Sumber Asli -- C0I -Luar biasa perjuangan atlet difable Indonesia. Sehari menjelang penutupan Asian Paragames 2014 yang akan digelar di Munhak Stadium Inçheon, Korea Selatan (Korsel), Jumat (24/10), lagu kebanggaan Indonesia Raya sebanyak lima kali berkumandang.
Raihan lima medali emas itu langsung mengangkat posisi Indonesia. Posisi Indonesia yang semula di peringkat ke-12 menyodok ke peringkat kesembilan dengan perolehan 9 emas, 9 perak, dan 16 perunggu.
Kelima medali emas yang diperoleh kontingen Merah Putih, Kamis (23/10) berasal dari cabang bulutangkis empat emas dan satu emas dari cabang renang.
Medali emas pertama cabang bulutangkis diraih Fredy Setiawan di nomor tunggal putra SL 4 setelah meraih kemenangan straight set 22-20, 21-18 atas Tarun (India).
"Saya senang dan bangga. Baru pertama tampil bisa meraih medali emas," kata pebulutangkis asal Solo ini kepada wartawan Suara Karya Azhari Nasution di Gyeyang Asiad Main Stadium.
Ukun Rukaendi menambah pundi-pundi emas, kali ini dari nomor tunggal SL 3 setelah menang atas Manoj Sarkar, juga dari India, 21-14, 21-15. "Saya puas bisa mengalahkan Sarkar yang juga runner up kejuaraan dunia. Ini merupakan buah dari kerja keras dengan menjalani latihan serius," kata Ukun yang juga Ketua NPC Tasikmalaya.
Emas ketiga diraih dari nomor ganda campuran SL 3,4 / SU 5, Fredy Setiawan/Leani Ratri Oktila menang 21-14, 21-15 dari Raj Kumar/Parul Dalsukbhai Parmar (India). Ini merupkan emas kedua bagi Fredy.
Medali emas keempat datang dari pasangan ganda putra SL 3-4 Hary Susanto/Ukun Rukaendi yang memenangi duel dengan sesama atlet Indonesia Dwiyoko/Fredy Setiawan 21-15, 21-13. Sama dengan Fredy, Ukun juga meraih dua emas.
"Alhamdulillah, saya bisa mengulang sukses Asian Paragames Guangzhou 2014 dengan meraih emas," kata Hary Susanto.
Dari kolam renang Munhak Park Tae-hwan Aquatic Centre, Mulyana kembali berjaya dengan merebut medali emas di nomor 50M Gaya Kupu-kupu. Perenang yang ditempa alam ini mencatat waktu 38,44 detik.
Sementara itu, Wakil Ketua Chief de Mission (CDM), Tunas Dwidarto yang hadir menyaksikan pertandingan final hingga penyerahan medali mengaku bersyukur kontingen Indonesia sudah bisa meraih 9 emas pada Asian Paragames Incheon 2014.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari perjuangan keras atlet dan persiapan latihan selama tiga bulan penuh," kata Tunas yang sukses membawa Indonesia merebut gelar juara umum pada ASEAN Paragames Myanmar 2013.
Hasil ini memang mengejutkan. Pada Asian Paragames Guangzhou, China 2010, Indonesia hanya membawa 1 emas, 4 perak dan 1 perunggu. Satu-satunya emas tersebut disumbangkan pebulutangkis asal Jawa Barat, Hary Setiawan dan Trihono. ***
HASIL PEROLEHAN MEDALI
No. Negara. Emas. Perak Perunggu
1. China 156 93 44
2. Korsel. 67. 53. 72
3. Jepang. 37. 44. 55
4. Iran. 35. 48 28
5. Uzbekistan. 21. 4. 3
6. Thailand. 17. 34. 42
7. Malaysia. 14. 20. 25
8. Hongkong. 9. 14. 8
9. Indonesia. 9. 9. 17
-
***
=========
Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui:
BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317
BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7
=========

Tidak ada komentar:
Posting Komentar