Sumber Asli -- C0I -
Kontingen
Lampung menilai, DKI Jakarta di bawah pimpinan duet Gubernur Joko
Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
ternyata belum siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional
(Popnas) XII. Ini terlihat dari kerja panitia yang amburadul dan
mengecewakan.
"Panitia belum siap menyelenggarakan kegiatan ini, seperti pengecekan
keabsahaan atlet yang dijadwalkan selesai 11 September ternyata molor
sampai hari ini, 12 September 2013," ujar tim aju kontingen Lampung,
Ayub, di Jakarta, Kamis malam.
Kepada Antara dia menjelaskan, hal-hal teknis semestinya dipersiapkan
dengan matang oleh panitia, sehingga tidak mengganggu kegiatan serta
dapat merugikan peserta. "Pembagian ID card atau tanda peserta
masing-masing atlet juga sangat mengecewakan, karena pembagiannya
terkesan asal-asalan sehingga dapat merugikan peserta," katanya.
Ia mencontohkan, pertandingan bola voli yang dilaksanakan Kamis (12/9)
siang tadi, peserta dari Lampung belum mendapatkan kartu tanda peserta,
padahal tanpa pengenal tersebut atlet tidak diizinkan bertanding. "Saya
harus marah-marah dulu baru bisa mendapatkan ID card tersebut, padahal
seharusnya tidak perlu demikian," ujarnya menyesalkan.
Dia menyebutkan, pelayanan transportasi juga masih terkendala oleh
pengemudi yang tidak mengetahui lokasi penginapan, sehingga peserta yang
baru tiba harus menunggu hingga beberapa jam lamanya. Padahal, kata dia
lagi, kontingen Lampung datang dalam dua tahapan dan sudah
diberitahukan sebelumnya kepada panitia, sehingga seharusnya panitia
dapat bersiap-siap terlebih dahulu, namun tetap saja pelayanannya
mengecewakan.
"Saya berharap peristiwa semacam ini tidak terjadi lagi pada hari-hari
berikutnya, apalagi pembukaan baru akan dilaksanakan pada 14 September
mendatang," kata dia pula.
Ayub juga mempertanyakan nasib atlet panahan yang menginap di Wisma
Atlet Jakarta. "Mereka tidur mengampar, tidak seperti atlet di cabang
olahraga lainnya, apakah memang ada perbedaan perlakuan," ujarnya
mempertanyakan kondisi tersebut.
Hal senada dikatakan oleh sejumlah atlet dan ofisial kontingen Lampung
lainnya, Heliandri yang mengeluhkan para atlet pelajar Lampung harus
menunggu bus untuk membawa mereka dari sekretariat Popnas menuju
penginapan."Sejak tiba Kamis malam pukul 19.22 WIB baru pada pukul 20.25
WIB diberangkatkan, karena belum tersedia kendaraan yang siap mengantar
ke penginapan," kata dia.
Padahal, ia melanjutkan, atlet perlu beristirahat agar mereka dapat
tampil maksimal saat bertanding."Kalau sebelum bertanding saja sudah
kelelahan, bagaimana mau tampil maksimal," ujarnya lagi.
-->
-
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar