COIGA BARU

Menu

Menu1

Senin, 26 September 2016

Catatan PON XIX/2016 Jawa Barat: Juara Umum

Oleh: Gungde Ariwangsa
 
Sumber Asli -- C0I - Perebutan juara umum Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Jawa Barat masih tetap seru. Pasalnya, sampai Senin (26/9) siang, baru baru 1.743 medali  (553 emas – 528 perak  – 662 perunggu) yang tersebar dari total 2.491(756 – 756 – 979). Masih ada 203 emas lagi yang diperebutkan para atlet dari 34 provinsi dari berbagai arena pertanding PON yang kali ini mempertandingkan 44 cabang olahraga.


            Dari jumlah itu maka posisi tuan rumah Jabar yang terus memimpin klasemen perolehan medali dari awal persaingan belum aman untuk memproklamirikan diri sebagai juara umum baru PON. Bisa saja ada keajaiban luar biasa sehingga Jabar dilewati pesaing terberatnya Daerah Khusus Ibukota Jakarta dan Jawa Timur.  
            Sampai kemarin siang, Jabar kokoh di tempat teratas klasemen perolehan total 373 medali yang terdiri dari 168 emas, 97 perak dan 108 perunggu. Jauh meninggalkan Jatim di posisi kedua dengan 312 (104-103-105). Sedangkan Jakarta di urutan tiga dengan 305 (102-104-99).
            Berdasarkan data perolehan medali yang dilansir website resmi PON-Perpanas 2016 sampai Senin (26/9) pukul 10.48 WIB itu maka kedudukkan Jabar masih riskan. Bisa saja DKI atau Jatim menggila dengan menyabet masing-masing separoh dari emas yang tersisa sehingga Jabar tidak kebagian. Dengan demikian mimpi Jabar akan pupus.
            Tapi apakah mungkin Jabar juga akan tinggal diam? Dalam olahraga segalanya bisa terjadi. Termasuk juga mungkin saja Jabar dengan cara kerja keras dan lainnya justru menyabet seluruh emas yang tersisa. Kalau ini terjadi maka rekor baru tercipta sebagai juara umum dengan raihan emas yang lebih dari 250 keping.
            Sebenarnya, secara perhitungan nyata, maka Jabar hampir dapat dipastikan menjadi juara umum PON XIX/2016. Selain tinggal meraih sepertiga emas yang tersisa juga persaingan ketat antara DKI dan Jatim juga membantu kemulusan Jabar untuk tetap bertahan di posisi puncak. Maka meskipun pesta olahraga terakbar di Tanah Air ini baru akan ditutup secera resmi oleh Wakil Presiden, M Jusuf Kalla di Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api, Kami (29/9), namun posisi Jabar di posisi puncak akan sulit dikejar kontingen lainnya.
Jabar pun berpesta merayakan sukses sebagai kahiji di pentas olahraga nasional. Prestasi yang sudah diimpikan Jabar sejak empat tahun lalu ketika menempati peringkat dua di bawah DKI pada PON 2012 di Riau. Dari sana Jabar mempersiapkan segalanya untuk menjadi juara umum apalagi mendapat keuntungan sebagai tuan rumah pada PON kali ini.
Jabar melakukan persiapan matang sebelum PON berlangsung. Jabar juga telah menyiapkan segala taktik dan strategi untuk memenangkan dan meraih emas dalam berbagai pertandingan saat PON berlangsung. Begitu besar upaya Jabar untuk mewujudkan ambisinya.
Bahkan sampai memunculkan protes dan kerusuhan. Namun Jabar terus melangkah dengan caranya. Apalagi Menteri Pemuda Dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi sudah memberi kredit nilai tujuh untuk Jabar. Semakin menjadilah Jabar. ***

  • Penulis adalah Wartawan HU Suara Karya, Ketua Harian SIWO PWI Pusat. E-mail: aagwaa@yahoo.com


***
========= Dukungan untuk Cinta Olahraga Indonesia bisa dikirimkan langsung melalui: BANK BCA KCP PALMERAH NO REKENING 2291569317 BANK MANDIRINO REKENING 102-00-9003867-7 =========
-->

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

BERITA TOP

KAMI dari COI melayani pembuatan PRESS RELEASE atau TULISAN OLAHRAGA dan siap membantu menggelar JUMPA PERS dengan mengundang wartawan media cetak dan televisi sesuai pilihan Anda. CP: 082110068127 atau email ke akumemangcoi@yahoo.com

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA

Pengelola: CV FORTIN MAKMUR SEJAHTERA