COIGA BARU

Menu

Menu1

Jumat, 22 Juli 2016

Menyerah Tidak Bisa Bantu Dana Rio Haryanto, Ambisi Besar Menpora Imam Nahrawi Gagal Total

Sumber Asli -- C0I - Ambisi besar Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi untuk mengorbitkan pebalap asal Solo, Jawa Tengah, Rio Haryanto sebagai andalan Indonesia di arena formula one (F1) gagal total. Imam Nahrawi sendiri mengibarkan bendera putih tanda menyerah karena tidak bisa membantu pendanaan Rio untuk melanjutkan kiprahnya di ajang jet darat dunia itu secara lengkap musim ini. Akhirnya, dengan mengatasnamakan pemerintah, Imam Nahrawi hanya bisa melontarkan permintaan maaf.


             “Semua sudah kita lalui. Akhirnya pemerintah hari ini menyampaikan permohonan maaf belum bisa membantu lebih banyak lagi bagi Rio,” ucap Imam Nahrawi setelah memberikan pembekalan dan pengukuhan kader Pemuda Anti Narkoba di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (22/7/2016).
            Dengan menyerahnya Menpora maka Rio pun kini terancam tak bisa melanjutkan aksinya di F1 sampai musim 2016 berakhir. Tentu hal ini bisa mencoreng nama Indonesia di mata dunia internasional. Padahal ajang F1 menjadi tempat bergengsi untuk mempromosikan nama bangsa dan negara. Seperti yang dilakukan Malaysia dan Singapura dengan serius menjadi tuan rumah grand prix F1 dan juga menyesponsori tim yang berlaga.
            Jelas langkah Menpora sebagai wakil pemerintah mengorbitkan Rio perlu dihargai. Namun sayang langkah itu tidak dilakukan secara terprogram dan matang sehingga mengalami nasib seperti ini. Ada kesan Imam Nahrawi terlalu tergesa-gesa dalam melangkah. Selain itu Imam juga seperti ingin menjadi pahlawan sendiri sehingga tidak berkoordinasi secara matang lebih awal dengan kementrian lainnya yang berpeluang bisa mendukung Rio.
            Selain itu keputusan Imam mendukung Rio juga mendapat kritikan dari berbagai pihak karena pebalap F1 merupakan atlet profesional. Sebagai atlet profesional, Rio tidak seharusnya mendapat perlakuan istimewa dari pemerintah (Menpora). Apalagi kemudian ikut turun tangan sendiri bertindak ala promotor.
            Bahkan tindakan Imam itu membuat kecaman dari pelaku olahraga amatir. Imam disebut sudah membuat iri karena menganaktirikan pelaku olahraga amatir yang sudah jelas-jelas memberikan kontribusi mengharumkan nama dan bangsa di ajang internasional baik melalui SEA Games, Asian Games, Olimpiade dan kejuaraan bertaraf internasional lainnya.
            Sebagai wakil pemerintah yang mendapat kekuasaan luar biasa dari Undang Undang Sistem Keolahragaan Nasional (UUSKN) Nomor 3 Tahun 2005 dalam pembinaan olahraga nasional, sudah seharusnya Menpora Imam Nahrawi konsentrasi membantu dan memprioritaskan cabang-cabang andalan Indonesia. Namun itu justru tidak dilakukan secara serius sehingga prestasi olahraga Indonesia terus mengalami kemerosotan.
            Dalam persiapan menuju Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil, yang akan berlangsung Agustus mendatang, persiapan Kontingen Merah Putih menghadapi berbagai kendala. Uang saku dan peralatan atlet tersendat. Kemudian dana pemberangkatan kontingen juga sempat dikeluhkan pimpinan kontingen karena tidak bisa ditanggung penuh oleh Menpora.
            Kemudian untuk persiapan menghadapi Asian Games 2018 saat Indonesia menjadi tuan rumah, peran Menpora di bawah pimpinan Imam Nahrawi juga belum terlihat secara jelas. Penentuan cabang dan tempat pertandingan antara Jakarta dan Palembang sempat menimbulkan tarik ulur. Seharusnya ini tidak terjadi kalau Imam Nahrawi mengetahui posisi Kemenpora dalam kancah olahraga Indonesia sesuai dengan UUSKN.
            Kalau Menpora tidak mengerti posisi dan tugasnya  maka ke depan bukan hanya Rio yang menjadi korban. Olahraga Indonesia juga akan tambah hancur. Haruskah ini terjadi dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang mendengung-dengungkan Revolusi Mental. ***

***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA