Sumber Asli -- C0I -
Pebiliar Jawa
Tengah Ricky Yang mendapat undangan tampil pada kejuaraan biliar
internasional "45th Annual All Japan Championship" di Amagasaki-City,
Hyogo, Jepang, 14-21 November mendatang.
Wakil Ketua Pengprov POBSI Jateng Buntat pada wartawan di Semarang, Selasa, mengatakan, ini menjadi kebangaan bagi Jateng karena Ricky Yang masih diperhitungkan di level internasional.
Pada kejuaraan tersebut, kata dia, Ricky menjadi satu-satunya pebiliar Indonesia yang diundang panitia pada event yang menjadi agenda World Pool Billiard Association. "Undangan ini berdasarkan pengumpulan poin dari berbagai kejuaraan internasional, termasuk SEA Games," katanya.
Menurut dia, pada ajang tersebut Ricky Yang langsung masuk ke stage 2 (babak utama) tanpa harus melalui babak kualifikasi. "Sekarang ini Ricky masih menjadi tumpuan tidak hanya Jateng tetapi juga Indonesia," katanya.
Ia berharap pada kejuaraan yang hanya memainkan nomor pool bola 10 tersebut semakin mengasah ketrampilan Ricky di nomor spesialisasinya. Pada event tersebut diperkirakan akan diikuti pebiliar terbaik di Eropa termasuk negara kuat di Asia Tenggara, Filipina.
Sementara itu dalam upaya menyiapkan atlet menuju PON XIX 2016 Jabar, lanjut dia, Jateng tetap akan melakukan regenerasi pemain. Selain nomor pool juga menyiapkan untuk nomor snooker, english biliard, dan carom.
Menurut dia, untuk snooker dan english biliard, Jateng memiliki atlet potensial yaitu Yoni Rahmanto yang meraih medali perunggu pada PON XVIII/2012 Riau.
Kemudian pada nomor carom, kata dia, Jateng tidak mungkin lagi mengandalkan pada Tan Kiong An yang usianya sudah tua. Kemungkinan Tan Kiong An akan dijadikan pelatih.
"Sebenarnya ada bibit biliar untuk nomor ini tetapi mereka tidak fokus. Mungkin tingkat kesulitannya banyak dan nomor ini kurang begitu populer. Kami berharap Tan Kiong An bisa menularkan ilmunya kepada atlet junior," katanya.
Wakil Ketua Pengprov POBSI Jateng Buntat pada wartawan di Semarang, Selasa, mengatakan, ini menjadi kebangaan bagi Jateng karena Ricky Yang masih diperhitungkan di level internasional.
Pada kejuaraan tersebut, kata dia, Ricky menjadi satu-satunya pebiliar Indonesia yang diundang panitia pada event yang menjadi agenda World Pool Billiard Association. "Undangan ini berdasarkan pengumpulan poin dari berbagai kejuaraan internasional, termasuk SEA Games," katanya.
Menurut dia, pada ajang tersebut Ricky Yang langsung masuk ke stage 2 (babak utama) tanpa harus melalui babak kualifikasi. "Sekarang ini Ricky masih menjadi tumpuan tidak hanya Jateng tetapi juga Indonesia," katanya.
Ia berharap pada kejuaraan yang hanya memainkan nomor pool bola 10 tersebut semakin mengasah ketrampilan Ricky di nomor spesialisasinya. Pada event tersebut diperkirakan akan diikuti pebiliar terbaik di Eropa termasuk negara kuat di Asia Tenggara, Filipina.
Sementara itu dalam upaya menyiapkan atlet menuju PON XIX 2016 Jabar, lanjut dia, Jateng tetap akan melakukan regenerasi pemain. Selain nomor pool juga menyiapkan untuk nomor snooker, english biliard, dan carom.
Menurut dia, untuk snooker dan english biliard, Jateng memiliki atlet potensial yaitu Yoni Rahmanto yang meraih medali perunggu pada PON XVIII/2012 Riau.
Kemudian pada nomor carom, kata dia, Jateng tidak mungkin lagi mengandalkan pada Tan Kiong An yang usianya sudah tua. Kemungkinan Tan Kiong An akan dijadikan pelatih.
"Sebenarnya ada bibit biliar untuk nomor ini tetapi mereka tidak fokus. Mungkin tingkat kesulitannya banyak dan nomor ini kurang begitu populer. Kami berharap Tan Kiong An bisa menularkan ilmunya kepada atlet junior," katanya.
-
***
================================================
* Bila ada saran, masukan, kritik atau informasi dan kasus yang ingin diangkat dan ditulis jangan segan-segan layangan pemikiran dan informasi Anda ke email: akumemangcoi@yahoo.com. Jangan lupa sertakan no hp. Trims.
================================================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar