Sumber Asli -- C0I - Kalimantan Timur menjadi satu-satunya daerah luar Pulau Jawa
yang mampu meraih gelar pada Kejuaraan Nasional Kelompok Umur Tenis Meja di
Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (12/12). Keberhasilan Kaltim menembus dominasi Jawa
ditentukan oleh sukses M Zahru Nailupar menjuarai tunggal putra kelompok
junior.
Dalam
partai final di Gedung Olahraga Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI)
Jatim, Jalan Kertajaya, Surabaya,
Zahtu memupuskan harapan Jatim, Ardha. Lewat prtarungan ketat lima set, Zahru menundukkan Ardha 3-2 (11-6,
9-11, 6-11, 11-9, 11-7).
“Saya
gembira bisa juara nasional. Ini merupakan pembalasan saya pada Ardha yang
mengalahkan saya di Popnas. Namun saya belum puas karena saya ingin juara
nasional senior dan bisa memperkuat tim nasional,” ujar Zahru.
Pelatih
Kaltim, Deddy Dacosata juga menyatakan gembira karena Zahru memang ditargetkan
untuk juara pada Kejurnas ini. Sebagai pemain inti Pekan Olahraga Nasional
(PON) Klatim, Zahru memang diuji untuk juara di kejurnas junior.
“Sebagai
pemain PON dia memang saya targetkan juara. Bagaimana kalau di junior tidak
juara nanti bisa bersaing di PON yang akan diikuti pemain senior. Jadi ini
modal bagus Zahru ke PON,” ucap Deddy yang mantan pemain nasional itu.
Juara
kategori lainnya dalam Kejurnas yang mempertandingkan tunggal putra dan putri kelompok
pemula, kadet dan junior itu diraih pemain-pemain Pulau Jawa. Tuan rumah Jatim
merebut dua gelar, Jawa Barat juga dua gelar dan DKI Jakarta satu gelar. Dalam
persaingan nomor perseorangan ini, Jatim masih yang terbaik karena unggul dalam
perolehan medali perak atas Jabar.
“Meskipun
menjadi tuan rumah, Jatim tidak ingin memaksakan diri untuk juara umum. Semuanya
kami biarkan berjalan sesuai dengan semangat olahraga. Fair play dan
mengutamakan persahabatan. Kiata harus bersatu kalau ingin mengangkat prestasi
tenis meja nasional,” ujar Ketua Pengurus Provinsi PTMSI Jatim, Marzuki Rofii.
Dua
gelar Jatim dipersembahkan oleh Siti Aminah di pemula putri dan Gustian di
junior putri. Siti berjaya setelah di final mengalahkan rekan sedaerahnya, Dwi
Okta 3-2 (11-9, 6-11, 14-16, 11-8, 11-8). Sedangkan Gustian menaklukan Winda
(Kaltim) 3-0 (11-8, 11-6, 11-9).
Jabar
menyabet gelar melalui Andre Kristian Guanaya di pemula putra dan Alda Rahayu
Chandra di kadet putri. Andre di final mengalahkan Hafid (Jatim) 3-1 (11-6,
6-11, 11-2, 11-9). Alda juga menundukkan andalan Jatim, Eka Asa 3-2 (11-8,
8-11, 11-8, 7-11, 11-6).
DKI Jakarta
meraih satu-satunya gelar di kadet putra lewat Fernando Palar. Dalam final
antarpemain Jakarta,
Fernando menghentikan perlawanan Irian Sumarta 3-0 (11-7, 11-5, 11-7).
Setelah menyelesaikan
nomor perseorangan, Sabtu, Kejurnas akan dilanjutkan dengan pertandingan
beregu. Nomor ini akan digelar Minggu (13/12). Sebanyak 14 daerah ambil bagian
dalam nomor beregu ini.
-
***
=========
Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui:
BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317
BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7
=========
Tidak ada komentar:
Posting Komentar