-"Saya tidak memungkinkan untuk turun di Jatim Open karena baru sembuh dari sakit. Namun, saya akan turun membela Jatim di Kejuaraan Nasional Squash 2010 pada Juli nanti di Jakarta," kata Johny, Selasa (1 8/5/2010) di Surabaya.
Johny menderita hepatitis setelah berlaga di Liga Squash Singapura dua pekan lalu. Walaupun menurut diagnosa dokter ia dinyatakan sehat, menurut Johny, dirinya tidak ingin memaksakan diri berlaga di Jatim Open. Ia lebih memilih menjaga kondisi agar bisa tampil bugar di Kejurnas Squash 2010 di Jakarta nanti.
Menurut Johny, dirinya optimis Jatim bisa tampil bagus meskipun dirinya tidak turun memperkuat kontingen Jatim di kejuaraan squash Jatim Open 2010. Jatim tinggal berharap
Sony Rachmad Dani di kelompok pria untuk mencuri emas di final. Apalagi, atlet peraih emas cabang squash di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008 dari Jawa Barat tidak tampil di Jatim Open.
"Heru yang meraih emas di PON 2008 tidak bisa tampil. Begitu pula andalan JawaBarat lainnya, yaitu Sandy, juga absen. Jadi, saya rasa Jatim tetap berpeluang mencuri m edali emas di Jatim Open nanti," ucap Johny.
Manajer squash Jatim Dyah Sulistyowati optimis walaupun Johny absen, tim tuan rumah tetap mampu tampil bagus. Target untuk merebut gelar juara umum pun dipasang oleh kubu tuan rumah. Kontingen Jatim bakal diperkuat delapan pemain putra dan tiga pemain putri.
Sebagian besar atlet kami adalah penghuni pemusatan latihan daerah (puslatda) 2010. Sebagai tuan rumah k ejuaraan, kami harus menjadi yang terbaik dengan merebut gelar juara umum, ujar Dyah.***
Johny menderita hepatitis setelah berlaga di Liga Squash Singapura dua pekan lalu. Walaupun menurut diagnosa dokter ia dinyatakan sehat, menurut Johny, dirinya tidak ingin memaksakan diri berlaga di Jatim Open. Ia lebih memilih menjaga kondisi agar bisa tampil bugar di Kejurnas Squash 2010 di Jakarta nanti.
Menurut Johny, dirinya optimis Jatim bisa tampil bagus meskipun dirinya tidak turun memperkuat kontingen Jatim di kejuaraan squash Jatim Open 2010. Jatim tinggal berharap
Sony Rachmad Dani di kelompok pria untuk mencuri emas di final. Apalagi, atlet peraih emas cabang squash di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2008 dari Jawa Barat tidak tampil di Jatim Open.
"Heru yang meraih emas di PON 2008 tidak bisa tampil. Begitu pula andalan JawaBarat lainnya, yaitu Sandy, juga absen. Jadi, saya rasa Jatim tetap berpeluang mencuri m edali emas di Jatim Open nanti," ucap Johny.
Manajer squash Jatim Dyah Sulistyowati optimis walaupun Johny absen, tim tuan rumah tetap mampu tampil bagus. Target untuk merebut gelar juara umum pun dipasang oleh kubu tuan rumah. Kontingen Jatim bakal diperkuat delapan pemain putra dan tiga pemain putri.
Sebagian besar atlet kami adalah penghuni pemusatan latihan daerah (puslatda) 2010. Sebagai tuan rumah k ejuaraan, kami harus menjadi yang terbaik dengan merebut gelar juara umum, ujar Dyah.***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar