Sumber Asli -- C0I -
Sekitar
400 lebih atlet menembak dari berbagai provinsi di Indonesia sejak
Senin (26/8) mulai berjibaku menunjukkan prestasi terbaiknya di
Kejuaraan Nasional Menembak Jakarta Anniversary XXXII/2013 yang akan
berlangsung hingga 31 Agustus mendatang. Gubernur DKI Jakarta Joko
Widodo (Jokowi) pun berharap akan lahir rekor-rekor baru dari lapangan
tempak Gelora Bung Karno, Senayan, tempat digelarnya kejuaraan ini.
"Menembak adalah salah satu cabang olahraga yang memiliki banyak nomor
pertandingan di ajang *multi-event*. Karena itu, menembak harus memberi
kontribusi medali terbanyak bagi kontingen Indonesia di berbagai ajang,
seperti SEA Games, Asian Games, maupun Olimpiade," kata Jokowi dalam
sambutan tertulisnya yang dibacakan panitia pada acara pembukaan yang
berlangsung kemarin.
Jokowi mengatakan, menembak pernah memiliki masa kejayaan ketika
petembak Lely Sampurna sangat diperhitungkan saat tampil di Olimpiade,
Asian Games, maupun SEA Games. Prestasi terbaik juga pernah
diperlihatkan Sarmunah pada SEA Games XX Brunei Darussalam 1999 dan
atlet menembak junior Diaz Kusumawardhani yang tampil di Olimpiade
London 2012.
Namun, seiring dengan meningkatnya prestasi atlet menembak dari
negara-negara ASEAN dan berkurangnya frekuensi kejuaraan nasional di
Indonesia, maka dampaknya dirasakan betul oleh atlet menembak Indonesia.
Prestasi atlet menembak Indonesia beberapa tahun terakhir ini kalah
jauh dari negara tetangga, seperti Thailand, Vietnam, maupun Malaysia.
"Kendala dan permasalahan tersebut harus segera diatasi oleh pemangku
kepentingan olahraga menembak, Kemenpora, pengprov, dan klub menembak
untuk terus meningkatkan prestasi. Saya juga meminta kepada seluruh
peserta untuk terus mengerahkan seluruh kemampuan terbaik di ajang
Kejurnas Menembak ini dan memiliki obsesi serta tekad untuk memecahkan
rekor nasional maupun SEA Games," ucap Jokowi.
Ketua Umum Pengprov Perbakin Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayu Seno, yang
membuka kejuaraan ini, juga berharap Jakarta Anniversary XXXII/2013
dapat menjadi ajang untuk meningkatkan prestasi bagi atlet junior dan
senior. Khusus bagi atlet DKI, ia berharap dapat menjadikan ajang ini
sebagai tolok ukur prestasi untuk menuju PON XIX Jawa Barat.
"Bagi atlet DKI yang berlaga di ajang ini diharapkan dapat bermain
sungguh-sungguh, sehingga hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan.
Apalagi sekarang prestasi atlet-atlet DKI agak tertinggal dari daerah
lain, di mana tidak banyak atlet menembak DKI yang memperkuat tim
nasional di berbagai ajang multi-event," kata Putut, yang juga Kapolda
Metro Jaya ini.
-->
-
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar