusi pelunasan terus menemukan jalan buntu.

"Dalam pertemuan itu, Kami melihat tidak ada keseriusan menyelesaikan stadion utama UNRI dalam rangka menyukseskan PON XVIII," jelas Zulkarnain kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (30/8/2012).

Zulkarnain menuntut, apabila pelunasan tersebut tidak kunjung dilakukan, maka izin penggunaan stadion utama UNRI untuk penyelenggaraan PON XVIII, tidak akan dikeluarkan oleh Subkon. Sebab, secara hukum, ketiga konsorsium tersebut, tidak memiliki hak guna stadion utama dan secara teknis tidak dapat mengoperasikannya.

"Karena ketidakjelasan ini, kami (Subkon) yang berada dibawah PP, Wika dan Adhi akan melakukan boikot dalam penyelesaian perkerjaan PON di Riau. Itu merupakan harga mati," simpulnya

Bahkan, Zulkarnain menyatakan siap membantu pihak terkait untuk mengungkap permasalahan ini secara detail dan melaporkan kasus ini secara perdata dan pidana.

Perlu diketahui, Forum Subkon sudah berdiri sejak 1 Mei 2012, yang meliputi 12 perusahaan sub-kontraktor. Beberapa perusahaan yang belum dibayar, antara lain PT Decorindo yang menangani pengadaan kursi stadion, PT Pesky yang menangani pengadaan papan skor (scoring board) dan sound system, PT Hari Puas & Son menangani lantai cetak beton, PT Datra Internusa membangun lintasan atletik.

Ketiga perusahaan konsorsium, PP, Wika dan Adhi Karya dikabarkan baru membayarkan kewajibanya sebanyak 50 persen dari total pembayaran yang telah disepakati sebesar Rp40 miliyar.
- *** ================================================ * Bila ada saran, masukan, kritik atau informasi dan kasus yang ingin diangkat dan ditulis jangan segan-segan layangan pemikiran dan informasi Anda ke email: akumemangcoi@yahoo.com. Jangan lupa sertakan no hp. Trims. ================================================

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI