Sumber Asli -- C0I -
Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB Forki)
berharap uji coba tim karate Indonesia proyeksi SEA Games ke-27 yang
sudah direncanakan bisa terwujud. Menurut Wakil Ketua Bidang Pembinaan
dan Prestasi PB Forki Zulkarnaen Purba, uji coba merupakan salah satu
persiapan menuju pesta olahraga se-Asia Tenggara di Myanmar, 11-22
Desember mendatang.
"Kami merencanakan enam kali uji coba ke luar negeri dan tiga kali di dalam negeri," ucap Zulkarnaen saat ditemui di Jakarta, Kamis, 23 Mei 2013. Sejauh ini baru dua kali karateka yang digembleng di pemusatan latihan nasional mengikuti uji coba, jelasnya.
Satu uji coba di Filipina pada kejuaraan Asia Championship 19-21 April 2013 dan lainnya pada kejuaraan KSAD 28 Februari-2 Maret 2013. Zulkarnaen menambahkan, pesta olahraga Islamic Solidarity Games ke-3 September mendatang menjadi arena uji coba berikutnya. Dalam kejuaraan antarnegara anggota Organisasi Konferensi Islam ini, para karateka pelatnas ditargetkan meraih dua medali emas.
"Dengan sisa waktu enam bulan ke SEA Games, kami berharap target uji coba bisa terpenuhi. Tentunya dengan bantuan pemerintah," kata Zulkarnaen. Berbeda dengan target di kejuaraan ISG, Forki belum memiliki target untuk SEA Games nanti.
Pasalnya, kata Zulkarnaen, persiapan para atlet untuk ke SEA Games belum mendapat perhatian penuh dari pemerintah. "Terutama dari sisi sarana pendukung latihan atlet," ucapnya.
Menurut dia, kebutuhan mendasar atlet saja belum didapat padahal Forki sudah mengajukan permintaan peralatan atlet sejak Januari 2013. Zulkarnaen khawatir keterbatasan sarana itu jadi menghambat pelaksanaan Pelatnas.
Pada kesempatan terpisah, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Djoko Pekik menyatakan, tak tahu persis target medali untuk cabang olahraga beladiri. "Secara keseluruhan kami menargetkan 115-147 medali untuk SEA Games nanti," ucap Djoko.

"Kami merencanakan enam kali uji coba ke luar negeri dan tiga kali di dalam negeri," ucap Zulkarnaen saat ditemui di Jakarta, Kamis, 23 Mei 2013. Sejauh ini baru dua kali karateka yang digembleng di pemusatan latihan nasional mengikuti uji coba, jelasnya.
Satu uji coba di Filipina pada kejuaraan Asia Championship 19-21 April 2013 dan lainnya pada kejuaraan KSAD 28 Februari-2 Maret 2013. Zulkarnaen menambahkan, pesta olahraga Islamic Solidarity Games ke-3 September mendatang menjadi arena uji coba berikutnya. Dalam kejuaraan antarnegara anggota Organisasi Konferensi Islam ini, para karateka pelatnas ditargetkan meraih dua medali emas.
"Dengan sisa waktu enam bulan ke SEA Games, kami berharap target uji coba bisa terpenuhi. Tentunya dengan bantuan pemerintah," kata Zulkarnaen. Berbeda dengan target di kejuaraan ISG, Forki belum memiliki target untuk SEA Games nanti.
Pasalnya, kata Zulkarnaen, persiapan para atlet untuk ke SEA Games belum mendapat perhatian penuh dari pemerintah. "Terutama dari sisi sarana pendukung latihan atlet," ucapnya.
Menurut dia, kebutuhan mendasar atlet saja belum didapat padahal Forki sudah mengajukan permintaan peralatan atlet sejak Januari 2013. Zulkarnaen khawatir keterbatasan sarana itu jadi menghambat pelaksanaan Pelatnas.
Pada kesempatan terpisah, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kemenpora, Djoko Pekik menyatakan, tak tahu persis target medali untuk cabang olahraga beladiri. "Secara keseluruhan kami menargetkan 115-147 medali untuk SEA Games nanti," ucap Djoko.
-
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar