COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Jumat, 19 September 2014

PERGANTIAN MANAJER BERKUDA > Menpora Harus Selamatkan Tim Indonesia

Sumber Asli -- C0I -Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo diminta mengusahakan ID Card melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI) untuk Prastiona Sumiskun demi mendukung prestasi Kontingen Indonesia pada Asian Games Incheon, Korsel, 19 September hingga 4 Oktober 2014.

    "Menpora jangan lepas tangan dan harus bertanggung jawab. Prastiono Sumiskun harus diberikan ID Card. Kehadiran Sumiskun sangat dibutuhkan atlet Equestrian Indonesia," kata Anggota Divisi Atlet dan Kelembagaan Indonesian Olimpian Association (IOA) Silvia Christina di Jakarta, Kamis (18/9).
    Menurut anggota Tim Monitoring Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), terlalu riskan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menggantikan posisi Prastiana Sumiskun dengan Asyik yang menjabat Koordinator Cabang Olahraga Akurasi Satlak Prima.
    "Saya kenal baik dengan pak Asyik yang berasal dari cabang atletik. Tetapi, kalau berbicara masalah Equestrian Prastiana Sumiskun lah ahlinya. Jadi, terlalu riskan kalau tidak melibatkannya untuk mendampingi atlet Equestrian Indonesia selama berlomba di Asian Games 2014," tegasnya.
    Menurut atlet anggar peraih dua medali perunggu dan 1 perak Asian Games Beijing 1990 ini penempatan Manajer Tim yang menguasai Equestrian sangat penting dalam upaya mengantisipasi jika atlet Indonesia dirugikan. "Kasihan kan kalau sampai terjadi atlet Indonesia sampai dirugikan sementara Manajer Tim tidak menguasai peraturan perlombaan," tandasnya.  
    Sementara itu, Menpora Roy Suryo yang dikonfirmasi mengatakan hanya menyerahkan kasus pergantian Manajer Tim Equestrian kepada Komandan Kontingen Indonesia, Suwarno.
"Sudah ada CDM (Chief de Mission) Suwarno yang memimpin rombongan Asian Games 2014, jadi tidak perlu sebentar-sebentar masalah ditangani Pemerintah langsung," kata Roy Suryo menjawab pertanyaan kasus pergantian tersebul melalui BBM, Kamis (18/9).
    Dalam hal ini, Roy sempat mengaku kasihan terhadap atlet-atlet Indonesia jika berbagai persoalan yang terjadim. "Kalau begini terus, sebaiknya sampaikan saja ke publik apa adanya saja, biar masyarakat yg menilainya. Sementara saya akan tertibkan dari Kemenpora," katanya.
    Posisi Manajer Tim Equestrian yang menguasai peraturan sangat penting. Pasalnya, Indonesia pernah dirugikan pada Asian Games Qatar 2006.
    Hal itu dialami atlet Equestrian andalan Indonesia Adi Prastiono yang gagal meraih perunggu nomor Eventing. Dia didiskualifikasi akibat protes Tim Equestrian India masalah sepatu.
    "Adi Prastiono yang sudah dinyatakan meraih perunggu terkena diskualifikasi akibat protes Tim India masalah sepatu yang digunakan. Kalau waktu itu kubu Indonesia ngotot pasti medali itu tidak hilang apalagi dalam peraturan pertandingan yang ada masih membenarkan penggunaan sepatu tersebut," kata Prastiana Sumiskun.
    Terbitnya Surat Keputusan (SK) KOI bernomor 014/KE-KOI/IX/2014 yang ditandatangani Ketua Umum KOI Rita Subowo yang menggeser posisi Prasetiana Sumiskun sebagai Manajer Tim Equestrian bertentangan dengan SK Ketua Dewan Pelaksana Prima Tono Suratman yang mengusulkan nama Prastiana Sumiskun.
- ***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI