Sumber Asli -- C0I -
Sebanyak
80 atlet difabel (penyandang cacat) DKI Jakarta yang memperkuat
kontingen DKI Jakarta di ajang Pekan Paragames Nasional (Peparnas) 14
Riau 2912, menerima penghargaan dari Gubernur DKI Jakarta sebesar Rp1
miliar. Seluruh atlet anggota kontingen DKI pada Peparnas yang
berlangsung 7 - 12 Oktober 2012 tersebut menerima penghargaan baik yang
meraih medali maupun tidak. Namun jumlahnya berbeda-beda sesuai prestasi
yang mereka peroleh di Riau.
Penyerahan penghargaan yang berlangsung di gedung Auditorium KONI DKI
Jumat (21/12), dilakukan oleh Sekretaris Daerah Fadjar Panjaitan
disaksikan para pejabat KONI DKI seperti Ketua Umum KONI DKI Jakarta
Winny Erwindia, Wakil Ketua Umum Kusnan Ismukanto, dan Ketua Harian Eddy
Widodo. Sementara dari jajaran pemerintahan DKI Jakarta hadir Kepala
Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadisorda) Ratiyono.
"Pada Peparnas 14 kontingen DKI Jakarta berhasil meraih 20 medali emas, 9
medali perak, dan 26 medali perunggu. DKI Jakarta berada diurutan
ketujuh dari 31 provinsi kontingen peserta," kata Ratiyono selaku
pimpinan kontingen Peparnas 14 Riau.
Ketua Umum KONI DKI Winny Erwindia menambahkan, apa yang diperoleh para
atlet difabel di ajang Peparnas tersebut merupakan hasil maksimal yang
sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Untuk itu, kepada mereka yang
berprestasi Winny mengharapkan agar dapat mempertahankan prestasinya,
sementara bagi yang belum memperoleh medali diharapkan terus berlatih
dan berlatih.
"KONI DKI bangga memiliki atlet dan pelatih yang sudah dapat memberikan
yang terbaik untuk DKI Jakarta di bidang olahraga. Tentu saja prestasi
tersebut tidak diraih dengan mudah, melainkan telah melalui persiapan
yang panjang. Karenanya jangan berhenti berlatih, tapi tetaplah
mempersiapkan diri untuk event-event berikutnya," kata Winny.
Sementara Sekretaris Daerah Fadjar Panjaitan mengatakan, prestasi yang
telah diraih atlet difabel di ajang Peparnas tidak dapat diukur dengan
uang. Tapi bagaimana mereka telah mengorbankan waktu dan tenaga untuk
mengharumkan nama DKI di arena olahraga penyandang cacat.
"Pencapaian prestasi di Peparnas jangan membuat atlet cepat puas. Tapi
teruslah berlatih untuk mencapai prestasi yang lebih baik di masa yang
akan datang," ujar Fadjar Panjaitan.

-
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar