COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Selasa, 04 September 2012

PARALIMPIADE 2012 > Setelah London, David Yacob Siap Bela DKI di PON

Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA -
 Bendera Merah Putih akhirnya berkibar di ajang Paralimpiade London 2012. Petenis meja paralympic Indonesia, David Jacobs, menyudahi paceklik medali Indonesia setelah merebut perunggu. David meraih perunggi dari cabang tenis meja kelas 10.


Di perebutan tempat ketiga, atlet asal Ujung Pandang ini mengandaskan perlawanan petenis meja Spanyol, Jose Manuel Ruiz Reyes, dengan skor 3-1 (11-9, 7-11, 11-5, 11-6) di ExCel London, Ahad (2/9) waktu setempat. Keberhasilan David mempersembahkan medali perunggu menyudahi penantian Indonesia selama 16 tahun.

Kontingen NPC Indonesia kali terakhir meraih medali di ajang Paralimpiade pada edisi 1996. Sehari setelah pertandingan bersejarah itu, David terlihat rileks. Wajahnya masih tampak letih saat ditemui koresponden Metro TV Devi Trianna di dalam komples Paralympic Village, Senin (3/9) siang waktu London. Berikut kutipan wawancaranya:

Bagaimana perasaan Anda setelah berhasil meraih medali perunggu Ahad malam?

Pertama-tama saya mengucap syukur kepada Tuhan Yesus, karena ini semua atas berkat Tuhan. Perasaan saya sangat senang dan bangga bisa meraih medali perunggu pertama di ajang Paralympic London 2012 ini.

Apa arti kemenangan ini bagi Anda?

Saya mempersembahkan kemenangan ini untuk bangsa Indonesia, keluarga dan khususnya bagi teman-teman saya yang difabel itu, sehingga dengan kemenangan ini mereka bisa semakin termotivasi.

Bagaimana Anda melihat nama Anda akan tercatat sebagai atlet peraih medali pertama di Paralimpiade pertama kalinya setelah 1992?

Sangat bangga ya tentunya, tapi ini bagi saya sebagai langkah awal untuk lebih berprestasi lagi. Juga langkah awal untuk teman-teman di Indonesia agar bisa mengikuti prestasi saya atau bahkan lebih lagi demi untuk kemajuan atlet difabel di Indonesia.

Mengenai pertandingan Ahad malam, apakah memang anda sudah mengetahui pola permainan lawan Ruiz Reyes dari Spanyol?

Sebelumya saya memang sudah pernah bertemu dengan dia tahun lalu 2011 di Sheffield Open di Inggris juga. Saat itu saya kalah 3-2. Saya membayangkan kekalahan saya waktu itu dan coba evaluasi. Setelah permainan kemarin saya baru bisa menemukan pola permainan yang terbaik untuk bisa mengalahkan Ruiz Reyes Jose Manuel dari Spanyol ini.

Pada momen apa kira-kira David saat bertanding merasa bisa menang melawan Ruiz?

Pada awal pertandingan saya berusaha tampil rileks, santai, dan bisa menikmati pertandingan. Yang membuat saya yakin saat set ke-3 saat menang, dan saat set ke-4 dia kepercayaan dirinya mulai turun. Saya tambah aktif dengan terus menyerang hingga ia tertekan dan bisa menyelesaikan pertandingan 3-1.

Saya lihat dukungan keluarga Anda cukup besar dengan menjadi suporter saat bertanding. Apa arti dukungan ini buat David?

Dengan adanya orangtua, istri dan keluarga saya secara mental tentunya menjadi tambah kuat dan semangat untuk bisa berprestasi.

Ini Paralimpiade pertama bagi David. Apa pengalaman yang tak terlupakan dan mungkin ada saran dan kritik?

Sangat luar biasa ya. Di sini bagaimana mereka begitu menghargai atlet atlet difabel disini dan menghargai prestasinya. Ke depan saya ingin memperbaiki prestasi saya agar lebih baik lagi di Paralympic Rio de Janeiro.

Mungkin ada kritik atau harapan terhadap pemerintah Indonesia terhadap atlet difabel?

Saya berharap atlet-atlet difabel lebih diperhatikan dan ke depan persiapannya lebih baik, khusus untuk di event-event seperti paralympic ini. Agar nantinya atlet  yang berangkat bisa lebih banyak lagi dan lebih berprestasi.

Target ke depan atau pertandingan terdekat yang akan dijalankan David?

Saya ke depan mempersiapkan diri untuk ikut Para Games Asian dan Paralympic Rio, tapi yang terdekat akan ikut PON di Riau dan setelah itu Peparnas juga.

Ini menarik, Anda ikut di keduanya baik di PON mewakili DKI Jakarta dan juga di Peparnas. Bisa dijelaskan kenapa bisa ikut di keduanya dan sejarahnya terjun ke tenis meja?

Awalnya, sebelum terjun di para table tennis ini kan memang saya terjunnya di umum dulu. Saya lama mewakili DKI Jakarta, sejak 1997 ikut PON sampai sekarang. Untuk Peparnas malah ini yang pertama kali untuk saya.

 Anda bisa lolos kualifikasi Paralimpiade ceritanya bagaimana?

Tahun lalu saya aktif mengikuti kejuaraan di Cheko, Taiwan, Sheffield, Beijing sebagai syarat untuk mendapatkan poin tertentu, sehingga bisa lolos di Paralimpiade. Di open turnamen ini saya bisa berprestasi dan bisa lolos. Saya juga berterimakasih kepada sponsor saya sehingga bisa mengikuti open single tournament seperti ini.
- *** ================================================ * Bila ada saran, masukan, kritik atau informasi dan kasus yang ingin diangkat dan ditulis jangan segan-segan layangan pemikiran dan informasi Anda ke email: akumemangcoi@yahoo.com. Jangan lupa sertakan no hp. Trims. ================================================

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI