![]() |
| Menpora Imam Nahrawi melambaikan tangan |
Sumber Asli -- C0I - JAKARTA: Menteri
Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi dikabarkan mundur usai bertemu
Presiden Joko Widodo di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (30/4/2019). Tentu
saja hal ini membuat geger Kementrian Pemuda Dan Olahraga (Kemenpora) dan juga
pihak Istana serta Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Kabar mundurnya
Imam mencuat usai dia bertemu dengan Presiden. Apalagi pertemuan itu terjadi
setelah Imam menjadi saksi di Pengadilan Tipikor atas kasus suap dana hibah
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang menyeret asisten pribadinya di
Kemenpora Miftahul Ulum. Pada sidang itu Imam sempat mendapat tegoran
dari Hakim dengan disebut sama sekali tidak peduli dengan uang negara yang sudah banyak hilang.
Seusai menghadap Jokowi, Imam tampak terburu-buru memasuki
mobil saat diburu awak media. Namun,
saat dikonfirmasi para pewarta mengenai kedatangannya di Istana, Imam mengakui
hanya ingin bersilaturahmi dengan kepala negara. 'Silaturahmi," singkat
Imam sembari langsung menaiki mobil dan menutup pintu mobil
Kemenpora pun
geger mendengar kabar itu. Lembaga ini membantah
kabar yang menyebutkan Imam Nahrawi akan mengundurkan diri dari jabatannya
sebagai Menpora Selasa malam.
Kabar tersebut
telah dikonfirmasi dan dibantah secara langsung oleh Sekretaris Menpora Gatot
Dewa Broto. "Tidak. Kabar itu sama sekali tidak benar. Tidak ada info
seperti itu," kata Gatot melalui pesan singkat yang diterima Antara di
Jakarta, Selasa malam.
Pihak Istana juga ikut memberikan bantahan. Juru Bicara
Kepresidenan Johan Budi SP saat dikonfirmasi Suara.com mengakui, hingga Selasa
malam belum ada informasi atau surat
pengunduran diri Imam Nahrawi.
"Belum ada
informasi atau surat Menpora mundur dari kabinet," ujar Johan saat
dikonfirmasi Suara.com, Selasa malam.
Imam Nahrawi sendiri
menepis isu yang menyatakan dirinya mengundurkan diri dari jabatan Menteri
Pemuda dan Olahraga (Menpora). Pesan berantai yang menyebutkan Imam akan
mundur dipastikan hoax.
"Wah, itu berita hoax," kata Imam Nahrawi kepada
detikcom, Selasa (30/4/2019).
Imam juga mengaku baru mengetahui mengenai pesan broadcast
yang menyebut kehadirannya ke Istana sore ini untuk menyampaikan permohonan pengunduran
diri kepada Presiden Jokowi. "Wah, saya kok baru dengar," ujar Imam.
Bantahan mengenai isu Imam mundur juga sebelumnya
disampaikan oleh Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding. Karding juga menyebut
kedatangan Imam ke Istana untuk melaporkan agenda SEA Games.
"Mas Imam ke Istana melaporkan soal rencana SEA Games
2019 di Filipina, itu saja," ujar Karding saat dimintai konfirmasi. ***
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar