C0I - JAKARTA : Ternyata Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PB PGSI) belum memiliki rencana strategi (Renstra) jangka pendek, menengah dan panjang. Inilah yang dinilai Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PGSI Kalimantan Selatan (Kalsel), Agus Febrianto sebagai biang tidak tampilnya tim gulat Indonesia pada SEA Games Manila 2019.
"Sudah saatnya PB PGSI menyusun Renstra jangka pendek, menengah dan panjang sehingga kegagalan tampil di Manila tidak terulang kembali dan menjadikan gulat sebagai cabor yang bisa diandalkan saat memperkuat Kontingen Indonesia di SEA Games," kata Agus Febrianto yang dihubungi melalui WhatsApp, Rabu (17/6/2020)
Tidak tampilnya Tim Gulat Indonesia pada SEA Games Manila 2019 jadi preseden buruk. Padahal, cabang olahraga (cabor) gulat menjadi tambang emas bagi Kontingen Indonesia yang tidak pernah absen pada setiap pelaksanaan pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara.
Melalui Renstra yang disusun dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas), kata Agus Febrianto yang juga mantan Wakil Ketua Umum PB PGSI, bisa dilakulan evaluasi tentang kegagalan dan menyusun program dalam rangka meningkatkan prestasi gulat Indonesia ke jenjang yang lebih tinggi lagi.
Lantas apa yang perlu dilakukan PB PGSI pimpinan Trimedya Panjaitan? Agus menjawab, "PB PGSI harus menjadi jembatan bagi Pengprov PGSI se-Indonesia dalam membuat program event nasional dan juga menjadi jembatan bagi pegulat daerah yang akan diterjunkan pada ajang multi event maupun single event internasional."
Berbicara masalah pandemi Covid 19, kata Agus Febriyanto, memang seluruh cabor terhenti menjalani program latihan. Namun, dia menyebut Pengprov PGSI tetap menjalankan program latihan untuk menjaga stamina pegulat. "Gulat itu cabor olahraga kontak fisik. Jadi, kita hanya menjalankan program latihan untuk mempertahankan kondisi fisik saja dan tak ada latihan teknik sesuai dengan protokol kesehatan," jelasnya.
Secara terpisah, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PGSI, Gusti Randa mengatakan pihaknya dalam waktu dekat akan menyusun program latihan gulat sesuai protokol kesehatan. "Ya, kita baru akan menyusun program latihan sesuai protokol kesehatan," katanya. *** ***
COI (Cinta Olahraga Indonesia) Pers memproklamirkan diri menjadi satu-satunya media online yang hanya menyajikan berita Olahraga Indonesia sejak tahun 2010
Pencarian
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com
TERPOPULER COI
-
Sumber Asli -- C0I - Menjuarai tiga turnamen bergengsi tahun ini, ganda putra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan menjadi senjata Indonesia ...
-
Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Persiba Balikpapan tidak menganggap masalah internal yang sedang dialami Deltras Sidoarjo akan me...
-
Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Jakarta - Perolehan medali Indonesia seret di ajang Asian Games XVI Guangzhou dan belum satu atl...
-
Sumber Asli -- C0I - Dua kali turun di dua turnamen awal tahun ini, dua kali itu pula Simon Santoso gagal. Gagal memenuhi tuntutan targ...
-
Sumber Asli -- CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Jayapura - Persiwa Wamena dihadapkan pada persoalan pelik menjelang empat laga tandang mereka pad...
-
Sumber Asli -- C0I - Anggota Komite Eksekutif (Exco) FIFA Prince Ali bin Al Hussein mengungkapkan kekecewaannya atas kekisruhan persep...
-
CINTA OLAHRAGA INDONESIA - Medan - Pebulutangkis Taufik Hidayat, peraih medali emas Olimpiade 2004, berharap melalui kegiataan "Milo S...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar