COIPers.com
– Cabang olahraga wushu meraih dua medali emas pada laga SEA Games XXXII Tahun
2023 Kamboja, melalui Rosa Beatrice Malau dan Muhammad Daffa Golden Boy, Kamis
(11/5/2023).
Muhammad Daffa Golden Boy dan Rosa Beatrice Malau mengangkat wushu Indonesia dengan raihan dua emas pada pertandingan SEA Games XXXII Tahun 2023 Kamboja, Kamis (11/5/2023)
Emas
dari Rosa merupakan yang ke-43 mengikuti sukses emas Golden Boy yang sebelumnya
menyumbang emas ke-38 bagi Kontingen Merah Putih.
Dalam
pertandingan di Chory Changvar
International Convention and Exhibition Center, Rosa Beatrice memastikan emas dari
nomor Sanda 45kg putri setelah dua kali meraih kemenangan dalam pertandingan
dengan sistem Round Robin. Ini karena hanya ada tiga wakil yang tampil di nomor
tersebut, yaitu Indonesia, Kamboja dan juga Laos.
Beatrice
pun sukses mengalahkan Fineny Aukkhasone dari Laos, serta Sam Mary dari
Kamboja. Dua kemenangan tersebut memastikan bahwa Beatrice berhasil mendapatkan
medali emas.
Kemenpora
RI dan akun twitter @KEMENPORA_RI mentwett: “EMAS KE-43 UNTUK INDONESIA!
Selamat kepada Rosa Beatrice Malau dari cabang olahraga Wushu yang berhasil
mempersembahkan medali emas bagi Indonesia di nomor Women’s Sanda 54 kg.”
Emas Pertama Wushu
Atlet
Taolu Indonesia, Muhamad Daffa Golden Boy menyumbangkan medali emas pertama
dari nomor gabungan Jiangshu-Qiangshu Putra bagi Kontingen Merah Putih dari
cabang olahraga wushu SEA Games 2023 Kamboja.
“EMAS
KE-38 UNTUK INDONESIA! Selamat kepada Muhammad Daffa Golden Boy dari cabang
olahraga Wushu yang berhasil mempersembahkan medali emas bagi Indonesia di
nomor Men’s Jianshu + Qiangshu,” twett Kemenpora RI.
Tampil
di Chroy Changvar Hall A Phnom Penh, Kamboja, Kamis (11/5/2023), Daffa,
panggilan akrabnya, meraih nilai tertinggi Qiangshu dengan 9,76 poin.
Sebelumnya, dia juga mencatat nilai tertinggi 9,65 poin. Dengan hasil itu,
Daffa menjadi yang terbaik.
Medali
perak direbut atlet taolu asal Malaysia, Vincen Wong (Jiangshu-9,63 poin dan
Qiangshu 9,47 poin) dan atlet taolu Philipina, Gainsan Sandrex (Jianghsu 9,69
dan Qiangshu 9,33 poin) meraih perunggu.
"Alhamdullah
saya bisa merebut medali emas di SEA Games 2023 Kamboja. Sebelumnya, saya hanya
meraih perunggu pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Ini berkah dari Allah SWT
karena nomor andalan saya ini memang jarang dipertandingkan," kata Daffa
yang lahir di Surabaya, Jawa Timur, 25 Maret 2000.
"Medali
emas ini saya persembahkan untuk keluarga dan juga masyarakat Indonesia. Terima
kasih Ketua Umum PB WI, Pak Airlangga Hartarto, NOC Indonesia dan juga
Kemebpora yabg telah mendukung wushu Indlnesia," tambah Daffa yang ingin
melanjutkan studi untuk mendapatkan gelar S2 di Unesa.
Sementara
itu, atlet Taolu senior Indonesia, Edgar Xavier Marvelo yang turun di nomor
gabungan Daoshu-Gunshu Putra hanya meraih medali perak. Edgar, panggilan
akrabnya, meraih nilai Daoshu 9,68 poin dan Gunshu 9,69 poin.
Rekan
setimnya, Seraf Naro Siregar (Dhaoshu 9,68 dan Gunshu 9,69) meraih medali
perak. Sedangkan medali emas direbut Jowen Lim Si Wei dari Singapura (Daoshu
9,67 poin dan Gunshu 9,71 poin).
"Harusnya
Edgar meraih emas. Nilai yang diberikan kepada atlet Singapura untuk nomor
Gunshu itu terlalu mencolok," kata Sekjen PB WI, Ngatino.
"Penilaiannya
sedikit kurang fair," timpal pelatih Taolu, Achmad Hulaefi.
"Ya,
nilai yang didapat lawan memang terlalu mencolok. Tapi, sudahlah. Mungkin itu
bukan rezeki saya," kata Edgar saat diminta komentarnya.
Dengan
hasil ini, Timnas Wushu Indonesia sudah memasok 1 emas, 3 perak, dan 1 perunggu
bagi Kontingen Indonesia. "Masih ada pertandingan nomor Taolu besok.
Mudah-mudahan kita bisa menambah medali emas," kata Manajer Timnas Wushu
Indonesia, Iwan Kwok. ***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar