
Ketua Umum PB PTMSI Peter Layardi Lay bergembira bersama pemain dan mengapresiasi keputusan Menpora Dito Ariotedjo memberangkatkan tenis meja ke SEA Games 2023 Kamboja
COIPers.com – Tenis meja Indonesia mencatat sejarah dengan tampil kembali di SEA Games 2023 Kamboja. Tampilnya tenis meja Indonesia di Kamboja mengakhiri penantian panjang setelah tidak bisa berlaga pada dua SEA Games sebelumnya di Filipina dan Vietnam.
Langkah bersejarah ini tidak terlepas dari peran nyata Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo dalam menyelesaikan konflik berkepanjangan di pertenismejaan nasional. Diharapkan langkah konkrit Menpora yang dicapai hanya dalam waktu dua pekan sejak pertemuan dengan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) Peter Layardi Lay dan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP PTMSI) Oegroseno itu menjadi modal besar untuk mengakhiri masa kelam tenis meja Indonesia.
Tim
tenis meja Indonesia untuk SEA Games 2023 Kamboja terdiri: Muhammad Bima
Abdinegara, Muhammad Luki Purkani, Rafael Nikola Niman, dan Affan Mauludana
Pratama (putra), Rina Sintya, Stella Friska Palit, Novida Widarahman dan Siti
Aminah. Mereka akan didampingi pelatih, yakni: Evi Sumendap (pelatih putri) dan
Agus Fredi Pramono (pelatih putra).
Peter
Layardi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menpora Dito Ariotedjo
dan Deputi IV Surono dengan memberangkatakan atlet tenis meja Indonesia
mengikuti pesta multi event bangsa-bangsa se-Asia Tenggara SEA Games 2023
Kamboja.
“Saya
memberikan apresiasi khusus kepada Pak Menpora Dito, juga Pak Deputi IV Surono
yang telah bekerja keras sebelum akhirnya memutuskan untuk memberangkatkan
atlet tenis meja ke SEA Games 2023 Kamboja. Terima kasih juga kepada KONI Pusat
serta NOC Indonesia,” kata Peter Layardi.
Menurut
penilaian Peter, tampil di Kamboja menjadi kabar menyejukan untuk tenis meja
Indonesia setelah absen dalam dua kali SEA Games sebelumnya.
“Saya
paham benar apa yang dihadapi pak menteri. Dan saya support serta menerima
keputusan yang diputuskan Pak Menpora untuk atlet-atlet tenis meja Indonesia
yang berangkat ke SEA Games 2023 Kamboja. Semoga atlet tenis meja Indonesia ini
akan dapat memberikan penampilan terbaik di Kamboja,” kata Ketum PB PTMSI Peter
Layardi disela-sela acara pelepasan sederhana atlet tenis meja menuju SEA Games
2023, Kamis (4/5/2023), di Baywalk Pluit, Jakarta
Peter
berpesan selama tanding di SEA games Kamboja atlet senantiasa fokus dan
semangat demi memberikan kejayaan untuk Merah Putih. “Kita dukung dan akan
hadir di Kamboja demi kejayaan Merah Putih,” kata Peter. “Bila perlu setiap
bertanding habis-habisan di lapangan untuk usahakan mendapatkan medali bagi
Indonesia,” tegas Peter.
Harapan
sama disampaikan Pelatih Putri Evi Sumendap. “Senang dengar tenis meja akhirnya
berangkat ke SEA Games Kamboja.Nggak sia-sia adek-adek kita jalani dengan kerja
keras digenjot di Pelatnas. Mari kita coba raih prestasi terbaik untuk kejyaaan
Ibu Pertiwi,” kata Evi.
Sementara
wakil pemain Bima juga mengaku syukur tenis meja akhirnya berangkat ke SEA
Games. “Alhamdulillah kami akhirnya mendapatkan kesempatan yang memang kami
impikan sudah lama banget,” aku Bima, pemain yang menduduki peringkat pertama
pada Seleknas Bersama yang diselenggarakan PB PTMSI untuk menjaring tim tenis
meja ke SEA Games 2023 Kamboja. “Tolong support aku selama di Kamboja dan
jangan biarkan aku sendirian di Kamboja. Kesempatan ini gak gampang dan aku
janji tampil maksimal untuk kesempatan yang nggak gampang ini. Mohon doa juga
kepada penggemar tenis meja di Indonesia, doa kan kami di SEA games Kamboja
dapat tapil optimal dan pulang membawa medali emas untuk membanggakan
Indonesia,” janji Bima.
Di
kesempatan ini Peter mengatakan akan juga membawa pemain yang tergabung di
Pelatnas namun belum bisa memperkuat tim. Pemain-pemain yang dimaksud terdiri:
Mira Fitria, Anatasya Fabian dan Dessy Ramadanti (putri), Abdul Hair, Zahru
Naufar dan Gusti Syaiful Desrizal dan pelatih putra pelatnas Gilang Maulana.
“Meski tak masuk tim tenis meja Indonesia, mereka seluruhnya akan tetap saya
berangkatkan ke Kamboja untuk memberikan support kepada tim,” tutur Peter. “Tim
tenis meja harus kompak dan solid demi mengharumkan Indonesia,” jelasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar