Sumber Asli -- C0I - Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) sangat mengapresiasi
pelaksanaan Kejuaraan Nasional Tenis Meja Junior Kelompok Umur yang berlangsung dari tanggal 10 – 13 Desember 2015 di Gedung Olahraga
PTMSI Jawa Timur, Surabaya.
Kejurnas ini menjadi wujud implementasi
dari program kerja yang telah disusun dan disepakati bersama.
Demikian dikemukakan oleh Ketua
Bidang Pembinaan Prestasi PB PTMSI, Robert Hermawan dalam sambutannya saat
membuka Kejurnas, Jumat (11/12). Dia melanjutkan, Kejuaraan Nasional ini
menambah kesinambungan agenda penting PB PTMSI setelah bulan lalu sukses
mengadakan Rapet Kerja Nasional dan Kejuaraan Nasional Pra Kualifikasi Pekan
Olahraga Nasional (Pra PON) di Bandung, Jawa Barat.
“Selanjutanya kami berharap,
setelah Kejuaraan Nasional ini berbagai agenda yang telah disusun dan ditetap
pada Rakernas yang lalu bisa terlaksana dengan sukses sehingga bisa mempercepat
terwujudnya target membangkitkan kembali kejayaan olahraga tenis meja Indonesia
di tingkat regional, Asia dan dunia,” kata Robert.
Disebutkan,
dalam konteks perjalanan ke depan, terutama dalam mempersiapkan para pemain
andalan Indonesia,
Kejuaraan Nasional Junior yang mempertandingkan kategori pemula, kadet dan
junior ini memiliki arti penting. Dari sinilah diharapkan lahir para pemain
berkualitas sebagai pondasi regenerasi dalam proses pembinaan prestasi. Untuk
itu kami berharap para pemain, pelatih dan pembinan tenis meja dari seluruh
Tanah Air bisa memanfaatkan ajang ini dengan sungguh-sungguh untuk meraih
prestasi maksimal dan terbaik.
“PB PTMSI
akan terus berupaya sekuat tenaga untuk melaksanakan program pembinaan
berjenjang dan berkesinambungan sehingga mata rantai prestasi antara tingkat
junior dan senior tidak terputus. Demikian juga penyebaran dan pemerataan
prestasi di seluruh negeri bisa dikembangkan dan ditingkatkan sehingga peta
kekuatan tenis meja nasional menjadi makin lebar dan berkualitas. Dengan semikian
tenis meja akan selalu siap dalam mengharumkan nama bangsa dan negara baik di tingkat SEA Games, Asian Games dan bahkan
Olimpiade,” ujarnya.
Dalam tiga
tahun ke depan Indonesia
sudah harus bersiap untuk menghadapi Olimpiade Rio De Janeiro Brasil Tahun 2016,
SEA Games Malaysia Tahun 2017 dan menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Tenis
meja tentu tidak boleh ketinggalan untuk memberikan sumbangsih prestasi dalam
berbagai multievent tersebut. Terutama saat Asian Games 2018 yang akan
dilaksanakan di Jakarta dan Palembang. PB PTMSI berharap ada pemain dari
Kejaraan Nasional ini akan tampil di Asian Games 2018.
Sementara
itu Ketua Umum Pengurus Provinsi
Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pengprov PTMSI) Jawa Timur Dr H Marzuki
Rofii meminta para atlet muda tenis meja di Tanah Air tidak terpengaruh oleh
masalah apa pun termasuk soal organisasi tenis meja nasional. Semua diharapkan
konsentrasi mengejar prestasi yang terbaik untuk mengangkat tenis meja Indonesia ke jenjang Asia Tenggara, Asia dan bahkan dunia.
“Konsentrasilah
pada prestasi. Kalian yang masih muda-muda harus mampu membawa tenis meja Indonesia
kembali berjaya. Jangan pikirkan yang lain. Tetaplah bersatu demi Indonesia,”
ujar Marzuki.
Tokoh
pendidikan yang memiliki jaringan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes)
Nusantara itu menyatakan, PTMSI Jatim kini konsentrasi untuk membina pemain
untuk membela daerah dan Indonesia.
“Kami ingin Jatim tidak pernah surut membela Indonesia dengan prestasi yang
terus meningkat. Karena itu kami melakukan pembinaan yang berkesinambungan,”
ujat Marzuki yang juga Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas.
Disebutkan, Kejurnas
diikuti oleh 180 pemain dari 14 daerah di Indonesia. Kejurnas
mempertandingkan kategori pemula, kadet dan junior.
-
***
=========
Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui:
BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317
BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7
=========
Tidak ada komentar:
Posting Komentar