COIPers.com
- Randa Riandesta menambah perbendaharaan medali emas Kontingen Indonesia
menjadi 86 keping melalui cabang olahraga gulat di kelas 79 kg gaya bebas putra
SEA Games XXXII Tahun 2023 Kamboja. Bagi gulat sendiri ini menjadi emas yang
ke-6 sehingga mecatat sukses besar dibandingkan SEA Games dua tahun lalu di
Vietnam yang belum berhasil mendulang emas.
Pegulat Randa Riandesta meraih medali emas kelas 79 kg gaya bebas putra yang merupakan emas ke-6 bagi cabang olahraga gulat pada SEA Games Tahun 2023 Kamboja, Selasa
Emas
diraih Randa Riandesta setelah menaklukkan wakil Singapura Weng Luen Gary Chow
pada partai terakhir dengan skor 2-1 di Chroy Changvar Convention Centre, Phnom
Penh, Selasa (16/5/2023).
Sebelumnya
Randa juga mengalahkan atlet tuan rumah Kamboja Ol Saoheng dengan skor 4-0.
Kemenangan
demi kemenangan itu mengantar Randa menjadi yang terkuat di kelas 79 kg setelah
tidak terkalahkan dalan pertandingan yang berlangsung dengan sistem setengah
kompetisi.
Pada
hari ini, gulat juga menyumbang perak melalui Hamka yang turun di kelas 65kg
putra gaya bebas dan Zainal Abidin yang turun pada divisi 61kg gaya bebas
putra.
Secara
keseluruhan, cabang olahraga gulat telah menyumbang 6 emas, 6 perak, dan 2
perunggu. Hasil ini melebihi target dari yang dicanangkan yakni dengan 2 emas,
3 perak, 4 perunggu.
Selain
Randa Riandesta, emas juga berhasil diraih atlet Indonesia yang turun di gaya
Yunani-Romawi yakni Suparmanto (63kg), Muhammad Aliansyah (67kg), Andika
Sulaeman (77kg), Lulut Gilang Saputra (87kg), dan Mutiara Ayuningtyas yang
turun pada kelas 53kg gaya bebas putri.
"Kami
sudah over 300 persen dari target. Semua pegulat yang bersaing di Kamboja yakni
berjumlah 14 atlet berhasil mendulang medali dan enam di antaranya adalah
emas," kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh
Indonesia (PP PGSI) Gusti Randa.
Prestasi
di Kamboja juga jauh meningkat dibandingkan dengan SEA Games XXXI/2021 yang
bergulir tahun lalu di Vietnam yakni dengan 2 perak dan 1 perunggu. Kala itu,
Indonesia hanya mengirim 4 pegulat ke pesta olahraga terbesar di Asia Tenggara
tersebut.
Prestasi
ini, kata Gusti Randa, tak lepas dari persiapan yang dilakukan. Sebelum
bersaing di SEA Games Kamboja, atlet melakukan pemusatan latihan di Korea
Selatan selama 20 hari.
"Jadi
di Korea mereka belajar 'daya ledak'. Mereka berlebaran di sana dan pulang
berada di Indonesia hanya empat hari dan langsung berangkat ke Kamboja. Di sini
lah kuncinya jadi mereka berhasil mendapatkan performa terbaiknya," ujar
Gusti Randa menambahkan. ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar