COIGA BARU

Menu1

Pencarian

Senin, 15 Maret 2021

Kolaborasi KONI Pusat - LPDUK - Jakpro, Prestasi Gemilang Tidak Bisa Dengan Jalan Sendiri-sendiri



C0I - JAKARTA: Penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antara Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Lembaga Pengelolaan Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) diharapkan mampu menjadi model sinergitas pengembangan industri dan  pembinaan prestasi olahraga Indonesia. Pola ini bisa diterapkan di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Tanah Air untuk menunju prestasi yang gemilang. 

Acara penandatanganan dilaksanakan di  Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (15/3/2021). Selain Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman dalam acara itu hadir juga Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Samsudin, Staf  Khusus Kemenpora M Nigara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Plt Direktur LPDUK Firtian Judiswandarta, Direktur Jakpro Muhammad Taufiqurrachman, Ketua Umum KONI DKI Jakarta Laksma (Purn) Djmahuron P Wibowo, Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga DKI Jakarta Ahmad Firdaus dan Wakil Walikota Jakarta Timur Hendra Hidayat. 

Pada hari dan tempat yang sama juga dilakukan peluncuran produk Patriot sebagai official apparel & merchandise Pekan Olahraga Nasional (PON) XX  Papua tahun 2021 dan Smart Card BNI (Tap Cash) edisi Olahraga untuk masyarakat olahraga prestasi. 

Dalam sambutannya Marciano Norman mengemukakan, sinergitas ini bermakna sangat penting dan strategis untuk pembangunan industri olahraga dan peningkatan prestasi olahraga nasional karena sebenarnya Indonesia memiliki banyak hal, kuat namun masih jalan sendiri-sendiri. Industri olahraga yang maju sangat penting karena dapat mengantarkan pada prestasi yang gemilang. “Industri olahraga diharapkan berdampak pada peningkatan prestasi olahraga nasional,” kata Marciano Norman. 

Dia  berharap agar konsep kerja sama yang dilakukan KONI Pusat ini juga dilakukan di daerah lainnya agar pembinaan olahraga prestasi dapat berjalan dengan sinergi antar lembaga. “Alangkah baiknya jika ini menjadi contoh bagi provinsi lain, kabupaten/kota lain agar aset-aset dapat dimanfaatkan untuk olahraga,” ujar Marciano. 

Atas kerja sama yang telah terjalin, Marciano mengucapkan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta karena telah memberikan izin kepada Jakpro untuk bekerja sama dengan KONI Pusat dan LPDUK. Darin kerja sama ini diharapkan venue olahraga yang dimiliki Jakpro dapat bermanfaat untuk kegiatan pembinaan olahraga prestasi sehingga seluruh pihak yang bekerja sama mendapatkan manfaat. 

KONI Pusat berharap pembinaan atlet yang baik sehingga menghasilkan atlet berprestasi, Jakpro dapat optimalkan fungsi venue yang dimilikinya dan LPDUK mendapatkan manfaat dari kegiatan olahraga. “Sinergitas kita akan sangat bermakna bagi peningkatan olahraga masa mendatang,” ujar Marciano yang percaya akan masa depan olahraga prestasi yang baik. 

Mantan Kepala BIN itu mengatakan, sesuai dengan visi menuju kemandirian, KONI Pusat perlu mengembangkan sport industry yang menjadi salah satu tema Hari Olahraga Nasional (Haornas) Tahun 2020 yang dicanangkan Menpora, di samping Sport Science dan Sport Tourism. Untuk itulah KONI Pusat terus berupaya memajukan industri olahraga Tanah Air. 

Sementara itu Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria mendukung sinergitas pembangunan industri dan prestasi olahraga. “Kita sangat mendukung kolaborasi positif dalam mendukung prestasi olahraga,” kata Riza. 

Ditegaskan, jangan sampai tempat yang megah, sudah baik ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan olahraga.  “Venue dan tempat-tempat lain di Jakarta agar kita manfaatkan dengan baik,” ujarnya. 

Kolaborasi antara KONI Pusat, LPDUK dan Jakpro selanjutnya diwujudkan dengan  menyelenggarakan kompetisi Futsal tingkat nasional. Kompetisi Futsal yang tertuang dalam perjanjian kerja sama ketiga lembaga berjudul ‘Kejuaraan Futsal Nasional Piala KONI’. “Ke depan akan digunakan lokasi penyelenggaraan futsal nasional,” kata Direktur Operasional Jakpro M Taufiqurrachman menyebut lokasi velodrome. 

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur LPDUK, Firtian Judiswandarta menjelaskan, sinergitas membangun industry dan prestasi olahraga tidak hanya berhenti sampai kegiatan menggelar kejuaraan futsal.  Menyadari besarnya potensi pasar, ia juga menyinggung rencana mengembangkan Sport Tourism bersama KONI Pusat. “Banyak peluang usaha yang dapat kita kelola di Indonesia,” tandasnya.   

Peluncuran produk Patriot sebagai official apparel & merchandise Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua berangkat dari pemikiran KONI Pusat  tentang besarnya potensi pasar Tanah Air harus bermanfaat bagi produsen lokal. Kualitas produk lokal dengan impor juga kompetitif saat ini. Selain itu, dengan menggunakan produk lokal maka manfaat industri olahraga akan dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat Indonesia. 

Upaya memajukan industri olahraga lokal juga dilakukan KONI Pusat bersama BNI. Smard Card BNI (Tap Cash) diluncurkan sebagai uang digital yang menjadi prioritas di masa Pandemi Covid-19 dan juga kartu identitas. Ke depan, Smard Card tersebut diharapkan menjadi kartu identitas Pengurus KONI serta induk cabang olahraga mulai tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota dan juga pecinta olahraga. ***

Berita Anda ingin dimuat di COI*Press atau Media Nasional dan Daerah di Indonesia? Silakan kirim release atau hubungi kami di 087783358784 atau e-mail: aagwaa@yahoo.com. Kami memiliki jaringan kuat dengan media terakreditasi baik cetak, online, radio maupun televisi. ***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 087783358784 atau email ke aagwaa@yahoo.com

TERPOPULER COI